IEF 2026: Logistik Jadi Tulang Punggung Perdagangan Digital - Koran Mandalika

IEF 2026: Logistik Jadi Tulang Punggung Perdagangan Digital

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi IEF Talks Panel 2 bertema “Delivering Digital Commerce: The Logistics Layer” berlangsung di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta, membahas bagaimana logistik harus bertransformasi untuk mendukung ekosistem digital berbasis ION.

Tanpa logistik kuat, e-commerce tak efektif

Keynote disampaikan oleh Ratnesh Verma (Founder & CEO, PIDGE). “Digital commerce hanya akan sekuat rantai logistiknya. Jika pengiriman mahal dan lambat, manfaat e-commerce tidak akan dirasakan UMKM,” tegas Ratnesh.

Ia juga menyoroti pentingnya sistem logistik terbuka. “ION memberi peluang bagi pemain logistik kecil untuk masuk ke rantai nilai digital yang sebelumnya didominasi perusahaan besar,” katanya.

Menyatukan pemain besar dan kecil

Panel dipandu oleh Shoeb Kagda (Co-Founder IEF) dengan panelis Guruprasad Deshpande (ZAAPKO), T. Koshy (ONDC), Alfons Tefa (Automa), dan Ratnesh Verma (PIDGE). Guruprasad menekankan standar interoperabilitas. “Kita butuh bahasa data yang sama agar semua pemain logistik bisa terhubung tanpa gesekan,” ujarnya.

“Tanpa standar terbuka, integrasi akan mahal dan lambat,” tambahnya.

T. Koshy menjelaskan pelajaran dari India melalui ONDC. “ONDC menunjukkan bahwa open network bisa menurunkan biaya logistik sekaligus meningkatkan persaingan sehat,” katanya.

Baca Juga :  Kementrian PU Membangun Bendungan Bagong Di Trenggalek Sebagai Penyangga Utama Pasukan Air Irigasi Untuk Ketahanan Pangan

“Indonesia memiliki peluang besar untuk mengadaptasi model ini sesuai konteks lokal,” jelas Koshy.

Alfons Tefa menyoroti tantangan Indonesia sebagai negara kepulauan. “Last-mile delivery di daerah terpencil adalah tantangan terbesar. Kita butuh solusi berbasis komunitas, bukan hanya perusahaan besar,” ujar Alfons.

“ION harus mendorong model kolaboratif yang melibatkan kurir lokal,” tambahnya.

Kesimpulan panel

Panel menegaskan bahwa logistik bukan sekadar layanan pendukung, melainkan infrastruktur inti ekonomi digital Indonesia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02