Ciri-Ciri Pembalut yang Aman dari Klorin - Koran Mandalika

Ciri-Ciri Pembalut yang Aman dari Klorin

Kamis, 14 November 2024 - 20:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat ini, pembalut tersedia dalam dua jenis, yaitu pembalut sekali pakai dan pembalut kain yang penggunaannya bisa berkali-kali. Dalam pembuatannya, pembalut sekali pakai mungkin saja menggunakan kandungan seperti klorin. Lalu, seperti apa ciri-ciri pembalut yang aman dari klorin?

Perlu diketahui, zat klorin yang terkandung bisa membuat pembalut terlihat putih dan bersih. Namun, apabila digunakan dalam jangka waktu lama, pembalut yang menggunakan zat klorin dapat menyebabkan masalah kesehatan pada wanita.

Bahaya klorin pada pembalut

Klorin adalah zat kimia yang umumnya digunakan sebagai bahan pembuat disinfektan yang memiliki peran penting dalam membunuh kuman dan membersihkan air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain berbentuk gas, klorin juga tersedia dalam bentuk cair dan padat, bahkan digunakan dalam pembalut. Penggunaan klorin pada pembalut bertujuan untuk memutihkan serat, menciptakan tampilan yang bersih dan steril.

Namun, perlu diingat bahwa proses pemutihan serat menggunakan klorin dapat menimbulkan risiko. Proses ini dapat menghasilkan dioksin, senyawa yang sangat beracun. Meskipun kandungan dioksin dalam produk pembalut umumnya rendah, namun bukan berarti kandungan ini aman sepenuhnya. 

Apabila kandungan klorin terus digunakan pada pembalut, maka nantinya dapat menyebabkan ruam kulit, iritasi serta dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker. 

Baca Juga :  Sinergi Multipihak dalam Lokakarya PT RPN, Holding Perkebunan Nusantara Bangkitkan Kejayaan Kelapa Indonesia

Ciri-ciri pembalut yang aman dari klorin

Agar tak lagi khawatir dalam menggunakan pembalut, Anda perlu mengetahui ciri-ciri pembalut yang aman dari klorin berikut ini:

1. Terbuat dari bahan alami

Pembalut yang aman dari kandungan klorin biasanya terbuat dari bahan-bahan alami, seperti kapas, bambu, atau serat tumbuhan lainnya sebagai bahan dasar. Bahan-bahan alami ini lebih ramah terhadap kulit dan lingkungan daripada bahan-bahan sintetis atau berbasis plastik.

Selain itu, pembalut yang terbuat dari bahan alami cenderung memiliki daya serap yang baik sehingga bisa merasa lebih nyaman saat menggunakan pembalut selama menstruasi.

Tak hanya itu, pembalut dengan bahan alami dapat mengurangi risiko iritasi kulit yang sering kali dialami saat menggunakan pembalut dengan bahan-bahan kimia.

2. Bebas pewangi dan pewarna tambahan

Ciri-ciri pembalut yang aman dari klorin biasanya tidak mengandung pewarna dan pewangi buatan. Pewarna dan pewangi tambahan dalam produk-produk kewanitaan, seperti pembalut atau pantyliner sering kali digunakan untuk memberikan produk tampilan dan aroma yang menarik. 

Baca Juga :  Benjolan di Ketiak Kanan Sakit Bila Ditekan

Namun, zat-zat ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan reaksi alergi pada beberapa wanita. Oleh karena itu, pilihlah pembalut yang tidak menggunakan pewarna dan pewangi tambahan, terutama jika memiliki kulit sensitif. 

3. Memiliki sertifikasi sebagai pembalut organik

Pembalut yang aman dari kandungan klorin biasanya tergolong ke pembalut organik, seperti pembalut Yoona. Produk organik sering kali lebih ramah lingkungan dan lebih aman untuk digunakan demi kesehatan wanita sehingga Yoonies tak perlu khawatir!

4. Mudah terurai

Ciri-ciri pembalut yang aman dari klorin selanjutnya, yaitu pembalut yang dapat didaur ulang atau lebih mudah terurai oleh lingkungan. Ini berarti pembalut tidak akan mencemari lingkungan.

Pembalut yang mudah terurai adalah pilihan yang lebih ramah lingkungan karena dapat mengurangi dampak sampah plastik pada lingkungan dan mengurangi risiko pencemaran air serta tanah.

Nah, mengingat kandungan klorin dalam pembalut cukup berbahaya apabila digunakan jangka panjang, penting memilih pembalut yang aman dari klorin dan juga berbahan organik demi menjaga kesehatan area kewanitaan.

Temukan informasi seputar kesehatan wanita lainnya di www.yoona.id/blog atau temukan produk kewanitaan yang aman untuk kesehatan di www.yoona.id/shop.

Berita Terkait

Vitamin Kucing untuk Menjaga Kesehatan Kulit dan Bulu
Bittime Ungkap Tren Investor di Tengah Perkembangan Pasar Futures Kripto di Indonesia
ICONATION 2026: BINUS @Alam Sutera Ajak Gen Z dan Orang Tua Memilih Masa Depan di Creative Business Campus melalui “Choose Your Future, #BeginAtTheRightPlace”
Ambulans NHM Bantu Layani 130 Layanan Kemanusiaan untuk Warga
Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Praktis Terima Pembayaran Digital
Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar Anak
BP Tapera Bersama Kementerian PKP Akan Gelar Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi dan KUR Perumahan Sebesar Rp880 Miliar “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera”
BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:02

Vitamin Kucing untuk Menjaga Kesehatan Kulit dan Bulu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:02

Bittime Ungkap Tren Investor di Tengah Perkembangan Pasar Futures Kripto di Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:02

ICONATION 2026: BINUS @Alam Sutera Ajak Gen Z dan Orang Tua Memilih Masa Depan di Creative Business Campus melalui “Choose Your Future, #BeginAtTheRightPlace”

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:02

Ambulans NHM Bantu Layani 130 Layanan Kemanusiaan untuk Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:02

Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Praktis Terima Pembayaran Digital

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:02

BP Tapera Bersama Kementerian PKP Akan Gelar Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi dan KUR Perumahan Sebesar Rp880 Miliar “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera”

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:02

BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank

Berita Terbaru

Teknologi

Vitamin Kucing untuk Menjaga Kesehatan Kulit dan Bulu

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:02