Jangan Lewatkan! Daop 7 Madiun Masih Sediakan Ribuan Tiket KA Keberangkatan Nataru - Koran Mandalika

Jangan Lewatkan! Daop 7 Madiun Masih Sediakan Ribuan Tiket KA Keberangkatan Nataru

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan bahwa hingga saat ini masih tersedia sisa tiket kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa sebanyak 9 persen atau 3.874 tempat duduk masih tersedia untuk keberangkatan pada periode 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Sisa tempat duduk tersebut berasal dari total kapasitas 43.704 tempat duduk dengan 72 perjalanan operasional Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) pada periode tersebut.

“Sebagian besar sisa tempat duduk masih tersedia di kelas eksekutif, namun demikian kelas ekonomi masih dapat diperoleh khususnya pada tanggal 31 Desember 2025,” ujar Tohari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun kereta api keberangkatan Daop 7 Madiun yang masih memiliki ketersediaan tempat duduk antara lain KA Madiun Jaya, KA Singasari, KA Brantas, KA Bangunkarta, serta KA Brantas Tambahan.

Data Pergerakan Penumpang Rabu, 24 Desember 2025

Baca Juga :  Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Pada hari ini, Rabu (24/12), KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 8.031 pelanggan berangkat (naik) dan 9.973 pelanggan tiba (turun) di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

Rincian penumpang naik di beberapa stasiun wilayah Daop 7 Madiun:

1. Madiun: 2.407 pelanggan

2. Kediri: 1.193 pelanggan

3. Jombang: 675 pelanggan

4. Tulungagung: 602 pelanggan

5. Blitar: 655 pelanggan

6. Kertosono: 501 pelanggan

7. Nganjuk: 524 pelanggan

8. Magetan: 384 pelanggan

9. Caruban: 197 pelanggan

10. Ngawi: 584 pelanggan

11. Papar: 88 pelanggan

12. Walikukun: 183 pelanggan

Rincian penumpang turun di beberapa stasiun wilayah Daop 7 Madiun:

1. Madiun: 3.470 pelanggan

2. Kediri: 1.230 pelanggan

3. Jombang: 788 pelanggan

4. Tulungagung: 870 pelanggan

5. Blitar: 789 pelanggan

6. Kertosono: 613 pelanggan

7. Nganjuk: 579 pelanggan

8. Magetan: 366 pelanggan

9. Caruban: 301 pelanggan

10. Ngawi: 561 pelanggan

11. Papar: 71 pelanggan

12. Walikukun: 280 pelanggan

Akumulasi Angkutan Nataru 2025/2026

Lebih lanjut Tohari menyampaikan, secara kumulatif sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, hingga hari ini KAI Daop 7 Madiun telah melayani:

Baca Juga :  Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

108.455 pelanggan berangkat (naik)

114.297 pelanggan tiba (turun)

Sementara itu, berdasarkan data penjualan tiket hingga hari ini, sebanyak 37.761 tempat duduk telah terjual untuk pelanggan yang berangkat dari stasiun-stasiun dan KA-KA wilayah Daop 7 Madiun. Jumlah tersebut setara dengan 58 persen dari total 65.565 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, dengan total 108 perjalanan KAJJ.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI agar dapat memilih jadwal dan kelas layanan sesuai kebutuhan. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan semakin melayani selama masa Angkutan Nataru,” tutup Tohari.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait perjalanan dan layanan kereta api, dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, atau media sosial @KAI121.

Tentang KAI Daop 7 Madiun
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026
MetScan V1: Pemindai Metana Berbasis Drone dengan TDLAS untuk Industri Migas
BINUS University @Semarang Gelar DIGINEXIA 2026 x Discovery Day, Kenalkan Dunia Perkuliahan Digital Sejak Dini
TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan
10 Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace
Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:18

Peluang Kuliah Makin Besar, Poltekpar Lombok Tambah Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:57

The Mandalika Tak Cuma Bikin Pembalap Juara, Kini Giliran Atlet NTB Bersinar

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:56

Mori Hanafi Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Pembalap NTB di Mandalika Racing Series

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:51

MRS 2026: Gian Muhammad Gibran Rebut Podium Pertama, Pembalap Lokal Unjuk Taji

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:12

20.000 Mangrove untuk Satu Misi: Menjaga Masa Depan The Mandalika

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:09

107 Starter Akan Beradu Kecepatan pada Kejurnas MRS Putaran ke-3

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05

KKN Angkatan 40 UMMAT Edukasi Warga Desa Lepak Timur Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:09

Lindungi Anak Sejak Kini, Bupati Pathul: Masa Depan Lombok Tengah Ada di Tangan Mereka

Berita Terbaru