Holding Perkebunan Nusantara Terus Perkuat Daya Saing Global, Ekspor Kopi Ijen PalmCo Tembus AS dan Inggris - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Terus Perkuat Daya Saing Global, Ekspor Kopi Ijen PalmCo Tembus AS dan Inggris

Kamis, 30 April 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO — Kinerja ekspor kopi Indonesia pada awal 2026 menunjukkan tren positif. Salah satunya ditunjukkan oleh pengiriman kopi Arabika dari kawasan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, yang berhasil menembus pasar Amerika Serikat dan Inggris.

Melalui PTPN IV PalmCo, salah satu subholding PTPN III (Persero), tercatat lebih dari 50 ton kopi Arabika yang diproduksi Java Coffee Estate (JCE) diekspor ke dua negara tersebut dalam pengiriman awal tahun ini. Inggris menjadi tujuan utama dengan volume sekitar 36 ton, disusul Amerika Serikat sebesar 19,2 ton.

Secara nilai, ekspor ke Inggris tercatat mencapai lebih dari 280.000 dollar AS, sementara ke Amerika Serikat sekitar 151.000 dollar AS. Total nilai transaksi dari kedua pasar tersebut melampaui Rp 7 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, capaian ini menjadi indikator meningkatnya daya saing kopi Jawa di pasar internasional, khususnya pada segmen specialty coffee.

“Permintaan dari negara-negara maju menunjukkan bahwa kualitas kopi Arabika dari Ijen mampu memenuhi standar yang ketat, baik dari sisi rasa maupun konsistensi,”terang Jatmiko saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga :  Dogecoin Foundation: Pilar Utama di Balik Kesuksesan Dogecoin

Menurut dia, perusahaan kini tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume ekspor, tetapi juga membangun ekosistem bisnis kopi yang berkelanjutan dan bernilai tambah.

Upaya tersebut, lanjut Jatmiko, juga sejalan dengan penguatan identitas Bondowoso sebagai salah satu sentra kopi unggulan nasional. Pemerintah daerah setempat bahkan telah lama mengusung branding “Bondowoso Republik Kopi untuk memperluas pengakuan di pasar global.

Di sisi lain, peningkatan kinerja ekspor tidak lepas dari pembenahan di sektor hulu. Manajer Java Coffee Estate Hastudy Yunarko menjelaskan, perusahaan tengah menjalankan program peremajaan tanaman atau replanting untuk menjaga produktivitas kebun.

“Sebagian tanaman sudah memasuki usia tidak produktif, sehingga perlu diganti dengan bibit unggul yang tersertifikasi. Ini penting untuk menjaga kualitas sekaligus meningkatkan hasil panen ke depan,” kata Hastudy saat ditemui di kawasan Ijen.

Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga karakter rasa khas kopi Arabika Ijen-Bondowoso yang selama ini diminati pasar Eropa dan Amerika.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Dorong Transformasi Digital Inklusif Melalui Forum AI Connecting The Dots di Bandung

Selain peremajaan tanaman, perusahaan juga melakukan pembenahan praktik budidaya melalui penerapan *Good Agricultural Practices* (GAP), serta memperkuat sistem ketertelusuran produk (*traceability*). Hal ini menjadi tuntutan utama pasar global, terutama untuk segmen kopi premium.

“Pembeli saat ini tidak hanya melihat kualitas rasa, tetapi juga aspek keberlanjutan dan transparansi proses produksi,” ujarnya.

Modernisasi juga dilakukan pada tahap pascapanen, termasuk pengolahan dan penyimpanan biji kopi, guna menjaga mutu sebelum dikirim ke pasar ekspor.

Hastudy menilai, pengiriman ke Inggris dan Amerika Serikat pada awal tahun ini menjadi langkah awal untuk memperluas penetrasi pasar. Dengan dukungan program replanting dan optimalisasi kebun, perusahaan optimistis dapat meningkatkan volume ekspor ke berbagai negara tujuan lain sepanjang 2026. “Kami melihat peluang pasar masih terbuka lebar, terutama untuk kopi dengan kualitas premium dan karakter rasa yang kuat,” kata dia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day
Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026
Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%
Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional
Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara
KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”
Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan
Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:00

Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00

Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung

Berita Terbaru