Dari Satu ke Puluhan Ribu Projek: Kisah Sribu Bangun Ekosistem Freelancer Terbesar di Indonesia - Koran Mandalika

Dari Satu ke Puluhan Ribu Projek: Kisah Sribu Bangun Ekosistem Freelancer Terbesar di Indonesia

Jumat, 30 Mei 2025 - 11:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dimulai dari ide sederhana pada tahun 2011, Sribu kini memfasilitasi ribuan proyek digital dan membantu bisnis di Indonesia terhubung dengan freelancer andal hanya dalam hitungan menit.

Bagaimana jika Anda bisa membangun bisnis tanpa harus menambah karyawan tetap? Di tengah era efisiensi dan kebutuhan akan talenta digital yang fleksibel, Sribu menjadi solusi strategis yang mengubah cara perusahaan bekerja.

Didirikan oleh Ryan Gondokusumo pada tahun 2011, Sribu awalnya adalah marketplace desain berbasis crowdsourcing. Namun, siapa sangka, platform ini berkembang menjadi ekosistem freelance digital terbesar di Indonesia, membantu ribuan bisnis menyelesaikan proyek branding, website, media sosial, dan pemasaran hanya dengan beberapa klik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat banyak bisnis berusaha menghemat biaya operasional, kami melihat bahwa talenta freelance bukan hanya solusi sementara, tapi fondasi model kerja masa depan,” ujar Ryan.

Jejak Langkah Sribu: Dari Ide ke Inovasi

2011: Sribu didirikan oleh Ryan Gondokusumo sebagai platform crowdsourcing desain pertama di Indonesia.

Baca Juga :  Di Tengah Ketidakpastian Perang Dagang, Peminat Emas Naik 195% Sebagai Safe Haven

2014: Layanan diperluas ke jasa digital seperti copywriting, pengembangan web, dan digital marketing.

2020: Pandemi mempercepat lonjakan permintaan, freelancer tumbuh 2x lipat.

2025: Sribu memperkenalkan JobPost, fitur inovatif yang memungkinkan bisnis mencari freelancer sesuai kebutuhan spesifik hanya dalam waktu 24 jam.

Mengenal JobPost: Solusi Rekrutmen Freelance yang Lebih Cepat dan Tepat

Dengan JobPost, klien hanya perlu mengisi form kebutuhan, dan sistem Sribu akan mencocokkan proyek tersebut dengan freelancer yang paling relevan, berdasarkan keahlian, rating, portofolio, hingga kecepatan respon.

“Bayangkan Anda butuh desain kemasan, atau konten untuk launching produk minggu depan. Lewat JobPost, Anda bisa langsung dapat freelancer berkualitas, tanpa proses seleksi manual yang menyita waktu,” jelas Ryan.

Sejak peluncurannya awal 2025, JobPost telah mempercepat proses rekrutmen hingga 4x lebih cepat dibanding metode pencarian freelancer konvensional.

Baca Juga :  Krakatau Steel Hadirkan Baja Berkualitas untuk Tower Creativo Bintaro

Mengapa Sribu Semakin Relevan?

Menurut data internal Sribu, 78% klien saat ini berasal dari sektor UMKM dan startup yang membutuhkan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan kualitas.
Selain itu, lebih dari 60% freelancer aktif di Sribu kini menjadikan penghasilan freelance sebagai sumber utama pendapatan mereka.

“Kami percaya bahwa masa depan pekerjaan tidak lagi bergantung pada gedung dan absen pagi, tapi pada keahlian, fleksibilitas, dan hasil kerja nyata,” ujar Ryan.

Sribu telah membantu lebih dari 50.000 bisnis, termasuk perusahaan seperti Jasa Marga, DHL, Baidu, Wika, dan Trans TV, dalam menyelesaikan proyek-proyek digital mereka.

Dari sebuah proyek desain 13 tahun lalu, Sribu kini menjadi rumah bagi ribuan freelancer Indonesia, mulai dari desainer grafis, penulis konten, hingga pengembang web. Melalui inovasi seperti JobPost, Sribu bukan hanya platform, tapi pendorong transformasi cara kerja di Indonesia.

Berita Terkait

Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah
KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi
Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi
Dukung Mobilitas Lebaran, LRT Jabodebek Perkuat Integrasi Antarmoda dan Akses ke Destinasi Wisata
Perubahan Kepemimpinan Iran dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah
BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara
Masih Minta Customer Copy Paste Data di Chat? WA Form Barantum Solusinya
Dominasi BTC dan USDT Bittime Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Politik Trump dan Gejolak Minyak Dunia

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 17:43

LPK ARK Jinzai Solusi Group Targetkan 1.000 Peserta ke Jepang

Senin, 23 Maret 2026 - 14:41

30 Rumah Terdampak, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:36

Pemprov NTB Gelar Shalat Ied di Kantor Gubernur, Ada Open House di Pendopo

Senin, 16 Maret 2026 - 22:08

Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah

Senin, 16 Maret 2026 - 15:07

‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:19

Jelang Lebaran, Gubernur Iqbal Tinjau Sistem Penjualan Tiket dan Fasilitas di Terminal Mandalika

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:23

Pastikan Pasokan Cabai Tercukupi, Pemprov NTB Siapkan Program Penguatan Produksi

Berita Terbaru