Di Tengah Ancaman Konflik, 11 Prajurit Koops TNI Habema Evakuasi Warga Ugimba dengan Dua Helikopter - Koran Mandalika

Di Tengah Ancaman Konflik, 11 Prajurit Koops TNI Habema Evakuasi Warga Ugimba dengan Dua Helikopter

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua, 10 Agustus 2026 – Koops TNI Habema
mengerahkan dua unit Helikopter Bell dan 11 personel untuk mengevakuasi seorang
warga lokal yang membutuhkan pertolongan dari wilayah Ugimba, Kabupaten Intan
Jaya, Papua Tengah, Minggu (9/8/2026). Evakuasi dilakukan setelah warga tersebut
ditemukan berada jauh dari pemukiman dan sulit dijangkau melalui akses darat,
sehingga membutuhkan tindakan cepat untuk memastikan keselamatan dan
mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Evakuasi tersebut berlangsung di tengah kondisi wilayah
Ugimba yang memiliki tantangan geografis, keterbatasan akses darat, perubahan
cuaca, serta situasi keamanan yang masih dinamis. Aktivitas kelompok OPM Kodap
VIII/Kemabu pimpinan Guspi Waker juga masih menjadi perhatian karena
menimbulkan keresahan masyarakat dan melakukan penyerangan terhadap aparat
keamanan. Di tengah kondisi tersebut, prajurit tetap mengambil langkah untuk
memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan.

Saat melaksanakan patroli dan pemantauan wilayah, personel
Koops TNI Habema menemukan seorang warga lokal yang membutuhkan penanganan
lebih lanjut. Karena berada jauh dari pemukiman dan sulit dijangkau menggunakan
kendaraan darat, prajurit segera mengambil keputusan untuk melakukan evakuasi.
Keselamatan warga menjadi prioritas, dengan setiap tahapan tetap
memperhitungkan kondisi medan, cuaca, serta faktor keamanan di lapangan.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna
, S.H, M.Si,
menegaskan bahwa evakuasi tersebut
merupakan bentuk nyata komitmen prajurit dalam mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Prajurit TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga
memberikan perlindungan, bantuan, dan rasa aman kepada masyarakat yang
membutuhkan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap
langkah pengabdian prajurit di lapangan.”

Untuk mempercepat proses penyelamatan, Koops TNI Habema
mengerahkan dua unit Helikopter Bell pada Minggu (9/8) pukul 12.25 hingga 12.48
WIT. Sebanyak 11 personel terlibat dalam pelaksanaan misi tersebut. Pengerahan
helikopter menjadi langkah nyata untuk mengatasi keterbatasan akses darat
sekaligus memastikan warga dapat segera dibawa ke lokasi yang lebih aman untuk
mendapatkan penanganan.

Setibanya di Distrik Sugapa, warga tersebut kemudian
diserahkan kepada Misael Sondegau selaku Ketua Tim Penanganan Konflik Kabupaten
Intan Jaya. Penyerahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari koordinasi
lanjutan agar warga dapat memperoleh penanganan dan pendampingan sesuai
kebutuhannya. Dengan demikian, proses evakuasi tidak berhenti setelah warga
berhasil dibawa keluar dari lokasi yang sulit dijangkau.

Baca Juga :  Libur Sekolah 2026 Dorong Lonjakan Mobilitas, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Liburan Keluarga

Rangkaian evakuasi tersebut menunjukkan bahwa medan sulit,
cuaca, maupun situasi keamanan tidak menjadi penghalang bagi prajurit Koops TNI
Habema untuk membantu masyarakat. Mulai dari menemukan warga yang membutuhkan
pertolongan, mengambil keputusan cepat, mengerahkan dua helikopter dan 11
personel, hingga memastikan adanya penanganan lanjutan, seluruh langkah
tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian prajurit di wilayah
penugasan.

Di Ugimba, pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan
melalui penjagaan dan pengamanan wilayah, tetapi juga melalui keberanian untuk
bergerak ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Saat akses darat terbatas
dan keselamatan warga berada dalam risiko, prajurit hadir dengan seluruh
kemampuan yang dimiliki untuk menyelamatkan satu kehidupan. Bagi Koops TNI
Habema, menjaga masyarakat berarti hadir saat dibutuhkan, bergerak saat
diperlukan, dan memastikan setiap warga yang membutuhkan pertolongan tidak dibiarkan
menghadapi kesulitan seorang diri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia
Cara Memilih Sistem POS untuk Bisnis
Standar Fasilitas yang Wajib Dipenuhi Penyelenggara Sertifikasi Elektronik
Bukan Sekadar Drone, Kini Robot Quadruped dan Humanoid Ikut Bekerja di Lapangan
Kepercayaan Pelanggan Jadi Kekuatan Prodia Raih Predikat Excellent di Indonesia Original Brand 2026
Prodia Raih SBBI Award, Tegaskan Komitmen Hadirkan Layanan Kesehatan Berkualitas
S&P 500 Cetak Rekor, Data Tenaga Kerja Lemah Buka Peluang The Fed Lebih Dovish
Odoo ERP Membantu Manufaktur Mengontrol Produksi hingga Laporan Keuangan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:02

Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:02

Di Tengah Ancaman Konflik, 11 Prajurit Koops TNI Habema Evakuasi Warga Ugimba dengan Dua Helikopter

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:02

Cara Memilih Sistem POS untuk Bisnis

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:02

Standar Fasilitas yang Wajib Dipenuhi Penyelenggara Sertifikasi Elektronik

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:02

Bukan Sekadar Drone, Kini Robot Quadruped dan Humanoid Ikut Bekerja di Lapangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:02

Prodia Raih SBBI Award, Tegaskan Komitmen Hadirkan Layanan Kesehatan Berkualitas

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:02

S&P 500 Cetak Rekor, Data Tenaga Kerja Lemah Buka Peluang The Fed Lebih Dovish

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:02

Odoo ERP Membantu Manufaktur Mengontrol Produksi hingga Laporan Keuangan

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Memilih Sistem POS untuk Bisnis

Senin, 10 Agu 2026 - 15:02