Fokus pada ESG, Bank Raya Optimalkan Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional - Koran Mandalika

Fokus pada ESG, Bank Raya Optimalkan Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) terus memperkuat strategi bisnis yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penyaluran pembiayaan UMKM, pengembangan inovasi digital, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) terus memperkuat strategi bisnis yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penyaluran pembiayaan UMKM, pengembangan inovasi digital, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Hingga sepanjang tahun 2025, total kredit usaha berkelanjutan Bank Raya tercatat mencapai Rp3,6 triliun atau setara 47,49% dari total portofolio kredit, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 41,69%. Pencapaian tersebut menunjukkan kontribusi aktif Bank Raya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan pembiayaan UMKM, transformasi layanan perbankan digital, dan implementasi ESG secara berkesinambungan.

Komitmen terhadap keberlanjutan juga menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan bisnis digital perseroan. Pada akhir 2025, Bank Raya membukukan digital saving sebesar Rp2,20 triliun atau tumbuh 66,7% secara tahunan (yoy). Sejalan dengan strategi green banking berbasis digital, Bank Raya turut memperkuat portofolio investasinya melalui kepemilikan green bond. Selain itu, perseroan terus mengedepankan praktik green banking baik dari sisi pembiayaan maupun operasional, di antaranya melalui penerapan kebijakan kredit yang lebih selektif terhadap sektor usaha ramah lingkungan, peningkatan efisiensi energi dan pemanfaatan sumber daya, serta pengelolaan dampak lingkungan dari aktivitas operasional perbankan secara lebih optimal.

Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia Bank Raya mengatakan, “Kami meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang berkualitas harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui penguatan pembiayaan UMKM, inovasi digital, serta implementasi prinsip ESG, Bank Raya berkomitmen untuk terus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” 

Dari sisi lingkungan, sepanjang 2025 Bank Raya berhasil menekan konsumsi listrik menjadi 748.156 kWh atau turun 40,41% dibandingkan tahun sebelumnya. Penggunaan air juga berhasil ditekan menjadi 5.599 m³ atau menurun 9,4% secara tahunan. Sebagai bentuk nyata program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada pilar lingkungan, Bank Raya meluncurkan Pantura Greenbelt Program melalui penanaman 3.500 bibit mangrove yang dikaitkan dengan transaksi keuangan nasabah di aplikasi Raya. Program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus berkontribusi pada penyerapan karbon hingga 28 tCO2 per tahun, yang nilainya akan terus meningkat seiring pertumbuhan pohon.

Baca Juga :  LindungiHutan Gelar Webinar Pemanfaatan Ekosistem Hutan dan Perairan untuk Mengatasi Perubahan Iklim Secara Berkelanjutan

Pada aspek sosial, Bank Raya terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi ESG, serta memperkuat perlindungan hak asasi manusia di lingkungan kerja. Komitmen terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui pelaksanaan lima program CSR di bidang sosial, ekonomi, lingkungan, serta hukum dan tata kelola yang realisasinya melampaui target perusahaan. Di samping itu, Bank Raya aktif menjalankan edukasi literasi keuangan melalui media sosial resmi perusahaan sebanyak 36 kali sepanjang tahun atau rata-rata tiga kali setiap bulan guna meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan.

“Kami akan terus memperkuat inisiatif ESG melalui efisiensi operasional, perluasan program penghijauan, peningkatan kapasitas SDM, serta edukasi literasi keuangan agar pertumbuhan Bank Raya berjalan seiring dengan keberlanjutan ekonomi dan sosial.” Tutup Danar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI
Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom
OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali, Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN
Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman
Bittime Merawat Komunitas Melalui Kampanye #FindBeagle di Coinfest Asia 2026
Flash Diskon QRIS neobank, Dapat Diskon Rp5.000 + Voucher Tagihan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:41

Sade Terbakar, Lelontar Kuno Bangkit dari Sisa Abu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:53

ITDC Perkuat Identitas The Mandalika melalui Mandalika Art & Culture Performance

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:24

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:04

Mandalika Makin Berisik, The Dudas Ikut Bilang: “Ini Luar Biasa”

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:57

Duta Lingkungan NTB Goes to School, Pelajar SMAN 1 Pringgarata Diajak Jadi Agen Perubahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:51

Tanah Pecatu Bukan Tanah Tak Bertuan: LIDIK NTB Desak Kejari Bongkar Klaim Aset Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:45

5 Kader Diduga Jadi Korban Penganiayaan, HMI Badko Nusra Desak UIN Mataram Ambil Tindakan Tegas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:44

Pol PP Tertibkan Lapak Pedagang di Leneng

Berita Terbaru

Daerah

Sade Terbakar, Lelontar Kuno Bangkit dari Sisa Abu

Senin, 24 Agu 2026 - 14:41