Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), belum dapat memastikan jadwal pencairan insentif guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) di lingkungan Pemprov NTB.
Sekertaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) NTB, Muhammad Baihaki, mengatakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, belum menyerahkan data penerima insentif tersebut.
“Memang sudah ada pengajuan, cuma penetapannya siapa-siapa yang akan dapat kemudian kriterianya kalo endak salah, itu yang belum ada di teman-teman dikpora,” kata Baihaki, Kamis (29/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, lanjut Baihaki, pihaknya telah mengkoordinasikan hal itu dengan Dikpora NTB agar data penerima insentif tersebut diserahkan secepatnya.
“Sehingga teman-teman Perben mengkoordinasikannya dengan dikpora untuk segera dipercepat,” sambungnya.
Ia menuturkan insentif tersebut sudah dipastikan cair apabila semua persyaratannya telah dilengkapi.
“Begitu syaratnya udah lengkap tahap pencairannya, pasti akan kita cairkan,” tuturnya.
Dari semua guru PPPK PW di lingkungan Pemprov NTB, akan dilakukan pendataan kriteria sebagai penerima insentif.
“Sesuai dengan arahan pimpinan gitu. Nah endak ingat saya totalnya, guru PPPK PW banyak kita punya,” ujar Baihaki.
Baihaki menegaskan dana yang dialokasikan pemerintah daerah dipastikan aman. Dari insentif tersebut, masing-masing guru akan menerima uang sebesar Rp500 ribu.
“Tersedia (Anggaran). Karena kan dulu sebelum mereka jadi PW kan ada dapat dari BOS. Nah begitu menjadi PW aturan BOS-nya endak memungkinkan. Jadi cukup menurun tekompe teman-teman guru yang cukup lelah juga di sekolah. Jadi pak gub memberikan kebijakan, diberikan insentif lah ya,” pungkasnya. (dik)






