CEO BlackRock: Bitcoin Bakal Tumbuh Pesat, Siapa Pun Presiden AS Terpilih - Koran Mandalika

CEO BlackRock: Bitcoin Bakal Tumbuh Pesat, Siapa Pun Presiden AS Terpilih

Jumat, 18 Oktober 2024 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertumbuhan Bitcoin tampaknya tak terhentikan, bahkan ketika dunia menunggu hasil pemilu presiden AS. CEO BlackRock, Larry Fink, memberikan prediksi menarik tentang masa depan aset digital ini. Siapa pun yang terpilih sebagai pemimpin AS, Fink yakin Bitcoin akan terus berkembang. Lalu, apa arti dari prediksi ini untuk masa depan kripto?

Bitcoin Diproyeksikan Terus Tumbuh

Seiring berkembangnya teknologi, Bitcoin dan aset digital lainnya semakin diakui oleh investor global. Larry Fink menyoroti potensi besar aset digital sebagai kelas aset yang semakin dilirik oleh banyak institusi besar. 

Hal ini mirip dengan transformasi industri hipotek, yang dulunya berjalan lambat hingga adanya kemajuan dalam data dan analitik yang mengubah sektor tersebut. Begitu pula dengan Bitcoin, yang diperkirakan akan terus tumbuh seiring peningkatan transparansi dan likuiditas pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fink juga menyamakan Bitcoin dengan emas. Seperti emas, Bitcoin dianggap sebagai penyimpan nilai yang kuat, membuatnya menarik sebagai investasi jangka panjang.

Baca Juga :  Kelebihan Bermitra dengan Distributor SEW Resmi di Indonesia

Peran Likuiditas dan Transparansi dalam Pasar Kripto

Menurut Fink, salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan Bitcoin bukanlah regulasi, melainkan likuiditas dan transparansi. 

Dalam pasar yang semakin terbuka dan transparan, investor dapat lebih percaya diri dalam menempatkan modal mereka pada aset digital seperti Bitcoin. Peningkatan likuiditas juga membuat aktivitas jual beli Bitcoin lebih mudah dan cepat, memfasilitasi pertumbuhan ekosistem kripto secara keseluruhan.

Bitcoin dan Pemilu AS: Apakah Ada Pengaruh?

Menariknya, baik Donald Trump maupun Kamala Harris, dua kandidat terdepan dalam pemilu AS, telah menyatakan dukungan terhadap aset digital. Ini menunjukkan bahwa siapa pun yang terpilih sebagai presiden AS mungkin akan lebih mendukung ekosistem kripto, membantu mempercepat adopsi Bitcoin secara global.

Analis di Standard Chartered bahkan memperkirakan bahwa harga BTC bisa menyentuh $200.000 pada tahun 2025, terlepas dari siapa yang menjadi presiden. Prediksi ini memperkuat pandangan bahwa pertumbuhan Bitcoin tidak akan terhambat oleh dinamika politik AS.

Baca Juga :  Semangat Merah Putih di Hari Kemerdekaan, Momen Emas untuk Bonding and Networking di Lingkungan Kantor

Selain Amerika Serikat, Fink juga menyoroti bagaimana negara-negara seperti India dan Brasil sedang sukses dalam mengimplementasikan digitalisasi mata uang. Negara-negara ini bergerak cepat dalam merangkul aset digital, menunjukkan bahwa adopsi kripto bukan hanya tren sementara, melainkan masa depan sistem keuangan global.

Apa Arti Semua Ini bagi Investor Kripto?

Bagi para investor, prediksi CEO BlackRock, Larry Fink, menunjukkan peluang besar untuk tetap mempertimbangkan Bitcoin sebagai bagian dari portofolio investasi aset kripto jangka panjang. Dengan likuiditas yang semakin meningkat, transparansi yang lebih baik, serta dukungan dari berbagai negara, Bitcoin diperkirakan akan tetap menjadi aset digital yang kuat.

Selain itu, dengan ETF Bitcoin yang terus berkembang, aset ini semakin mudah diakses oleh investor institusional maupun individu. Ini adalah tanda jelas bahwa Bitcoin bukan lagi hanya spekulasi, tetapi semakin menjadi alat investasi yang diakui secara luas.

Berita Terkait

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pendidikan dan Ekonomi Rokan Hulu lewat Program TJSL PTPN IV Regional III
165 Relawan Dari Komunitas Railfans dan Pramuka Tinggalkan Libur Lebaran, Memilih Layani Pelanggan di wilayah KAI Daop 2 Bandung
PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon
7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI
Konflik Timur Tengah Picu Risiko Inflasi, Tekan Harapan Suku Bunga
Bittime Catatkan Lonjakan Transaksi Emas $XAUT dan $SLVON di Tengah Meredanya Ketegangan Perang Iran
Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia
BRI Finance Optimalkan Peluang Pembiayaan Dana Tunai Pasca Mudik Lebaran 2026

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:13

Puncak Arus Balik Mudik Diprediksikan pada H+5 hingga H+7 Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:51

Silaturahmi dengan MAS, Gubernur Iqbal Buktikan Pemimpin Sasak Mampu Berlaku Adil

Senin, 23 Maret 2026 - 17:43

LPK ARK Jinzai Solusi Group Targetkan 1.000 Peserta ke Jepang

Senin, 23 Maret 2026 - 14:41

30 Rumah Terdampak, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:36

Pemprov NTB Gelar Shalat Ied di Kantor Gubernur, Ada Open House di Pendopo

Senin, 16 Maret 2026 - 22:08

Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah

Senin, 16 Maret 2026 - 15:07

‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB

Berita Terbaru

Teknologi

7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI

Rabu, 25 Mar 2026 - 19:00