Godrej Perkuat Investasi di Indonesia, Bidik Generasi Digital Lewat Produk yang Relevan dengan Kebutuhan Konsumen - Koran Mandalika

Godrej Perkuat Investasi di Indonesia, Bidik Generasi Digital Lewat Produk yang Relevan dengan Kebutuhan Konsumen

Senin, 13 Juli 2026 - 13:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Juli 2026 – Indonesia terus menjadi pasar strategis bagi perusahaan multinasional India, Godrej Consumer Products Limited (GCPL). Dengan pertumbuhan bisnis yang konsisten selama lebih dari satu dekade, Godrej kini semakin memperkuat komitmennya melalui peningkatan investasi, penguatan produksi lokal, hingga strategi pemasaran yang berfokus pada generasi digital.

Hal tersebut disampaikan oleh Rajesh Sethuraman, CEO Godrej Indonesia, dalam wawancara bersama Mercy Widjaja pada 9 Juli 2026. Menurutnya, Indonesia tidak hanya menjadi salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara, tetapi juga telah berkembang menjadi operasi terbesar kedua GCPL di luar India, sekaligus salah satu kontributor penting bagi pertumbuhan global perusahaan.

Didirikan di Mumbai pada tahun 1897, Godrej telah berevolusi dari produsen kunci mekanis menjadi salah satu konglomerasi terbesar di India. Melalui Godrej Consumer Products Limited (GCPL), perusahaan menghadirkan berbagai produk kebutuhan sehari-hari yang kini dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Godrej memasuki pasar Indonesia melalui proses akuisisi pada tahun 2010. Sejak saat itu, bisnis perusahaan telah berkembang hingga empat sampai lima kali lipat dibandingkan saat pertama kali beroperasi di Tanah Air.

“Kami terus bertumbuh karena fokus pada kebutuhan konsumen Indonesia. Produk yang kami kembangkan diproduksi secara lokal sehingga lebih relevan, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Rajesh Sethuraman.

Baca Juga :  Kudeungoe Sugata, Pemasok Biji Kakao Fermentasi, Raih Pendanaan Hibah untuk Perkuat Rantai Pasok Berkelanjutan

Saat ini sekitar 75 persen komponen produk Godrej telah menggunakan bahan baku lokal, melampaui ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Tingginya kandungan lokal tersebut membuat perusahaan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang di Indonesia, Godrej juga tengah menyelesaikan pembangunan fasilitas produksi baru di Kendal, Jawa Tengah, yang ditargetkan mulai beroperasi dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Pabrik tersebut akan memperkuat kapasitas produksi berbagai kategori produk rumah tangga, mulai dari obat nyamuk, pengharum ruangan, pembersih toilet, pembersih lantai, hingga produk perawatan bayi.

Fokus pada Kategori dengan Potensi Pertumbuhan Tinggi

Alih-alih bersaing di pasar yang sudah jenuh, Godrej memilih mengembangkan kategori produk yang masih memiliki ruang pertumbuhan besar atau under-indexed categories.

Strategi tersebut membuahkan hasil positif. Saat ini Godrej berhasil menjadi pemimpin pasar pada tiga kategori utama, yaitu baby wipes, pengharum ruangan, dan produk pengendali serangga rumah tangga. Ke depan, perusahaan juga akan memperluas portofolionya ke kategori pewarna rambut (hair color).

Menurut Rajesh, keberhasilan tersebut tidak hanya diukur melalui pertumbuhan penjualan, tetapi juga dari meningkatnya volume dan profitabilitas perusahaan yang menunjukkan semakin tingginya relevansi produk di mata konsumen Indonesia.

Indonesia Menjadi Prioritas Strategis

Bagi Godrej, Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi ekonomi digital terbesar di dunia.

Baca Juga :  Tokoplas Paylater: Solusi Pinjaman Modal Kerja dengan Bunga Kompetitif

Rajesh menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sekitar 300 juta penduduk dengan lebih dari 180 juta konsumen aktif berbelanja secara online, menjadikannya salah satu pasar e-commerce paling dinamis secara global.

Perubahan perilaku konsumen juga semakin dipengaruhi oleh dominasi Generasi Z dan Milenial, yang kini menjadi kelompok dengan daya beli terbesar.

“Internet telah menjadi titik pertama konsumen menemukan sebuah produk. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan rekomendasi keluarga atau orang terdekat, tetapi juga mencari inspirasi melalui media sosial,” jelasnya.

Masyarakat Indonesia diketahui menghabiskan sekitar tiga hingga enam jam setiap hari di media sosial. Kondisi tersebut membuat kehadiran merek di platform digital menjadi sama pentingnya dengan media konvensional seperti televisi maupun billboard.

Karena itu, Godrej terus memperkuat strategi pemasaran digitalnya melalui media sosial dan platform e-commerce guna memastikan produknya tetap relevan dengan gaya hidup konsumen masa kini.

Optimistis terhadap Masa Depan Indonesia

Dengan kombinasi produksi lokal yang kuat, investasi berkelanjutan, inovasi produk, serta strategi pemasaran berbasis digital, Godrej melihat Indonesia sebagai salah satu motor pertumbuhan terpenting bagi perusahaan secara global.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia sekaligus memperluas kontribusinya terhadap pertumbuhan industri manufaktur dan ekonomi digital nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02