Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur Iqbal Raih Santri of The Year 2026 - Koran Mandalika

Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur Iqbal Raih Santri of The Year 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur Iqbal Raih Santri of The Year 2026

Koran Mandalika, Jakarta – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meraih penghargaan Santri of The Year 2026 kategori Santri Inspiratif Bidang Kepemimpinan dalam Pemerintahan Provinsi.

Penghargaan tersebut dianugerahkan di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI, Jakarta, 25 Oktober 2026, sebagai apresiasi atas kiprah santri dalam kepemimpinan dan pembangunan bangsa.

Penghargaan yang diinisiasi Islam Nusantara Center (INC) ini menegaskan bahwa pengabdian santri tidak terbatas pada ruang pendidikan dan dakwah. Nilai keilmuan, akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial yang tumbuh di pesantren juga menjadi bekal penting dalam menjalankan amanah pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Iqbal, pendidikan di Pondok Pesantren Assalaam, Solo, merupakan bagian penting dari perjalanan pembentukan dirinya. Di lingkungan pesantren, ilmu tidak hanya dipelajari sebagai pengetahuan, tetapi juga menjadi landasan sikap dan tanggung jawab. Tradisi belajar, disiplin, penghormatan kepada guru, serta kehidupan bersama menempa keteguhan prinsip sekaligus kepedulian terhadap sesama.

Nilai-nilai tersebut relevan dalam kepemimpinan publik: teguh memegang prinsip tanpa kehilangan empati, berani mengambil keputusan tanpa menutup diri terhadap aspirasi, serta menempatkan jabatan sebagai amanah untuk melayani.

Baca Juga :  ‎Perusahaan Berikan THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Aidy Furqan: Jangan Dicicil

Dalam memimpin NTB, semangat pengabdian itu perlu hadir melalui kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Responsif bukan sekadar cepat menanggapi persoalan, melainkan juga kesediaan mendengar, memahami akar masalah, dan menghadirkan kebijakan yang menjawab kebutuhan nyata.

Pengabdian seorang pemimpin pun harus menjangkau seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang sosial. Sebab, amanah pemerintahan adalah melayani semua warga, bukan hanya kelompok tertentu.

Santri of The Year merupakan ajang apresiasi bagi tokoh berlatar belakang santri atau pesantren yang dinilai memberikan kontribusi melalui gagasan, karya, prestasi, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, serta negara.

Direktur INC M. Aly Taufiq sebelumnya menyampaikan bahwa puncak penganugerahan Santri of The Year 2026 digelar pada Ahad, 25 Oktober 2026, di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI, Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, bekerja sama dengan Majelis Pesona dan didukung DPR RI.

Baca Juga :  ‎Percepat Pemulihan Pasca Bencana, Iqbal Tinjau Pembangunan Jembatan Perigi dan Jurit

Aly berharap penghargaan tersebut dapat memperkenalkan keteladanan para santri kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat pengakuan terhadap pesantren sebagai salah satu pilar penting pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Tahun ini, terdapat 20 kategori penghargaan yang mencerminkan luasnya peran santri dan pesantren dalam kehidupan nasional. Proses pemilihan dilakukan melalui penilaian dewan pakar dan dewan juri, serta melibatkan masukan masyarakat melalui kanal digital INC.

Penghargaan bagi Gubernur Iqbal menjadi pengingat bahwa pendidikan pesantren berperan penting dalam menyiapkan generasi yang mampu membawa nilai keilmuan dan spiritualitas ke ruang pengabdian. Nilai-nilai tersebut memperoleh makna lebih luas ketika diwujudkan dalam integritas, kepedulian, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat.

Pada akhirnya, keberhasilan pendidikan pesantren tidak hanya diukur dari capaian alumninya, tetapi juga dari manfaat yang mereka hadirkan bagi sesama. Nilai kesantrian mencapai makna tertingginya ketika ilmu melahirkan kebijaksanaan, kepemimpinan menjadi jalan pengabdian, dan amanah dijalankan demi kemaslahatan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Menggerakkan Ekonomi Rakyat
Sapo Development Jadi Donatur Terbesar Pemulihan Desa Adat Sade, Kontribusi 40 Persen dari Total Dana
Bank NTB Syariah Perkuat Likuiditas Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Rumah melalui ISEF 2026
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM hingga Pupuk Aman, Distribusi Terus Dipantau
Cegah Risiko Korupsi, Pokir yang Terindikasi Anomali Tidak Dapat Dilaksanakan
Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02

PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:02

Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:02

Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:02

70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:02

Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore

Berita Terbaru