Isu Penolakan Meresahkan, Blok Pujut Rapatkan Barisan Sukseskan MotoGP - Koran Mandalika

Isu Penolakan Meresahkan, Blok Pujut Rapatkan Barisan Sukseskan MotoGP

Sabtu, 20 September 2025 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Puluhan tokoh warga Kecamatan Pujut rapatkan barisan dengan menggelar konsolidasi persiapan MotoGP di Sirkuit Mandalika yang akan digelar pada 3 sampai 5 Oktober 2025.

Konsolidasi digelar salah satunya karena buntut mencuatnya oknum tak dikenal yang menyebar isu tolak MotoGP. Isu itu pun meresahkan bagi warga lingkar Mandalika..

Konsolidasi yang digelar di salah hotel Mandalika itu mengangkat tema MotoGP, Lombok, dan Peta Dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Blok Pujut, yakni Rata Wijaya menegaskan apabila ada yang protes event di Mandalika maka seharusnya orang Kecamatan Pujut atau lingkar Mandalika yang harus lebih dahulu protes.

“Karena kami paling terdampak. Di sisi lain (hadirnya Mandalika) panen berkah. Beri angin segar bagi adik kita untuk akses bursa kerja,” kata Rata, Sabtu (20/9).

Baca Juga :  Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Rata menjabarkan saat ini banyak warga Pujut mengisi posisi penting di Mandalika. Seperti halnya pimpinan hotel saat ini banyak dipegang putra putri Kecamatan Pujut.

Dia juga menegaskan komitmen Blok Pujut dalam menjaga marwah dan integritas. Rata mengungkapkan Blok Pujut tidak pernah utang dengan pihak manapun.

“Ke depan, kami berharap integritas sosial budaya dipandang siapa pun. Warga lokal tidak bisa dipandang remeh,” tegas Rata.

Sekjend Blok Pujut Sri Anom Putra Sanjaya mengungkapkan apabila ada pihak lain menolak event di Mandalika maka secara otomatis mengganggu rezeki.

“Mereka menolak sementara kita menunggu event. Kita sangat perlukan event. Kalaupun ada yang tidak sesuai, kita pakai cara yang baik dengan diskusi,” ucap Anom yang juga Ketua Karang Taruna Kecamatan Pujut.

Baca Juga :  Tarif Angkutan Antar Kota Masih Sama untuk Arus Balik Mudik

Ketua Umum Solidaritas Warga Intern Mandalika (SWIM), yakni Lalu Alamin menyatakan setuju Blok Pujut terus mempertahankan integritas.

Menurut Lalu Alamin, dinamika pembangunan di Mandalika memberi dampak psikologis yang unik.

Secara sosial ekonomi, jelas Lalu Alamin, dampak hadirnya Sirkuit Mandalika luar biasa sehingga wajar apabila masyarakat terusik dengan isu penolakan event.

“Ketika yang lain masih bermimpi, warga Mandalika sedang menikmati mimpi,” tutur Lalu Alamin.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Ketua Mandalika Hotel Association (MHA) Samsul Bahri, Kepala BLK Lombok Tengah Dedet Zhelthauzalam, Aktivis Senior Lalu Tajir Syahroni, dan Karang Taruna tiap Desa di Kecamatan Pujut. (wan)

 

Berita Terkait

Cegah Risiko Korupsi, Pokir yang Terindikasi Anomali Tidak Dapat Dilaksanakan
Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional
Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih
Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB
Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:10

Drama Kemenangan Tipis hingga Dominasi Tim Raksasa di Mandalika Festival of Speed

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:21

MGPA Dorong Potensi Pembalap Lokal NTB Kuasai Sirkuit Kebanggaan pada Ajang MFOS

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00

MFOS Round 4 × Kejurnas ITCR 2026: Persaingan Memanas, Dua Race Jadi Penentu Akhir Pekan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:57

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:01

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41

Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:41

Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14

Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit

Berita Terbaru

Teknologi

Kafe, Klinik, dan Showroom Butuh Ruang yang Tidak Sama

Senin, 19 Okt 2026 - 15:02