KAI Logistik Optimalkan Keamanan dan Keselamatan Angkutan B3 Melalui Moda Kereta Api - Koran Mandalika

KAI Logistik Optimalkan Keamanan dan Keselamatan Angkutan B3 Melalui Moda Kereta Api

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melalui layanan angkutan kereta api kontainer, terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menghadirkan alternatif pengangkutan B3 yang terstandar dan dikelola secara ketat sesuai ketentuan keselamatan dan regulasi yang berlaku.

Dwi Wulandari, VP of Corporate Secretary KAI Logistik, mengungkapkan bahwa angkutan B3 memerlukan penanganan khusus, karena termasuk dalam kategori dangerous goods. “Oleh karena itu, seluruh layanan angkutan B3 melalui kereta api dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan regulasi. Layanan angkutan melalui kereta api telah mengantongi perizinan dari regulator sehingga memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi Pelanggan,” Jelas Dwi.

Hingga saat ini, KAI Logistik telah memperoleh izin pengangkutan untuk 12 jenis dangerous goods/B3 di antaranya Nitrogen, Amonia, Argon, Asam Sulfat, Etanol, Hidrogen Peroksida, Isopropil Alkohol, Natrium Hidroksida, Fenol, Karbon Dioksida, Heksana, Metanol.  Distribusi komoditas B3 di Indonesia diatur secara ketat melalui berbagai regulasi, termasuk Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun. Proses distribusi harus memenuhi standar tinggi dalam hal pengemasan, pelabelan, dan manajemen risiko.

Layanan angkutan B3 ini sekaligus memperkuat peran  moda KA sebagai moda transportasi yang lebih berkelanjutan. Sejumlah aspek menjadi fokus KAI Logistik, antara lain penggunaan moda transportasi rendah emisi, peningkatan keselamatan publik dan perlindungan lingkungan, serta kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

“Melalui layanan ini, KAI Logistik mendukung tujuan No. 9 Industri dan Infrastruktur, mendorong inovasi dalam sistem logistik nasional yang lebih modern dan efisien, tujuan No 11 terkait Kota Berkelanjutan dengan mengurangi potensi risiko distribusi bahan berbahaya di kawasan padat penduduk serta tujuan No. 13 (Aksi Iklim) dengan pengurangan emisi transportasi melalui pengalihan ke moda kereta api,” lanjut Dwi.

KAI Logistik berharap layanan ini dapat menjadi opsi pengangkutan yang andal dan berkelanjutan dalam mendukung berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, farmasi, hingga energi. Seluruh pengangkutan B3 oleh KAI Logistik dilakukan berdasarkan surat Rekomendasi Pengangkutan B3 melalui Kereta Api, yang memastikan bahwa jalur, titik muat, dan bongkar di wilayah Pulau Jawa telah memenuhi standar teknis dan administratif sesuai regulasi lingkungan dan perkeretaapian.

Baca Juga :  Krakatau Steel Hadirkan Baja Berkualitas untuk Tower Creativo Bintaro

Sepanjang tahun 2025, KAI Logistik  mencatatkan kinerja pengelolaan angkutan kontainer sebesar 2,5 juta ton angkutan kontainer termasuk di dalamnya komoditi B3/ Dangerous goods. Capaian tersebut tumbuh sekitar 8% dibandingkan tahun 2024 sebesar 2,3 juta ton. “Kinerja tersebut mencerminkan bertumbuhnya kepercayaan industri terhadap layanan distribusi berbasis KA yang tidak hanya andal, tetapi juga lebih ramah lingkungan,” tutup Dwi.

Tentang KAI Logistik
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis door to door service untuk memberikan pelayanan yang paripurna bagi Pelanggan kereta api yang didukung dengan layanan pra dan purna. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Dengan tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi diantaranya KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia
Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan
Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP
Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa
Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia

Berita Terbaru