BRI-MI Gandeng DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar - Koran Mandalika

BRI-MI Gandeng DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar

Senin, 14 Juli 2025 - 01:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggandeng PT Bank DBS Indonesia meluncurkan produk Reksa Dana Pasar Uang BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD). Produk reksa dana baru ini dirancang untuk memberikan alternatif investasi berdenominasi dolar Amerika Serikat (USD) yang stabil dan likuid bagi investor Indonesia.

JAKARTA – PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggandeng
PT Bank DBS Indonesia meluncurkan produk Reksa Dana Pasar Uang BRI Seruni
Likuid Dolar (BSLD). Produk reksa dana baru ini dirancang untuk memberikan
alternatif investasi berdenominasi dolar Amerika Serikat (USD) yang stabil dan
likuid bagi investor Indonesia.

Kehadiran produk BSLD ini memperluas ragam solusi investasi yang ditawarkan
BRI-MI, sekaligus menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan investor terhadap
instrumen jangka pendek berbasis mata uang asing yang dikelola secara
profesional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama BRI-MI, Tina Meilina, menjelaskan bahwa produk BSLD dirancang
sebagai solusi untuk pengelolaan dana jangka pendek dalam USD yang membutuhkan
fleksibilitas tinggi dan likuiditas optimal.

Baca Juga :  KAI Divre III Palembang Bekali Frontliner Pemahaman P3K Jelang Angkutan Lebaran 2026

“Kami melihat ada potensi besar di segmen ini, terutama dari investor
yang membutuhkan alternatif penempatan dana dalam USD dengan risiko terukur,”
ujar Tina, dalam keterangan resmi, Kamis (10/7/2025).

Adapun kehadiran Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD) juga menjadi
respons atas meningkatnya kebutuhan investor terhadap instrumen USD yang optimal
dan dikelola secara profesional.

Lebih lanjut, Tina menyampaikan bahwa kerja sama dengan Bank DBS Indonesia
bukan hanya soal strategis dan operasional, tetapi juga bagian dari komitmen
perusahaan terhadap tata kelola yang baik dan transparansi pengelolaan aset.

“Bank DBS Indonesia memiliki reputasi kuat di industri perbankan dan
layanan kustodian, dan kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat kepercayaan
investor terhadap produk BSLD ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD) sepenuhnya
berinvestasi pada instrumen pasar uang dan surat utang berdenominasi USD dengan
jangka waktu pendek di bawah satu tahun, serta peringkat layak investasi.
Produk ini tidak membebankan biaya pembelian maupun penjualan kembali,
menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mengutamakan fleksibilitas dan
efisiensi.

Baca Juga :  Siswi BINUS SCHOOL Simprug Terpilih sebagai Puteri Pelajar DKI 2026

Minat investor terhadap produk-produk berbasis USD terus menunjukkan tren
positif, seiring dengan dinamika nilai tukar dan kebutuhan korporasi maupun
individu untuk melakukan diversifikasi portofolio. Produk ini diharapkan dapat
menjadi penyeimbang portofolio, khususnya di tengah volatilitas pasar yang
masih cukup tinggi.

Bagi investor yang telah memiliki eksposur pada reksa dana saham maupun
obligasi dalam USD, Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar dapat menjadi pilihan
strategi diversifikasi tambahan yang menekankan pada likuiditas. Sementara bagi
pemilik dana yang baru memasuki instrumen berdenominasi USD, produk ini dapat
berfungsi sebagai pintu masuk yang mudah dan terjangkau.

Produk Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD) kini telah tersedia
melalui BRI Manajemen Investasi. Dalam waktu dekat, produk ini akan dapat
diakses melalui agen penjual reksa dana (APERD) yang bekerja sama dengan BRI
Manajemen Investasi.

Informasi lebih lengkap mengenai
prospektus dan kinerja produk tersedia di situs resmi perusahaan: www.bri-mi.co.id.

Berita Terkait

Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan
Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya
School of Design BINUS #2 di Indonesia: Diakui Langsung oleh Industri
Risiko Investasi Saham yang Perlu Dipahami Investor Pemula
Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama
Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:00

Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00

Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00

School of Design BINUS #2 di Indonesia: Diakui Langsung oleh Industri

Sabtu, 18 April 2026 - 07:00

Risiko Investasi Saham yang Perlu Dipahami Investor Pemula

Jumat, 17 April 2026 - 18:00

Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

Jumat, 17 April 2026 - 18:00

Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%

Jumat, 17 April 2026 - 17:00

PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

Jumat, 17 April 2026 - 17:00

Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Teknologi

Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya

Sabtu, 18 Apr 2026 - 08:00