Genjot Ekonomi Sirkuler, MIND ID Bersama Masyarakat Ubah Sampah Menjadi Produk Bernilai - Koran Mandalika

Genjot Ekonomi Sirkuler, MIND ID Bersama Masyarakat Ubah Sampah Menjadi Produk Bernilai

Selasa, 30 September 2025 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID berkomitmen hadir bersama masyarakat menciptakan ekonomi sirkuler yang mengintegrasikan peningkatan nilai tambah bisnis dengan keseimbangan ekosistem di sekitar wilayah operasional.

Komitmen ini menjadi bagian dari upaya MIND ID bersama seluruh Anggota Grup dalam memperkuat fondasi masa depan Indonesia yang berkelanjutan.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menjelaskan bahwa masyarakat di daerah memiliki semangat besar untuk ikut berkontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi sirkuler.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MIND ID pun konsisten menghadirkan program pemberdayaan yang terintegrasi dengan rantai pasok operasional Grup, sehingga mampu memperkuat ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Ekonomi sirkuler adalah ekosistem peradaban masa depan. Kami akan konsisten mengajak semua kalangan untuk ikut mendukung program ini, sehingga dampak yang ditargetkan dapat tercapai,” ungkap Pria Utama.

Baca Juga :  Dari YIA ke Pusat Kota Yogyakarta, Kini Makin Mudah Naik KAI Bandara

Salah satu program yang terus dioptimalkan adalah Bank Sampah milik PT ANTAM Tbk, yang berhasil menggerakkan ribuan warga untuk memilah sampah dari rumah dan mengumpulkannya di titik pengumpulan terpusat.

Selama 2024, program ini telah menghasilkan 1.750 kilogram kompos yang berkontribusi terhadap pemulihan ekosistem lokal di sekitar area operasi perusahaan.

Sementara itu, PT Freeport Indonesia menginisiasi program Rumah Kompos di tiga desa, yakni Desa Manyar Sidorukun, Desa Manyarejo, dan Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Program ini menjadi solusi pengelolaan sampah organik sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat. Ratusan warga kini semakin sadar akan pentingnya mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi pertanian dan penghijauan lingkungan sekitar.

Di sisi lain, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) turut melibatkan masyarakat dalam pengolahan eceng gondok dari Bendungan PLTA Asahan menjadi pupuk dan kompos, serta memanfaatkan limbah kertas bekas menjadi produk bernilai tambah.

Baca Juga :  LRT Jabodebek Menjadi Ruang Tumbuh Anak Lewat Edutrain

Melalui rangkaian workshop, pendampingan, dan dukungan dari INALUM, puluhan masyarakat sekitar PLTA Asahan kini memiliki keterampilan baru dalam mengolah limbah, sekaligus mendukung upaya dekarbonisasi yang tengah digencarkan Pemerintah.

Melalui berbagai inisiatif ini, MIND ID memastikan bahwa upaya dalam pemberdayaan masyarakat tidak sekadar berbasis output, tetapi benar-benar mampu menghadirkan dampak yang besar bagi masyarakat dan penguatan fondasi bagi peradaban masa depan.

“Kami ingin hadir, bukan hanya sekadar penggerak bagi penciptaan nilai tambah dari sumber daya alam mineral Indonesia, tetapi juga terus menggerakkan masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan peradaban masa depan yang berkelanjutan,” katanya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02