Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap - Koran Mandalika

Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekerja sebagai freelancer menawarkan fleksibilitas, tetapi penghasilannya sering kali tidak tetap. Karena itu, cara mengatur penghasilan freelance perlu disesuaikan agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi, tagihan tidak terlambat dibayar, dan tujuan keuangan tetap berjalan.

Banyak orang bertanya, berapa gaji freelance atau apakah ada standar gaji freelance di Indonesia. Jawabannya, tidak ada angka pasti. Pendapatan freelancer bergantung pada jenis pekerjaan, jumlah proyek, pengalaman, hingga kesepakatan dengan klien.

Apakah Ada Standar Gaji Freelance?

Tidak seperti karyawan tetap, gaji freelance umumnya tidak memiliki nominal yang sama setiap bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa freelancer menerima pembayaran setelah proyek selesai, sementara yang lain dibayar secara mingguan, bulanan, atau berdasarkan jam kerja. Ada juga yang memperoleh freelance gaji harian, terutama untuk pekerjaan di bidang event, fotografi, promosi, hingga pekerjaan lepas lainnya.

Karena sistem pembayarannya beragam, freelancer perlu memiliki strategi mengatur keuangan yang lebih disiplin.

Berapa Gaji Freelance?

Berapa gaji freelance bergantung pada banyak faktor, seperti:

– Jenis pekerjaan yang dikerjakan

– Pengalaman dan keahlian

– Jumlah proyek yang diterima

– Durasi pengerjaan

– Kesepakatan dengan klien

Misalnya, seorang desainer grafis, penulis konten, programmer, atau fotografer tentu memiliki tarif yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk fokus pada cara mengelola pendapatan, bukan hanya besarnya nominal yang diterima.

Tantangan Mengatur Keuangan Freelancer

Pendapatan yang tidak tetap membuat freelancer menghadapi tantangan yang berbeda dibanding pekerja dengan gaji bulanan.

Baca Juga :  Rahasia Sukses Pengelolaan Keuangan Bisnis: INDOGO.ID dan LemCash

Beberapa di antaranya adalah:

– Sulit memperkirakan pemasukan setiap bulan

– Harus mengatur sendiri pembayaran tagihan

– Perlu menyiapkan dana saat proyek sedang sepi

– Harus disiplin menyisihkan tabungan dan dana darurat

Dengan perencanaan yang baik, tantangan tersebut dapat dikelola lebih mudah.

Cara Mengatur Penghasilan Freelance

1. Gunakan Rata-Rata Penghasilan

Kalau pendapatan selalu berubah, cobalah menghitung rata-rata pemasukan selama tiga hingga enam bulan terakhir.

Angka tersebut bisa dijadikan acuan untuk menyusun anggaran bulanan sehingga pengeluaran menjadi lebih terencana.

2. Dahulukan Kebutuhan Pokok

Saat menerima pembayaran dari klien, prioritaskan kebutuhan utama terlebih dahulu, seperti:

– Biaya makan

– Tempat tinggal

– Transportasi

– Internet

– Tagihan rutin

Setelah kebutuhan pokok terpenuhi, barulah alokasikan dana untuk kebutuhan lainnya.

3. Sisihkan Dana Darurat

Freelancer berpotensi mengalami periode ketika proyek belum tersedia.

Karena itu, dana darurat menjadi salah satu komponen penting agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi saat pemasukan berkurang.

4. Pisahkan Rekening

Sebagian freelancer memilih menggunakan rekening yang berbeda untuk menerima pembayaran dari klien dan rekening untuk kebutuhan sehari-hari.

Cara ini membantu memantau arus kas sekaligus memudahkan menyusun anggaran.

5. Bayar Tagihan Tepat Waktu

Walaupun penghasilan tidak tetap, usahakan tagihan tetap dibayar sesuai jatuh tempo agar pengeluaran tidak menumpuk.

Kalau memiliki beberapa tagihan setiap bulan, membuat jadwal pembayaran dapat membantu mengurangi risiko keterlambatan.

Kenapa Freelancer Perlu Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan?

Saat proyek sedang ramai, pembayaran dari klien bisa datang hampir bersamaan. Namun, pada bulan berikutnya, kondisi tersebut belum tentu terulang.

Baca Juga :  Apa Kegunaan Obat Mersi? Ini yang Perlu Diketahui

Karena itu, mengatur jadwal pembayaran tagihan menjadi salah satu kebiasaan yang membantu menjaga arus kas tetap stabil.

Tagihan yang dibayar tepat waktu juga membuat pengeluaran lebih mudah dipantau sehingga kamu bisa lebih fokus mengelola pendapatan dari proyek berikutnya.

Bayar Tagihan Lebih Praktis di neobank

Kalau kamu ingin mengelola pengeluaran bulanan dengan lebih praktis, fitur Bayar Tagihan dan Isi Ulang di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Melalui satu aplikasi, kamu dapat melakukan berbagai transaksi harian seperti:

– Pembayaran tagihan listrik

– Air (PDAM)

– Internet dan TV kabel

– BPJS

– Pembelian pulsa

– Paket data

– Token listrik

– Berbagai kebutuhan isi ulang lainnya

Dengan begitu, kamu tidak perlu berpindah-pindah aplikasi untuk menyelesaikan berbagai pembayaran rutin.

Sebelum menggunakan layanan, pastikan kamu memahami jenis layanan yang tersedia, biaya (jika ada), serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Jika ingin mulai menggunakan fitur Tagihan dan Isi Ulang, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPP Raih Proyek Pembangunan Tower 4 ITS Senilai Rp151,9 Miliar
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Barat atas Atensi Penuh Keselamatan Perjalanan Kereta Api
Wall Street Melesat Berkat AI, Investor Kini Waspadai Tiga Katalis Besar
Cek Hadiah Apa Saja yang Bisa Ditukar dengan Neo Koin
Jelajahi Dunia Roblox Lebih Seru dengan Top Up Robux Sesuai Kebutuhan
Nikmati Event Free Fire dengan Top Up Diamond yang Cepat dan Praktis
Ingin Koleksi Skin Baru? Top Up Mobile Legends Kini Bisa Dilakukan Lebih Mudah
Laba Melonjak, Valuasi Makin Murah? Nvidia Kembali Jadi Sorotan Investor

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:11

MoU PT Narmada–ITDC Resmi Ditandatangani, Air Minum Lokal Kembali Hadir di MotoGP Mandalika

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:57

Sade Social Space Resmi Dibuka, ITDC Siapkan Mandalika Jadi Magnet Wisata Olahraga

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:12

Paving Block Berbahan Sampah Plastik Produksi TPST Sandubaya Masih Menunggu Lampu Hijau

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:30

Kuasa Hukum Ahli Waris Soroti Dugaan Penguasaan Sepihak 4 Hektare Lahan oleh Kades Kuripan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:06

The Mandalika Dibanjiri Pelari, Hotel Penuh Jelang Pocari Sweat Run Lombok 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:08

Turunkan Kemiskinan Ekstrem hingga 0,72 Persen, Wabup Lombok Tengah Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:54

Blokade Jalan di Jalur Wisata Lombok Tengah Disorot, DPRD: Jangan Rusak Iklim Investasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:10

Marak Modus Penipuan COD Mengatasnamakan J&T Cargo, Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru

Teknologi

Cek Hadiah Apa Saja yang Bisa Ditukar dengan Neo Koin

Selasa, 14 Jul 2026 - 17:02