Emas sebagai Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Global - Koran Mandalika

Emas sebagai Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Global

Selasa, 24 Juni 2025 - 17:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam beberapa tahun terakhir, situasi geopolitik global mengalami lonjakan ketegangan. Konflik Rusia-Ukraina, eskalasi di Timur Tengah, dan potensi konflik di kawasan Asia Timur seperti China-Taiwan, menjadi sejumlah faktor yang meningkatkan kekhawatiran dunia akan stabilitas jangka panjang. 

Ketidakpastian ini mendorong banyak investor mencari instrumen yang relatif aman untuk menjaga nilai aset mereka dan salah satu instrumen yang paling sering dipilih adalah emas.

Mengapa Emas Dianggap Aset Aman?

Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa emas masih dipilih sebagai instrumen investasi oleh banyak orang. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Bersifat tangible

Emas adalah aset nyata yang tidak bergantung pada kinerja pihak ketiga seperti perusahaan atau negara.

2. Likuiditas tinggi

Emas dapat dijual kembali dengan mudah, bahkan dalam satuan kecil.

3. Pelindung terhadap inflasi

Sejarah menunjukkan bahwa harga emas cenderung naik ketika inflasi tinggi.

4. Faktor psikologis

Di masa ketidakpastian, emas memberikan rasa aman karena persepsi bahwa nilainya lebih stabil dibanding aset lain.

Emas dan Ketidakpastian Global

Image

Di tengah situasi ekonomi dan politik yang tidak stabil, harga emas cenderung menguat. Hal ini karena emas dipandang sebagai aset lindung nilai (hedging asset) yang dapat mempertahankan nilainya bahkan saat terjadi inflasi, pelemahan mata uang, atau ketegangan global. 

Meskipun demikian, emas bukanlah investasi tanpa risiko. Seperti aset lainnya, harga emas tetap berfluktuasi dan dipengaruhi oleh banyak faktor.

Baca Juga :  ProCap Merayakan Tonggak Sejarah dan Peluncuran Resmi Sistem R

Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga emas antara lain:

1. Ketidakstabilan ekonomi global

Krisis ekonomi atau politik di negara-negara besar dapat memicu lonjakan permintaan emas.

2. Inflasi dan nilai tukar

Ketika mata uang melemah atau inflasi tinggi, investor biasanya berpindah ke emas untuk menjaga daya beli aset mereka.

3. Suku bunga dan kebijakan moneter

Penurunan suku bunga sering kali membuat emas lebih menarik karena tidak adanya imbal hasil tetap yang bersaing.

Strategi umum dalam investasi emas adalah membeli saat harga sedang turun, lalu menyimpannya dalam jangka menengah atau panjang, untuk dijual saat harga naik.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Investasi Emas 

Meski menjanjikan, investasi emas baik fisik maupun digital, tetap memerlukan pertimbangan yang matang. Berikut beberapa hal penting yang harus diperhatikan:

Harga emas bisa turun jika terjadi stabilitas geopolitik atau penguatan dolar AS, harga emas bisa terkoreksi.

Tidak memberikan passive income karena emas tidak menghasilkan dividen seperti saham atau bunga seperti obligasi. Kecuali jika berinvestasi di saham emas, dimana kamu menginvestasikan uang ke perusahaan emas.

Waktu beli dan jual penting karena harga emas cenderung fluktuatif. Keputusan emosional yang terburu-buru bisa membuat potensi keuntungan justru hilang.

Emas Digital Saat Ini 

Selain emas fisik, kini masyarakat juga memiliki akses ke emas digital yang lebih fleksibel dan dapat dimulai dari nominal kecil. Emas digital kini menjadi pilihan populer, terutama di kalangan investor muda.

Baca Juga :  BINUS @Semarang Gelar Final Duta Bahasa 2026 untuk Penguatan Budaya Berbahasa Generasi Muda

Emas digital memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya semakin diminati, terutama oleh generasi muda. Emas digital tidak memerlukan biaya penyimpanan seperti halnya emas batangan. Emas disimpan oleh penyedia platform, sehingga investor tidak perlu khawatir soal keamanan fisik. 

Nilai emas digital pun mengikuti harga spot emas dunia, sehingga tetap mencerminkan pergerakan pasar global. 

Emas digital juga sangat likuid dan fleksibel, karena bisa dijual kapan saja sesuai kebutuhan. Karakteristik ini membuatnya cocok sebagai pilihan investasi untuk jangka pendek maupun menengah, terutama di tengah situasi ekonomi yang dinamis. 

Selain itu, investasi emas digital juga lebih praktis, mudah, dan murah. Kamu bisa dimulai dari nominal kecil, mulai dari Rp10.000 di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. 

Emas tetap menjadi salah satu alternatif investasi yang relevan, terutama di tengah ketidakpastian global. Baik dalam bentuk fisik maupun digital, emas menawarkan keamanan dan kemudahan akses. Namun, seperti investasi lainnya, keberhasilan tetap bergantung pada strategi, perencanaan jangka waktu, serta pemahaman terhadap risiko yang ada.

Download aplikasi neobank di PlayStore atau App Store. Investasi emas digital di Neo Emas sekarang! 

Info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Emas, kunjungi link Neo Emas

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Berita Terkait

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day
Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026
Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%
Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional
Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara
KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”
Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan
Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:00

Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00

Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung

Berita Terbaru