Ciri-ciri Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Gatal - Koran Mandalika

Ciri-ciri Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Gatal

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atasi kulit gatal dengan sabun alami bebas SLS. Pilih sabun mandi dari Flos Aurum untuk perlindungan lembut dan efektif setiap hari.

Kulit gatal bukan sekadar masalah ringan. Sensasi tak nyaman ini bisa mengganggu aktivitas, mengganggu tidur, dan bahkan menyebabkan infeksi bila digaruk terus-menerus. Salah satu cara paling mudah dan efektif untuk mengatasinya adalah memilih sabun mandi untuk kulit gatal yang tepat. Tapi, apakah semua sabun benar-benar aman? Apa kandungan yang harus dihindari dan apa yang justru bisa membantu?

Setiap harinya, kulit kita terpapar berbagai zat, baik dari lingkungan maupun produk perawatan. Jika sabun yang digunakan justru memperparah kondisi kulit, bukan merawat, maka saatnya beralih. Kulit gatal memerlukan perhatian ekstra, dan sabun mandi bukan hanya soal kebersihan, tapi juga soal kesehatan kulit secara menyeluruh. Artikel ini membahas rekomendasi sabun yang aman untuk kulit sensitif dan gatal berdasarkan riset dermatologis, serta mengenalkan pilihan sabun alami yang ramah lingkungan dan bebas bahan kimia keras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebab dan Pemicu Kulit Gatal

Menurut data dari American Academy of Dermatology (AAD), gatal-gatal pada kulit (pruritus) bisa disebabkan oleh banyak faktor. Beberapa yang paling umum meliputi:

1. Kulit kering (xerosis) akibat udara dingin atau sabun yang terlalu keras.

2. Eksim (dermatitis atopik) yang dipicu alergi atau faktor genetik.

3. Iritasi karena bahan kimia, seperti sulfat, paraben, dan pewangi sintetis dalam sabun atau produk mandi lainnya.

4. Infeksi jamur atau bakteri, yang sering muncul di area lembap.

5. Reaksi alergi terhadap detergen atau pakaian.

Sayangnya, banyak sabun di pasaran justru memperparah kondisi ini karena mengandung Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang keras di kulit.

Baca Juga :  Libur Tahun Baru Imlek 2577, KAI Divre III Palembang Sediakan 16.008 Tempat Duduk

Sabun Mandi Biasa Bisa Memperparah Gatal

Penelitian dari International Journal of Cosmetic Science (2020) mencatat bahwa SLS yang sering ditemukan dalam sabun komersial bisa merusak lapisan lipid alami kulit. Akibatnya, kelembapan kulit berkurang, dan potensi iritasi serta gatal meningkat. Begitu pula dengan sabun yang mengandung alkohol, pewangi buatan, dan zat pengawet tertentu.

Dr. Kanchanapoomi Levin, seorang ahli dermatologi dari UCLA Health, menyarankan penggunaan sabun lembut yang bebas dari detergen keras dan mengandung bahan alami seperti oatmeal, minyak zaitun, atau lidah buaya.

Ciri Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Gatal

Jika Anda sedang mencari sabun mandi untuk kulit gatal, berikut adalah beberapa kriteria penting yang harus diperhatikan:

1. Bebas SLS dan paraben.

2. Mengandung bahan alami yang bersifat menenangkan seperti minyak zaitun: menghidrasi dan membantu regenerasi kulit.

3. pH seimbang: mendekati pH alami kulit, sekitar 5.5.

4. Tidak mengandung pewangi sintetis, karena bisa memicu alergi.

Sabun Vegan untuk Kulit Sensitif

Salah satu merek lokal yang kini mulai dikenal sebagai pelopor sabun alami untuk kulit sensitif adalah Flos Aurum. Flos Aurum menghadirkan sabun vegan yang diformulasikan khusus untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kulit, termasuk kulit gatal dan sensitif.

Beberapa keunggulan sabun Flos Aurum:

100% bahan alami dan nabati, tanpa SLS, paraben, atau pewarna sintetis.

Menggunakan minyak esensial murni, seperti lavender dan tea tree, yang dikenal mampu menenangkan kulit gatal.

Tidak dites pada hewan dan ramah lingkungan.

Diproduksi secara handmade untuk menjaga kualitas bahan aktif tetap optimal.

Dalam berbagai testimoni pengguna, sabun ini tidak hanya meredakan rasa gatal tetapi juga membantu menjaga kelembapan alami kulit, bahkan pada penderita eksim ringan.

Baca Juga :  Jalur KA di Daop 2 Bandung dan Daop 4 Semarang Kembali Normal, KAI Mohon Maaf Atas Keterlambatannya

Riset dan Bukti Pendukung

Studi dari National Eczema Association menunjukkan bahwa sabun dengan kandungan alami, seperti colloidal oatmeal atau tea tree oil, terbukti mengurangi peradangan dan rasa gatal pada kulit hingga 45% setelah pemakaian selama 2 minggu.

Sementara itu, riset oleh Journal of Drugs in Dermatology (2019) menegaskan bahwa sabun bebas SLS lebih aman untuk kulit penderita dermatitis atau eksim dibandingkan sabun biasa. Oleh karena itu, semakin banyak dermatolog yang merekomendasikan sabun berbahan alami untuk penggunaan sehari-hari, termasuk saat kulit sedang iritasi atau alergi.

Tips Tambahan untuk Mengurangi Gatal di Kulit

Selain menggunakan sabun yang tepat, berikut beberapa langkah tambahan yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengurangi rasa gatal:

1. Gunakan air hangat suam-suam kuku, bukan air panas.

2. Hindari menggosok kulit terlalu keras saat mandi.

3. Gunakan handuk lembut dan tepuk-tepuk kulit saat mengeringkan, bukan menggesek.

4. Oleskan pelembap alami segera setelah mandi untuk mengunci kelembapan kulit.

5. Hindari pakaian sintetis, pilih bahan katun yang menyerap keringat.

Memilih sabun mandi untuk kulit gatal bukan hanya soal aroma atau merek populer, tetapi tentang memahami kebutuhan kulit Anda. Sabun berbahan alami seperti yang ditawarkan oleh Flos Aurum adalah pilihan bijak yang tidak hanya menenangkan iritasi, tapi juga merawat kulit dengan cara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Jika Anda sering mengalami kulit gatal, pertimbangkan untuk mengganti sabun Anda sekarang juga. Dengan formula yang lembut dan efektif, sabun alami bisa menjadi langkah awal menuju kulit yang lebih sehat dan bebas gatal.

Berita Terkait

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?
Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau
Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026
KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto
Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga
60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru