Genap Setahun Kepemimpinannya, Taruna Ikrar Dekatkan BPOM dengan Masyarakat - Koran Mandalika

Genap Setahun Kepemimpinannya, Taruna Ikrar Dekatkan BPOM dengan Masyarakat

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – 19 Agustus 2025, genap setahun kepemimpinannya di Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. Dr. Taruna Ikrar berkomitmen menyelamatkan nyawa dan masa depan generasi.

Lebih jauh, Taruna Ikrar membawa BPOM lebih dekat ke rakyat, lebih akrab dengan dunia akademik, dan lebih tegas dalam menindak mafia obat serta pangan berbahaya.

Menurutnya, kepemimpinan adalah ibadah. Setiap izin edar obat yang terbit, setiap produk makanan yang diawasi, hingga setiap peringatan publik yang disuarakan, adalah bagian dari ikhtiar menunaikan amanah menjaga kehidupan yang nilainya setara dengan menjaga seluruh umat manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memimpin BPOM adalah jalan pengabdian. Saya percaya, setiap butir kerja yang kita persembahkan akan bernilai ibadah jika diniatkan untuk melindungi rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Komdigi: Relasi Media dengan Instansi Harus Dipupuk

Salah satu gagasan inovasi penting di bawah kepemimpinannya adalah percepatan proses perizinan bagi pelaku usaha. Dengan memanfaatkan digitalisasi, integrasi data lintas sektor, serta efisiensi birokrasi, BPOM kini mampu memangkas waktu layanan izin edar tanpa mengorbankan kualitas pengawasan.

Langkah ini tidak hanya memberi kepastian hukum dan kemudahan bagi pelaku usaha, tetapi juga mempercepat hadirnya produk-produk aman dan bermutu ke tangan masyarakat.

“Regulasi tidak boleh menjadi penghambat, tetapi harus menjadi jembatan agar rakyat segera menikmati produk yang sehat, halal, dan berkualitas,” tutur Taruna Ikrar.

Dia menegaskan, mafia obat palsu, kosmetik ilegal, hingga pangan berbahaya adalah musuh bersama. Mereka bukan hanya merampas hak konsumen, tetapi juga mengancam kesehatan bahkan nyawa masyarakat. Karena itu, BPOM di bawah kepemimpinannya memperkuat operasi intelijen, memperluas jejaring pengawasan lintas daerah, hingga memperketat kerja sama dengan aparat penegak hukum.

Baca Juga :  5 Dampak Positif Berhubungan Badan di Bulan Puasa

“Tidak boleh ada ruang bagi mafia obat, kosmetik, dan pangan. Setiap produk yang beredar harus aman, bermutu, dan bermanfaat. Perlindungan rakyat adalah garis merah yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Dia menuturkan keberpihakan BPOM pada UMKM bukan hanya soal regulasi yang memudahkan, tetapi juga soal memberikan ruang hidup yang layak bagi jutaan keluarga.

“Ketika UMKM tumbuh, rakyat berdaya. Dan ketika rakyat sehat, bangsa ini kuat,” tuturnya. (*)

Berita Terkait

Dukung Migrasi Tenaga Kerja Tertib dan Aman, Pusat Informasi MOVE-ID Diluncurkan
Selamat, Rizki Hasmi Asal Montong Gamang Kopang Raih Penghargaan Penyuluh Terbaik Nasional
Diskusi Formen Lombok Tengah-JMSI Bali: Media Dituntut Kompetitif
Komdigi: Relasi Media dengan Instansi Harus Dipupuk
Gubernur NTB Terpilih Temui Presiden Prabowo, Lalu Iqbal Dapat Pesan Khusus
Johan Rosihan PKS Nilai Food Estate Buang-buang Anggaran
5 Dampak Positif Berhubungan Badan di Bulan Puasa
Investasi dengan Untung Pasti, Buya Yahya: Jauhi

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:42

Langsung Terjun Bersama Industri, Program Hotel Management BINUS University Berikan Pengalaman Table Manner dan Operasional Hotel di Le Meridien, Jakarta

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:10

KAI Divre III Palembang Pastikan Kesiapan Layanan Lebaran 2026 Melalui Rampcheck SPM Menyeluruh

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:10

Libur Panjang Imlek 2026: Ketepatan Waktu Capai 99%, KAI Daop 9 Jember Catat Kinerja Positif

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:36

Asia Memasuki Era Keemasan Olahraga Raket, Indonesia Muncul sebagai Pasar dengan Pertumbuhan Pesat

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:35

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:11

MLV Teknologi Bangun Command Center Canggih untuk Kementerian Koperasi dan UKM RI

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:49

KAI Services Gandeng King Power Traveler untuk Hadirkan Pengalaman Belanja di Perjalanan Kereta

Berita Terbaru