Cara Menghentikan Haid yang Berkepanjangan - Koran Mandalika

Cara Menghentikan Haid yang Berkepanjangan

Selasa, 8 Oktober 2024 - 09:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah darah haid biasanya karena penggunaan alat kontrasepsi atau terdapat masalah kesehatan yang menyangkut rahim dan organ vital. Lalu, bagaimana jika mengalami haid yang berkepanjangan? Apakah ada cara menghentikan haid yang berkepanjangan?

Penyebab haid yang berkepanjangan

Sebelum mengetahui cara menghentikan haid berkepanjangan, ada baiknya mengetahui penyebabnya. Berikut beragam penyebabnya:

1. Ovulasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Penggunaan  kontrasepsi seperti IUD

3. Masalah tiroid

4. PCOS

5. Endometriosis

Cara menghentikan haid yang berkepanjangan

Haid berkepanjangan dapat menyebabkan beberapa kondisi kesehatan lainnya sehingga perlu diatasi dan dihentikan dengan cepat. Ada beberapa cara menghentikan haid dengan cara alami maupun bantuan medis, yaitu:

1. Hidrasi tubuh

Mengalami haid yang berkepanjangan dapat menyebabkan volume darah menjadi rendah. Minumlah 4-6 gelas air ekstra agar dapat menjaga volume darah tetap seimbang.

Baca Juga :  Visidata, Tableau Partner Indonesia, Gelar Seminar: Optimalisasi Pemungutan Pajak & Retribusi Daerah dengan Tableau Analytics

2. Konsumsi yang mengandung vitamin C

Cara menghentikan haid yang berkepanjangan selanjuntya adalah dengan konsumsi vitamin C. Haid yang berkepanjangan memerlukan banyak asupan vitamin c yang dapat membantu menyerap zat besi dengan baik.

3. Suplemen yang kaya akan zat besi

Makanan yang kaya akan zat besi diperlukan untuk membantu haid yang berkepanjangan mendatangkan efek yang buruk untuk kesehatan.

Suplemen zat besi dapat menjadi alternatif untuk mengatasi haid yang berkepanjangan dan menambahkan kembali berbagai nutrisi yang hilang.

4. Konsumsi obat pereda nyeri 

Cara menghentikan haid yang berkepanjangan selanjutnya adalah dengan obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri dapat mengatasi gejala penyerta dari haid yang berkepanjangan.

Obat pereda ini sebaiknya dikonsumsi dengan resep dokter agar tetap aman untuk dikonsumsi.

5. Menggunakan KB

Metode pengendali kelahiran dapat mengurangi pendarahan hingga 60% dengan cara mencegah ovulasi dan menipiskan lapisan endometrium.

Baca Juga :  MiiTel Phone Raih 3 Predikat Tertinggi ITreview Grid Award 2024 Summer

Terdapat kombinasi dari hormon progesterone dan estrogen dalam pengendali kelahiran seperti pil KB yang dapat mengobati haid yang panjang akibat masalah pada rahim. Namun, konsultasikan dengan dokter sebelum memilih terapi ini.

Apakah berbahaya jika haid terlalu lama?

Haid yang berkepanjangan dan mempunyai gejala berat yang menyertainya, tentu harus segera dikonsultasikan dengan dokter sehingga bisa menemukan cara menghentikan haid yang berkepanjangan tersebut. Segera konsultasi dan datangi dokter jika terjadi haid lebih dari 7 hari, pendarahan yang tidak dapat dijelaskan, hingga keputihan yang abnormal.

Haid yang lebih lama dan berat tentu menjadi tanda sebuah kondisi yang perlu segera diketahui. Dengan mengetahui penyebabnya, maka tentu akan ada cara menghentikan haid yang berkepanjangan dengan tepat untuk dilakukan. Temukan informasi seputar kesehatan wanita lainnya di www.yoona.id/blog.

Berita Terkait

FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program “First Trade, First Reward” bagi Pengguna
Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar
Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026
Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional
Peringati Hari Ginjal Dunia, Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal melalui RS Sri Pamela Tebing Tinggi
BRI Finance Siap Kebanjiran Nasabah Multiguna Pasca Lebaran
Menakar Masa Depan Baja Nasional: Level Playing Field dan Data Objektif Jadi Kunci Hadapi Dominasi Impor
BINUS Kian Diakui Global, Sejumlah Program Studi Baru Saja Masuk di QS World Rankings by Subject 2026

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program “First Trade, First Reward” bagi Pengguna

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00

Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00

Peringati Hari Ginjal Dunia, Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal melalui RS Sri Pamela Tebing Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00

Menakar Masa Depan Baja Nasional: Level Playing Field dan Data Objektif Jadi Kunci Hadapi Dominasi Impor

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:00

BINUS Kian Diakui Global, Sejumlah Program Studi Baru Saja Masuk di QS World Rankings by Subject 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:00

Dupoin Futures Siap Gelar Aktivasi Brand di CFD FX Sudirman pada 5 April 2026

Berita Terbaru