Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati - Koran Mandalika

Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

Selasa, 14 April 2026 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, seiring tren naik yang masih terlihat cukup solid baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian menunjukkan bahwa momentum bullish belum mereda dan justru berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.

Secara teknikal, harga emas sebelumnya sempat mengalami fase koreksi ringan pada awal pekan. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena harga kembali bergerak naik dan berhasil menutup celah harga (gap) yang sempat terbentuk saat pembukaan pasar. Penutupan gap ini menjadi salah satu indikator penting bahwa pasar masih didominasi oleh minat beli, sekaligus menandakan bahwa tren utama masih berada dalam jalur kenaikan.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa fase koreksi yang terjadi sebelumnya lebih bersifat sementara dan tidak cukup kuat untuk mengubah arah tren secara keseluruhan. Dengan demikian, harga emas kini berpotensi kembali membentuk tren utama baru yang mengarah ke atas atau primary trend, yang biasanya ditandai dengan pergerakan harga yang lebih konsisten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.857. Level ini menjadi titik penting yang akan menentukan apakah harga mampu melanjutkan tren naik ke level yang lebih tinggi. Jika terjadi penembusan yang kuat di atas area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan akan semakin terbuka.

Baca Juga :  DAOP 6 Yogyakarta Catat Pertumbuhan 5% pada Penumpang KA Jarak Jauh di Periode Juli 2025

Lebih lanjut, apabila momentum bullish tetap terjaga, harga emas bahkan berpotensi mengarah ke level psikologis berikutnya di angka 5.000. Level ini dinilai sebagai target penting karena tidak hanya menjadi batas teknikal, tetapi juga memiliki arti khusus bagi pelaku pasar sebagai penanda level harga yang signifikan.

Dari sisi fundamental, penguatan harga emas turut didukung oleh meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Ketidakpastian global yang masih berlangsung, baik terkait kondisi ekonomi maupun dinamika geopolitik, membuat investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman untuk melindungi nilai aset mereka. Dalam situasi seperti ini, emas menjadi salah satu pilihan utama.

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat juga memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan emas. Pasar mulai melihat adanya peluang bahwa Federal Reserve akan mengambil pendekatan yang lebih longgar dalam kebijakannya. Kemungkinan penurunan suku bunga atau setidaknya penghentian kenaikan suku bunga menjadi faktor yang mendorong minat terhadap emas.

Dalam kondisi suku bunga yang lebih rendah, emas menjadi lebih menarik karena tidak bersaing secara langsung dengan instrumen yang memberikan imbal hasil. Hal ini membuat aliran dana berpotensi kembali masuk ke pasar emas.

Baca Juga :  BRI Finance Optimistis Genjot Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan di Tengah Dinamika Pasar

Di sisi lain, potensi pelemahan dolar Amerika Serikat juga menjadi katalis positif. Hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas membuat pelemahan dolar dapat membuka ruang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi. Ketika dolar melemah, emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan dapat meningkat.

Faktor tambahan yang turut memperkuat tren bullish adalah meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara. Langkah ini mencerminkan bahwa emas masih dianggap sebagai aset strategis untuk menjaga stabilitas cadangan devisa, sekaligus memberikan dukungan jangka panjang terhadap harga.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren kenaikan harga emas masih cukup kuat dan berpotensi berlanjut dalam waktu dekat. Selama tidak ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar, peluang untuk mencapai level yang lebih tinggi, termasuk area psikologis 5.000, tetap terbuka.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan dinamika global yang dapat memicu fluktuasi harga dalam jangka pendek. Dengan memahami level-level penting serta arah tren yang sedang berlangsung, investor diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah kondisi pasar yang terus berubah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02