Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun

Jumat, 10 April 2026 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung – PTPN IV Regional VII, salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat pengawasan operasional sebagai upaya menjaga kinerja dan produktivitas kebun secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susilo, ke areal kebun wilayah Lampung, yakni Unit Padang Ratu dan Unit Bekri. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memastikan optimalisasi kinerja operasional di lapangan.

Kunjungan difokuskan pada peninjauan langsung kondisi tanaman, pelaksanaan kegiatan pemeliharaan, serta kesiapan tim operasional dalam mendukung pencapaian target produksi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara manajemen regional dan jajaran kebun dalam menyelaraskan langkah kerja secara terintegrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Budi Susilo menegaskan bahwa pengawalan produksi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh unsur karyawan kebun. Menurutnya, keberhasilan produksi tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan memerlukan keterlibatan aktif dan sinergi dari seluruh lini kerja.

Baca Juga :  Siloam Gelar Simposium Uro-Nephro 360 di Balikpapan Untuk Perkuat Kompetensi Penanganan Ginjal di Indonesia

“Pengawalan produksi harus dilakukan secara konsisten oleh seluruh unsur karyawan kebun. Setiap individu memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahapan operasional berjalan optimal sehingga target produksi dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pemeliharaan Tanaman Menghasilkan (TM), khususnya pada kegiatan tunasan. Ia menilai bahwa pengelolaan tunasan yang disiplin dan terstruktur akan berdampak langsung terhadap kelancaran proses panen di lapangan.

“Pemeliharaan TM seperti tunasan harus dikawal dengan baik. Hal ini bertujuan untuk mempermudah kegiatan panen serta mengefektifkan penerapan premi progresif tunasan, yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas,” tegasnya.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada pengelolaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) sebagai fondasi utama produksi di masa mendatang. Budi Susilo menekankan pentingnya pelaksanaan kastrasi serta pengendalian hama dan penyakit secara disiplin dan berkelanjutan.

“Pemeliharaan TBM harus dikawal secara serius. Kegiatan kastrasi dan pengendalian hama penyakit harus dilaksanakan dengan disiplin agar pertumbuhan tanaman optimal dan periode menuju masa panen dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga :  Puluhan Peserta Ikuti Training CSO ISPS Code Bersama Port Academy

Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap implementasi standar operasional di lapangan, sekaligus mengidentifikasi area perbaikan yang perlu ditingkatkan oleh masing-masing unit. Diskusi antara manajemen dan tim kebun diharapkan mampu memperkuat pemahaman serta meningkatkan kualitas pelaksanaan kerja.

Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, penguatan disiplin operasional dan peningkatan kualitas pemeliharaan tanaman menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan.

Melalui kunjungan ini, PTPN IV Regional VII menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses produksi berjalan secara efektif dan efisien. Sinergi yang kuat antara manajemen dan seluruh karyawan kebun menjadi fondasi utama dalam mendorong pencapaian kinerja yang optimal.

Dengan pengawalan yang konsisten serta implementasi arahan yang tepat, PTPN IV Regional VII optimistis dapat terus meningkatkan produktivitas kebun dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target perusahaan secara keseluruhan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52