Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026 - Koran Mandalika

Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Maret 2026. Dalam rangka memaknai bulan suci Ramadan 1447H/2026M, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) kembali menyelenggarakan program IPCC Berbagi Ramadan sebagai wujud nyata kepedulian sosial perseroan kepada masyarakat dan pekerja di sekitar wilayah operasional pelabuhan. Inisiatif ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan di momen Idul Fitri, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan IPCC dalam mempererat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar. Program ini merupakan refleksi konsistensi IPCC dalam mengimplementasikan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada penciptaan nilai sosial jangka panjang. Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko IPCC, Wing Megantoro, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi Ramadan telah menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang terintegrasi dengan strategi bisnis berkelanjutan.

“Sebagai entitas bisnis dilingkungan Pelindo Grup khususnya layanan terminal kendaraan terintegrasi terbesar di Indonesia, kami tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis dan operasional, tetapi juga berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui program Ramadan ini, IPCC menjalankan berbagai kegiatan sosial yang terbagi dalam tiga inisiatif utama, yaitu pembagian sembako, santunan, serta takjil, yang telah berlangsung selama dua minggu terakhir,” ujar Wing.

Baca Juga :  Emas Bertahan di Level $4.000, Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed Capai 80%

Sekretaris Perusahaan IPCC, Endah Dwi Liesly, menjelaskan bahwa program IPCC Berbagi Ramadan 2026 terdapat peningkatan dalam hal jumlah dan penerima yang disalurkan pada wilayah kerja perseroan. Secara detail meliputi tiga kegiatan utama, yaitu pembagian 700 paket takjil menjelang waktu berbuka puasa, penyaluran 550 paket sembako, serta santunan kepada 400 anak yatim berbagai yayasan, ex-Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) serta masyarakat sekitar wilayah kerja baik di Jakarta maupun beberapa terminal satelit. Selain itu, melalui program Mazizka IPCC yang mengelola dana infaq dan sedekah pekerja, santunan juga disalurkan kepada 50 anak yatim ex-pekerja IPCC baik office maupun operasional. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan secara serentak sebagai wujud kepedulian sosial perseroan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak hanya melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadan, IPCC juga terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial, lingkungan, pendidikan hingga pengembangan UMK sebagai bentuk kontribusi perseroan dalam membangun kemandirian serta keberlanjutan kehidupan yang berkesinambungan bagi kedua belah pihak,” ujar Endah.

Baca Juga :  Tingkatkan Potensi Bisnis, Peserta WEC Berjejaring dengan Berbagai Stakeholder

Penyaluran santunan kepada anak yatim menjadi salah satu momen yang penuh makna dalam rangkaian kegiatan ini. Melalui kegiatan tersebut, IPCC berupaya menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat nilai kepedulian sosial, serta membangun keterikatan yang harmonis antara IPCC dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Sejalan dengan semangat transformasi dan arah kebijakan Danantara sebagai ultimate shareholder, IPCC terus mendorong implementasi program TJSL yang tidak hanya bersifat filantropi, tetapi juga berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan (sustainable value creation). Hal ini tercermin dari upaya perseroan dalam memastikan bahwa setiap inisiatif sosial mampu memberikan dampak nyata, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta mendukung pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui program ini, IPCC menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis semata, tetapi juga dari kemampuan perseroan dalam menghadirkan manfaat yang luas, adil, dan berkesinambungan bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasionalnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan
Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115
Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan
Erajaya Manfaatkan Solusi Salesforce untuk Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Personal dan Terintegrasi bagi 18 Juta Pelanggan
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun
Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia
Faktor Utama yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Jumat, 10 April 2026 - 19:00

SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 16:00

Erajaya Manfaatkan Solusi Salesforce untuk Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Personal dan Terintegrasi bagi 18 Juta Pelanggan

Jumat, 10 April 2026 - 15:00

Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 15:00

Faktor Utama yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia

Jumat, 10 April 2026 - 14:00

KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

Berita Terbaru