ecommerceloka Buktikan Digitalisasi Buka Peluang Baru untuk Hotel Kecil di Daerah Penyangga Pariwisata Bali - Koran Mandalika

ecommerceloka Buktikan Digitalisasi Buka Peluang Baru untuk Hotel Kecil di Daerah Penyangga Pariwisata Bali

Jumat, 18 Juli 2025 - 11:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peningkatan okupansi Starloka Saba Bali yang terletak di Gianyar, daerah penyangga pariwisata Bali menunjukkan solusi digital patut diperhitungkan untuk menggenjot performa bisnis di era saat ini, bahkan di area yang selama ini tidak masuk radar utama wisatawan.

ImageImageImageImage

Ketenaran Bali sebagai salah satu tujuan wisata paling populer di Asia Tenggara telah diakui oleh seluruh dunia. Meski demikian, pertumbuhan industri perhotelan di Pulau Dewata ini tidak selalu merata. Kawasan seperti Kuta, Seminyak, dan Canggu masih menjadi magnet utama bagi wisatawan, sementara daerah penyangga seperti Gianyar kerap tertinggal dari segi okupansi dan eksposur. Hotel-hotel kecil di wilayah ini menghadapi tantangan besar, antara lain terbatasnya akses promosi digital, dominasi jaringan hotel besar, hingga keterbatasan sumber daya manusia untuk mengelola distribusi online membuat banyak pelaku usaha lokal harus beradaptasi cepat untuk tetap bertahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah realitas tersebut, sebuah hotel lokal bernama Starloka Saba Bali Hotel di Gianyar, Bali justru menunjukkan capaian yang mencolok. Dengan kapasitas yang terbatas dan lokasi yang tidak berada di jalur utama wisata, Starloka mampu mencatat tingkat hunian hingga 80% setelah bermitra dengan perusahaan teknologi pariwisata ecommerceloka.

Baca Juga :  Regional Cooperation Strengthened at ASEAN Conference on Combatting Plastic Pollution

Menurut pemilik Starloka, Ida Bagus Narendra, perubahan signifikan ini berawal dari kesadaran bahwa kehadiran digital sangat menentukan performa bisnis di era saat ini. “Kami menyadari tidak cukup hanya menunggu tamu datang, tapi mengelola banyak platform dan review mandiri juga sangat menyita waktu. Di sinilah peran ecommerceloka dalam membantu operasional di Starloka melalui proses digital secara terpusat dan efisien,” jelas Irvan.

Kolaborasi tersebut memungkinkan Starloka untuk hadir di berbagai platform pemesanan daring Online-Travel-Agent (OTA). Selain dari sisi visibilitas, Ida Bagus juga merasa terbantu dengan adanya manajemen reputasi dan strategi pricing yang tepat sasaran melalui dashboard performa yang bisa diakses secara real-time.

Ia kemudian turut menggarisbawahi pentingnya arus kas yang lebih cepat dan transparan. “Salah satu keuntungan paling terasa adalah pembayaran dari OTA langsung masuk ke rekening kami tanpa perantara dan semua laporan bisa dicek di dashboard, sehingga mudah untuk memantau kondisi bisnis setiap hari,” tambahnya.

Menurut CEO dan Co-Founder ecommerceloka Nico S. Wiratama, peningkatan bisnis Starloka menjadi contoh nyata bahwa digitalisasi menjadi solusi pemerataan potensi pariwisata, bahkan di area yang selama ini tidak masuk radar utama wisatawan.

Baca Juga :  Siapkan Sales Hadapi Transformasi Digital, RevComm Hadirkan Konferensi Online Gratis, Daftar Sekarang!

“Gianyar mungkin bukan destinasi yang ramai seperti Canggu atau Uluwatu, tapi dengan strategi yang tepat, properti di wilayah seperti ini bisa menarik traffic online, tampil profesional, dan bersaing secara sehat. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital Starloka,” ungkap Nico.

Seperti diketahuin, Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang 2024 mencapai 6,3 juta orang atau meningkat 20,1 persen dibanding 2023, dengan sebagian besar masih terpusat di wilayah selatan. Namun, perubahan pola perjalanan menunjukkan bahwa wisatawan kini semakin mencari pengalaman yang lebih tenang, otentik, dan jauh dari keramaian.

“Tren ini membuka peluang besar bagi daerah seperti Gianyar dan daerah penyangga pariwisata di Bali lainnya untuk tampil ke permukaan. Di sinilah teknologi berperan sebagai jembatan sehingga memungkinkan properti-properti lokal untuk tetap bersaing, tampil setara, dan meningkatkan visibilitas sehingga mudah ditemukan oleh pasar global,” pungkas Nico.

Berita Terkait

IFG Life Ingatkan Pentingnya Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini
Cara Memanfaatkan Promo QRIS untuk Menghemat Pengeluaran Harian
VRITIMES Dukung Global Sustainable Development Congress 2026 sebagai Media Partner
AI Search Ubah Strategi Digital Brand, AVO AI Bantu Ukur Peluang Brand Dipilih AI
Polda NTT Sambut HUT ke-80 Bhayangkara dengan Perkuat Personel dari Dalam Lewat Terapi USEFT Massal
Bittime: Investor Pantau Hasil Negosiasi AS-Iran, Aset Tokenized Saham AS Dapat Dicermati
BP Tapera Paparkan Skema KPR Subsidi Tenor 40 Tahun, Cicilan Bisa Mulai Rp500 Ribu per Bulan
KAI Bandara Perluas Layanan di Sumatera Utara untuk Tingkatkan Mobilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:00

IFG Life Ingatkan Pentingnya Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:00

Cara Memanfaatkan Promo QRIS untuk Menghemat Pengeluaran Harian

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:00

VRITIMES Dukung Global Sustainable Development Congress 2026 sebagai Media Partner

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:00

Polda NTT Sambut HUT ke-80 Bhayangkara dengan Perkuat Personel dari Dalam Lewat Terapi USEFT Massal

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:00

Bittime: Investor Pantau Hasil Negosiasi AS-Iran, Aset Tokenized Saham AS Dapat Dicermati

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:00

BP Tapera Paparkan Skema KPR Subsidi Tenor 40 Tahun, Cicilan Bisa Mulai Rp500 Ribu per Bulan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:00

KAI Bandara Perluas Layanan di Sumatera Utara untuk Tingkatkan Mobilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:00

Pameran Kerja Sama Sustainability (Green) dan Inovatif China-Indonesia 2026 Segera Hadir

Berita Terbaru