Ethereum Stagnan, Ini Prediksi Breakout Terbarunya - Koran Mandalika

Ethereum Stagnan, Ini Prediksi Breakout Terbarunya

Sabtu, 8 Februari 2025 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Ethereum kembali berada dalam fase ketidakpastian. Setelah sempat mencoba pemulihan dengan menembus zona $2.650, ETH kini menghadapi tantangan besar untuk menembus level resistance di $2.880 dan $2.920. Meskipun ada tanda-tanda pemulihan, tekanan jual masih mendominasi, membuat harga kembali melemah. 

Investor kini bertanya-tanya, apakah ini saatnya Ethereum mengalami breakout besar atau justru akan kembali turun lebih dalam?

Ethereum Berusaha Pulih, Tapi Hambatan Masih Kuat

Seperti yang terjadi pada Bitcoin, Ethereum sempat menunjukkan kenaikan dengan berhasil melewati level resistance $2.600 dan $2.620, menempatkannya di zona positif untuk jangka pendek. Namun, momentum tersebut belum cukup untuk mendorong kurs ETH lebih tinggi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan dari para penjual terlihat kuat di sekitar level $2.880 dan $2.920, yang merupakan area resistance utama saat ini. Bahkan, ETH sempat turun di bawah garis tren bullish utama pada grafik per jam dengan support di $2.800, yang kini berubah menjadi titik resistance baru.

Jika Ethereum ingin melanjutkan kenaikan, harga harus mampu menembus beberapa level resistance krusial. Level $2.770 menjadi tantangan pertama karena berdekatan dengan Simple Moving Average (SMA) 100 jam. 

Jika ETH berhasil melewati level ini, target selanjutnya adalah $2.800, yang kini berfungsi sebagai resistance utama. Namun, tantangan sesungguhnya ada di sekitar $2.920, yang juga bertepatan dengan level retracement Fibonacci 61,8%. 

Baca Juga :  78 Tim Siap Adu Mekanik pada Ajang Shell Eco-marathon 2024

Ketika harga ETH mampu menembus area ini dengan kuat, maka peluang untuk mencapai $3.000 semakin terbuka, bahkan bisa naik lebih tinggi hingga $3.050 atau $3.120 dalam waktu dekat.

Risiko Penurunan: Ethereum Bisa Kembali Turun ke $2.500?

Di sisi lain, apabila Ethereum kembali gagal menembus resistance $2.800, tekanan jual bisa semakin meningkat dan memicu penurunan lebih lanjut. Saat ini, area support pertama berada di sekitar $2.630, sementara level support utama ada di $2.600. 

Jika harga turun di bawah batas tersebut, Ethereum berpotensi melemah lebih dalam hingga ke $2.500, atau bahkan menyentuh level kritis $2.420.

Secara teknikal, Ethereum masih menunjukkan sinyal yang beragam. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) pada grafik per jam mulai kehilangan momentum di zona bullish, mengindikasikan kemungkinan tekanan jual yang lebih besar. 

Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di bawah level 50, yang menunjukkan bahwa tekanan bearish masih cukup dominan. Jika tidak ada dorongan beli ETH yang cukup kuat dalam beberapa jam ke depan, Ethereum mungkin akan semakin terjebak dalam fase konsolidasi atau bahkan mengalami penurunan lebih lanjut.

Baca Juga :  Tiket KA Rajabasa Siap Dipesan, Sambut Masa Libur Lebaran

Kesimpulan

Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, Ethereum saat ini berada dalam situasi yang tidak pasti. Jika berhasil menembus resistance utama, ETH bisa kembali melanjutkan tren bullish menuju $3.000. Namun, jika tekanan jual semakin kuat, maka Ethereum berisiko mengalami penurunan yang lebih dalam.

Bagi trader yang ingin mengambil peluang dari pergerakan harga kripto, Bittime bisa menjadi tempat yang ideal untuk jual beli Ethereum dan berbagai aset kripto lainnya dengan mudah dan aman. Dengan fitur canggih dan keamanan tinggi, Bittime membantu kamu mengelola portofolio kripto dengan lebih mudah dan efisien.

Pastikan kamu memilih aplikasi trading kripto terbaik yang sesuai dengan kebutuhan investasimu dan tetap mengikuti perkembangan regulasi yang ada!

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan
Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115
Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan
Erajaya Manfaatkan Solusi Salesforce untuk Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Personal dan Terintegrasi bagi 18 Juta Pelanggan
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun
Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia
Faktor Utama yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Jumat, 10 April 2026 - 19:00

SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 16:00

Erajaya Manfaatkan Solusi Salesforce untuk Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Personal dan Terintegrasi bagi 18 Juta Pelanggan

Jumat, 10 April 2026 - 15:00

Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 15:00

Faktor Utama yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia

Jumat, 10 April 2026 - 14:00

KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

Berita Terbaru