Demam Padel di Jakarta, Saat Olahraga Jadi Gaya Hidup Baru - Koran Mandalika

Demam Padel di Jakarta, Saat Olahraga Jadi Gaya Hidup Baru

Kamis, 6 November 2025 - 01:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada yang baru di antara tren olahraga masyarakat urban Jakarta. Setelah lari, tenis, dan yoga jadi gaya hidup populer, kini giliran padel yang naik daun. Olahraga yang mirip tenis tapi lebih santai ini sedang jadi magnet baru di kalangan profesional muda, mereka yang ingin tetap bugar, bersosialisasi, dan tampil stylish di saat bersamaan.

Padel sedang menjadi tren. Jangan heran, kalau hampir setiap hari di jam pulang kantor lapangan padel di kawasan Senayan, SCBD, atau TB Simatupang hampir selalu penuh. Namun, sekarang seiring tren padel yang meningkat, lapangan padel baru pun banyak dibangun. Kamu bisa memilih mulai dari yang biasa hingga mewah seperti kafe.

Tren Olahraga Urban yang Berkembang Cepat

Jika melihat pola beberapa tahun terakhir, tren olahraga di Jakarta selalu bergerak dinamis. Dulu orang berbondong-bondong ikut marathon, lalu bergeser ke tenis atau pilates. Kini, padel datang sebagai wajah baru gaya hidup di kota besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada alasan menarik di balik itu. Padel memberikan kombinasi ideal antara rekreasi dan kompetisi. Permainannya intens, tapi tidak menguras tenaga secara ekstrem. Permukaan lapangan yang lebih kecil membuat interaksi antar pemain terasa lebih dekat.

Baca Juga :  Ingin Passive Income dari Kripto? Staking Adalah Jawabannya!

Ditambah, lapangan padel modern di Jakarta punya penawaran menarik. Banyak lapangan didesain bergaya cafe yang estetik. Sehingga sesi olahraga terasa seperti acara nongkrong bersama teman.

Padel dan Peran Komunitas

Satu hal yang membuat padel cepat tumbuh adalah kekuatan komunitasnya. Tak jarang, orang pertama kali mencoba padel karena diajak teman kantor atau rekan bisnis. Padel digemari banyak orang karena mencerminkan gaya hidup modern, aktif, gengsi, dan sosial.

Tak hanya untuk membuat tubuh tetap bugar atau mengisi aktivitas, namun juga memperluas koneksi dan mempererat hubungan sosial. Selain itu, padel bisa dimainkan oleh pemula hingga yang sudah pengalaman.

Beberapa komunitas padel pun tumbuh. Bahkan menjadikan olahraga ini sebagai agenda rutin. Biasanya setiap komunitas punya sesi latihannya sendiri. Mulai dari latihan santai hingga persiapan turnamen mini. Maka, padel pun kini juga jadi simbol eksistensi dan koneksi sosial.

Acara neobank Padel Tournament, Ruang Kolaborasi Komunitas

Melihat perkembangan padel di Jakarta, Bank Neo Commerce (BNC) menyelenggarakan neobank Padel Tournament 2025 dengan total hadiah hingga Rp220 juta. Turnamen ini bukan sekadar pertandingan, namun wadah besar yang mempertemukan berbagai komunitas padel dari Jakarta dan sekitarnya.

Baca Juga :  Prihatin! Masih Banyak Warga Bermain di Jalur KA, Sudah 115 Kasus Temperan Terjadi di Wilayah Daop 1 Jakarta Sepanjang 2025

Setiap komunitas bisa ikut berpartisipasi dalam babak penyisihan. Kemudian, masing-masing komunitas dan mengirim wakil terbaik ke babak 16 besar. Terdapat empat kategori yaitu Men Silver, Men Bronze, Women Bronze, dan Women Lower Bronze.

Selain kompetisi dalam permainan padel, turnamen ini juga mempunyai Community Supporter Award. Kategori ini diperuntukkan bagi komunitas paling solid dan penuh semangat. Ada juga hadiah utama untuk peserta yang mempertahankan saldo minimum di rekening Bank Neo Commerce.

Ikuti keseruan komunitas padel bertanding di neobank Padel Tournament pada tanggal 16 November 2025 di Smash Padel, TB Simatupang.

Kunjungi neobank Padel Tournament untuk informasi lebih lanjut tentang neobank Padel Tournament.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

Jumat, 18 September 2026 - 08:40

Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:42

PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani

Kamis, 10 September 2026 - 13:27

Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Kamis, 10 September 2026 - 11:42

Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 8 September 2026 - 15:39

Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Senin, 7 September 2026 - 09:40

Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terbaru