Tim SAR Cari Dokter yang Hilang di Lancing Gunakan Perahu Karet dan Drone - Koran Mandalika

Tim SAR Cari Dokter yang Hilang di Lancing Gunakan Perahu Karet dan Drone

Kamis, 18 April 2024 - 11:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Seorang warga Lombok Tengah hilang saat mancing ikan di perairan Pantai Lancing, Dusun Tampah, Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Rabu (17/4) sekitar pukul 15.00 Wita.

Informasi tersebut diterima Kantor SAR Mataram dari pihak keluarga. Korban atas nama Lalu Wisnu Aditya Wardana (27) asal Desa Kateng Pendem. Dia merupakan dokter.

Baca Juga :  Pilih Pemimpin Harus Lihat Rekam Jejak, F4 NTB Usulkan Abdul Hakim

“Sampan yang digunakan korban terbalik diterjang gelombang,” kata Lalu Wahyu Efendi Kepala Kantor SAR Mataram, Kamis (18/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, ibu Arida, anggota BPBD menyebutkan, ada tiga orang dalam perahu. Dua orang berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Tim dari Unit Siaga SAR Kuta Mandalika sudah kami kerahkan sejak kemarin,” tambahnya.

Baca Juga :  Sanksi Pidana Menanti Calo Jabatan, Gubernur NTB: Laporkan ke Kami

Pencarian menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) atau perahu karet. Hari ini (Kamis), Kantor SAR Mataram mengirimkan tambahan personil dan peralatan dengan harapan meningkatkan proses pencarian.

“Kami juga gunakan Drone untuk melakukan pencarian melalui udara,” tandasnya.

Turut melibatkan unsur dari TNI, Polri, BPBD, nelayan, warga setempat, pihak keluarga, dan lainnya. (*)

Berita Terkait

Betabeq Jadi Pembuka, ITDC Minta Doa Restu Sambut MotoGP Mandalika
Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target
Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja
Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan
MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”
Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal
DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026
NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02