Harga Emas (XAUUSD) Stabil di Atas Level $4.000 Ditopang Kekhawatiran Shutdown AS - Koran Mandalika

Harga Emas (XAUUSD) Stabil di Atas Level $4.000 Ditopang Kekhawatiran Shutdown AS

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 19:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas (XAUUSD) bertahan di atas $4.000. Pahami analisis dari HSB Investasi mengenai faktor yang menahan harga XAU/USD hari ini sebelum kamu ambil posisi trading.

Harga emas dunia (XAUUSD) menunjukkan ketahanan signifikan pada perdagangan hari ini, berhasil mempertahankan posisinya di atas level psikologis $4.000 per troy ounce.

Emas terpantau stabil di sekitar level $4.010 pada sesi Asia, didukung kuat oleh peningkatan permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi yang kompleks. Meskipun terjadi koreksi ringan, sentimen pasar masih menunjukkan bahwa investor belum siap meninggalkan emas.

Krisis Internal Amerika Serikat

Menurut analis pasar HSB Investasi, faktor pendorong utama di balik stabilnya harga emas adalah perkembangan domestik di Amerika Serikat, di antaranya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekhawatiran Government Shutdown: Penutupan pemerintahan AS yang kini memasuki hari kesembilan tanpa resolusi yang jelas telah memicu kecemasan pasar. Peringatan mengenai potensi terganggunya pembayaran bagi pegawai federal semakin menambah sentimen ketidakpastian, mendorong investor beralih ke emas.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Dukung Penutupan Perlintasan Tenjo Usai Peresmian Fly Over

Prospek Kebijakan Moneter Longgar The Fed: Sinyal dari bank sentral AS (The Fed) mengenai potensi dua kali lagi pemangkasan suku bunga setelah pemotongan pada bulan September memberikan dukungan struktural jangka menengah bagi emas. Suku bunga yang lebih rendah membuat aset non-imbal hasil seperti emas lebih menarik dibandingkan obligasi.

Potensi Kenaikan Terbatas

Meskipun pondasi safe haven kuat, kenaikan harga emas (XAU/USD) hari ini diperkirakan terbatas, didorong oleh dua faktor bearish:

Meredanya Ketegangan  Geopolitik: Pengumuman dari Presiden AS Donald Trump mengenai fase pertama kesepakatan damai antara Israel dan Hamas di Timur Tengah meredakan ketegangan global, yang secara tradisional mengurangi permintaan lindung nilai terhadap emas.

Baca Juga :  Federal Reserve Akui Kripto sebagai Bagian dari Sistem Keuangan AS

Kekuatan Dolar AS: Jika Dolar AS (USD) kembali menunjukkan penguatan signifikan, komoditas yang dihargai dalam mata uang dolar ini dapat menghadapi tekanan jual.

Outlook Pasar

Para trader dan analis pasar disarankan untuk terus memantau dinamika antara masalah internal AS (terutama perkembangan government shutdown) melawan meredanya ketegangan geopolitik. Keseimbangan faktor-faktor ini akan menjadi penentu utama arah pergerakan harga emas (XAUUSD) untuk sisa hari ini.

About HSB Investasi (PT Handal Semesta Berjangka)
HSB Investasi merupakan pialang atau broker resmi dan diawasi langsung oleh Badan Pengawas Perdagangan Komoditi (Bappebti) di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. HSB juga terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan anggota dari bursa ICDX, Lembaga Kliring ICH, dan asosiasi Aspebtindo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia
Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas
Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:17

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:13

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:40

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:53

Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:23

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:24

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Berita Terbaru