Inilah Semua yang Perlu Diketahui tentang World Liberty Financial (WLFI) - Koran Mandalika

Inilah Semua yang Perlu Diketahui tentang World Liberty Financial (WLFI)

Kamis, 23 Januari 2025 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

World Liberty Financial (WLFI) menjadi salah satu proyek yang mencuri perhatian di pasar kripto yang dinamis. Apalagi karena proyek ini mendapatkan dukungan langsung dari mantan Presiden AS, Donald Trump, dan keluarganya. 

Dengan visi memperkuat dominasi dolar AS di ruang keuangan terdesentralisasi (DeFi), proyek ini menawarkan pendekatan yang unik dan ambisius. Bagaimana pengaruh Trump terhadap proyek ini, dan apa yang membuat WLFI begitu menarik? Simak ulasannya di sini.

Apa Itu World Liberty Financial?

World Liberty Financial adalah proyek DeFi yang bertujuan memperkuat posisi dolar AS sebagai dasar keuangan global. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun mendapat dukungan dari keluarga Trump, proyek ini menegaskan bahwa mereka tidak terlibat langsung dalam tim pengembangan, melainkan berperan sebagai penasihat dengan alokasi 22,5 miliar token WLFI sebagai kompensasi. 

Proyek ini juga menegaskan sifatnya yang non-politis dan tidak terkait kampanye politik apa pun.

Apa Itu Token WLFI?

Token WLFI merupakan token tata kelola yang memungkinkan pemegangnya berpartisipasi dalam pengambilan keputusan komunitas.

Namun, token ini unik karena tidak memberikan hak ekonomi dan tidak dapat diperdagangkan setelah pembelian. Meskipun ada kemungkinan perubahan di masa depan, karakteristik ini menjadikan WLFI berbeda dari token tata kelola lainnya.

Baca Juga :  South Treasure Metland Cyber Puri, Pilihan Hunian untuk Pengalaman Luxury Living

Rincian Token WLFI

Total pasokan token World Liberty Financial (WLFI) ditetapkan sebesar 100 miliar token, dengan jaringan berbasis Ethereum (standar ERC-20). 

Distribusi token ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekosistem secara strategis. Sebanyak 35% dari total pasokan dialokasikan untuk penjualan token kepada publik. 

Kemudian, 32,5% ditujukan untuk insentif komunitas guna mendorong adopsi dan partisipasi pengguna.

Selain itu, 30% token diberikan kepada pendukung awal proyek sebagai bentuk apresiasi, sementara sisanya, yaitu 2,5%, disediakan untuk penasihat dan anggota tim yang terlibat dalam pengembangan proyek ini.

Penjualan Publik WLFI

Penjualan publik WLFI dimulai pada 15 Oktober 2024 di jaringan Ethereum. Sebanyak 20% dari total pasokan (20 miliar token) tersedia dalam penjualan ini dengan harga awal $0,015 per token. Hingga saat ini, sekitar 926 juta token telah terjual, menghasilkan pendapatan sekitar $14 juta.

Proses pembelian WLFI mengharuskan pengguna menyelesaikan KYC (verifikasi identitas), termasuk dokumen ID nasional dan pengenalan wajah. Namun, warga negara AS tidak diperbolehkan berpartisipasi dalam penjualan ini, meskipun proyek ini bertujuan untuk memperkuat dolar AS.

Baca Juga :  Menteri PU Targetkan 86 Sumur Bor di Daerah Terdampak Bencana Sumatera Rampung Sebelum Ramadan

Kesimpulan

World Liberty Financial adalah proyek DeFi inovatif yang membawa pendekatan baru dalam tata kelola token melalui WLFI. Dengan karakteristik unik seperti tidak dapat dipindahkan dan tanpa hak ekonomi langsung, WLFI memberikan konsep yang berbeda dari kebanyakan proyek kripto lainnya.

Jika kamu tertarik untuk investasi dan trading crypto, pastikan memilih platform yang aman dan terpercaya seperti Bittime. Sebagai aplikasi invest kripto terpercaya di Indonesia, Bittime menyediakan akses mudah untuk membeli dan menjelajahi berbagai aset kripto terbaru. 

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

AI Mulai Jadi Bagian dari Workflow Bisnis, Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas Digital Pelaku Usaha
Kick-off Upstream Youth Champs 2026 di IPB University Ajak Mahasiswa Gali Potensi dan Kenali Industri Hulu Migas
Talenta Mulia Resmi Perluas Layanan Konseling Psikolog Online Berstandar E-E-A-T untuk Atasi Krisis Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Korporat di Indonesia
Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi
Biaya Hidup Sebulan Rp3 Juta, Masih Bisa Nabung?
16ᵗʰ UOB Painting Of The Year Hadir Kembali di ASHTA
ITSEC Asia (IDX: CYBR) Ungkap Pola Ransomware yang Berkembang Sebelum Enkripsi Dimulai
PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Strategis dengan Petani melalui PSR Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:48

Pemprov NTB Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, PPID OPD Diminta Tingkatkan Layanan

Selasa, 29 September 2026 - 11:21

DPRD Loteng Koreksi Anggaran Jalan Sekolah Rakyat, Beda Pandangan dengan Pemkab

Selasa, 29 September 2026 - 06:27

Warga Mataram Terjebak Kerja Scammer di Myanmar, Disnakertrans NTB: Korban Aman

Senin, 28 September 2026 - 15:15

Karhutla Setampol Meluas, Tambah Daftar Kebakaran TNGR Sepanjang 2026

Minggu, 27 September 2026 - 07:09

Uma Lengge Jadi Ikon Paviliun NTB di KRIYANUSA 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 08:52

Perubahan APBD Loteng 2026 Disepakati, Pendapatan Daerah Naik Rp128 Miliar

Jumat, 25 September 2026 - 19:03

Hilirisasi Digenjot, Komoditas NTB Disiapkan Tembus Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 - 13:07

PMI Nonprosedural Jadi PR Besar NTB, Malaysia Paling Banyak

Berita Terbaru

Teknologi

Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:02

Teknologi

Biaya Hidup Sebulan Rp3 Juta, Masih Bisa Nabung?

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:02