FURE: Inovasi Mahasiswa Surabaya Ubah Tutup Botol Plastik Jadi Furnitur Estetik dan Ramah Lingkungan - Koran Mandalika

FURE: Inovasi Mahasiswa Surabaya Ubah Tutup Botol Plastik Jadi Furnitur Estetik dan Ramah Lingkungan

Sabtu, 12 April 2025 - 06:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, 12 April 2025 – Di tengah meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan dan keberlanjutan, dua mahasiswa asal Surabaya, Dixon Marcello (CEO) dan Sulthan Atha M (COO), memperkenalkan FURE, sebuah inovasi yang mengubah cara kita memandang limbah plastik, khususnya dari tutup botol minuman kemasan.

Dari Tutup Botol Menjadi Furnitur Kokoh

FURE lahir dari keinginan untuk memberikan “nyawa kedua” bagi plastik yang kerap kali berakhir di tempat sampah atau mencemari lingkungan. Melalui proses yang sepenuhnya dilakukan secara mandiri, tutup botol plastik dikumpulkan, dipilah, lalu dilelehkan dalam suhu tinggi.

Setelah melalui proses “memasak”, lelehan plastik tersebut dipress hingga membentuk lembaran padat dengan ketebalan mencapai satu hingga dua sentimeter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaran ini kemudian diolah menjadi berbagai produk rumah tangga yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memikat secara visual. Warna-warni alami dari plastik yang digunakan justru menjadi daya tarik tersendiri—unik, tidak seragam, dan punya karakter.

Baca Juga :  KAI Ajak Semua Pihak Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang Demi Kebaikan Bersama

Dari proses ini, FURE melahirkan dua jenis produk utama: furnitur seperti kursi dan bangku kecil, serta dekorasi rumah seperti coaster (tatakan gelas), phone holder, dan hiasan dinding.

Kolaborasi Lokal dan Dampak Nyata

Image

Produk-produk ini telah digunakan di sejumlah kafe di Surabaya, hasil dari kolaborasi kreatif yang tidak hanya mempercantik interior, tetapi juga membawa pesan keberlanjutan langsung ke hadapan konsumen. Tak hanya itu, FURE juga telah bekerja sama dengan MAXY Academy, lembaga pengembangan talenta digital dan sosial, untuk menghadirkan program-program edukatif yang menyoroti pentingnya daur ulang berbasis inovasi.

Namun FURE tidak berhenti pada produk. Di balik setiap lembaran plastik padat yang mereka hasilkan, tersimpan visi besar untuk menciptakan ekosistem ekonomi sirkular.

Mereka juga menggandeng berbagai TPS (Tempat Pembuangan Sementara) serta pengepul plastik lokal untuk menggerakkan sistem pengumpulan dan pemilahan sampah plastik.

Baca Juga :  Halo Robotics Hadirkan Drone Talks @ The Mulia: Security, AI & Automation

Pendekatan ini tidak hanya memastikan pasokan bahan baku, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para pelaku di sektor informal yang selama ini berada di balik layar.

Menghidupkan Kembali Sampah Plastik: Visi dari FURE

Sulthan Atha dengan Bapak Sunaryo di TPS Kedung Baruk, Surabaya

Menurut Sulthan Atha, teknologi yang dikembangkan FURE bukan semata-mata soal proses produksi, tetapi tentang membangun sistem yang berkelanjutan dan berdampak sosial.

“Kami ingin menunjukkan bahwa plastik tidak selalu harus dibuang. Jika dipilah dan dikelola dengan benar, plastik bisa memiliki nilai baru, bahkan kehidupan kedua. Inilah bentuk kontribusi kecil kami untuk perubahan besar di masa depan,” ujarnya.

Melalui FURE, Dixon dan Sulthan menunjukkan bahwa kreativitas anak muda bisa menjadi kunci untuk menjawab tantangan lingkungan, sosial, dan ekonomi sekaligus. Mereka mengajak masyarakat untuk melihat bahwa sampah plastik bukan akhir dari cerita—melainkan awal dari sesuatu yang lebih bermakna.

Berita Terkait

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga
Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis
FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali
Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian
Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?
NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA
UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak
UPH Festival 2026 Bekali Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:02

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:02

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:02

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:02

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:02

NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:02

UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:02

UPH Festival 2026 Bekali Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:02

Google Perkuat Amunisi AI, Akuisisi Data Spirit Airlines Buka Peluang Baru

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

Rabu, 19 Agu 2026 - 18:02

Daerah

Pol PP Tertibkan Lapak Pedagang di Leneng

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:44