Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar - Koran Mandalika

Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 27 Maret 2026 – Gejolak kondisi pasar ekonomi global masih mengalami tekanan menyusul konflik yang terjadi antara Amerika dan Timur Tengah. Hal ini, turut berdampak pada aset-aset Real World Assets (RWA) seperti emas, silver dan minyak bumi. Bertepatan dengan kondisi ini Bittime, menyediakan fitur flexible staking bagi Tether Gold ($XAUT) dan Silver Token ($SLVON) dengan Annual Percentage Yield (APY) hingga 10% bagi pengguna baru.

Sebelumnya, berdasarkan laporan dari Kompas.TV, harga emas tercatat mengalami tekanan cukup signifikan dengan penurunan sekitar 17% jika dibandingkan dengan posisi pada pertengahan Maret 2026 lalu.

Kondisi ini turut berdampak pada harga jual kembali atau buyback logam mulia Antam yang mengalami penurunan sebesar Rp80.000 per gram, sehingga menciptakan celah harga yang cukup lebar antara harga beli dan harga jual di pasar fisik. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, momentum ini seringkali dimanfaatkan sebagai langkah untuk menambah akumulasi aset di harga yang lebih terjangkau. Apalagi, di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini, aset-aset seperti emas dan silver masih dipandang sebagai aset lindung nilai guna menjaga volatilitas harga pasar.

Baca Juga :  BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Seiring dengan kemajuan teknologi finansial, investor kini memiliki alternatif aset berbasis RWA dalam bentu aset digital, seperti Tether Gold ($XAUT) dan Silver iShares Silver Trust Tokenized ETF (Ondo) ($SLVON). 

Lebih lanjut, Tether Gold (XAUT) dipandang sebagai inovasi digital yang memungkinkan investor untuk berinvestasi emas dalam jumlah kecil sesuai preferensi pribadi tanpa hambatan biaya tinggi. Dengan format digital, investor tidak perlu mengkhawatirkan penyimpanan fisik, atau biaya keamanan yang biasanya menyertai aset fisik. 

Begitu pula dengan $SLVON yang memberikan akses serupa pada komoditas perak, memungkinkan investor untuk mendiversifikasi portofolio logam mulia mereka dengan fleksibilitas tinggi tanpa batasan geografis maupun kerumitan logistik fisik.

Bersama ini, sebagai platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime berkomitmen untuk terus menyediakan ekosistem perdagangan yang aman, transparan, dan mudah diakses bagi para investor di Indonesia.

Baca Juga :  Kinerja Angkutan Barang Daop 8 Surabaya Meningkat, Komitmen terhadap Logistik Berkelanjutan Semakin Kuat

Kehadiran fleksibel staking terhadap ase $XAUT dan $SLVON diharapkan dapat membuka akses, serta kesempatan bagi investor untuk memperluas diversifikasi aset investasi di tengah gejolak kondisi ekonomi dunia saat ini.

Dengan imbal hasil tahunan hingga 10% APY bagi pengguna baru, investor dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan nilai aset pada instrumen investasi RWA berbasis digital.

Namun, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga dan risiko likuiditas yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap investor untuk terus melakukan riset mandiri dan berdiskusi dengan komunitas terpercaya sebelum mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD
PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei
Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok
SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA
Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:02

PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:02

PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:02

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

Berita Terbaru