Januari–November 2025, KAI Group Melayani 456.439.875 Pelanggan, Naik 8,2 Persen - Koran Mandalika

Januari–November 2025, KAI Group Melayani 456.439.875 Pelanggan, Naik 8,2 Persen

Jumat, 19 Desember 2025 - 22:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif sepanjang Januari–November 2025 dengan total 456.439.875 pelanggan, meningkat 8,2 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 sebanyak 421.813.515 pelanggan. Pertumbuhan ini menegaskan peran KAI Group sebagai penyedia layanan mobilitas yang aman, nyaman, dan semakin terintegrasi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan kepercayaan publik yang terus menguat.

“Peningkatan ini menggambarkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mobilitas harian, perjalanan antarkota, hingga wisata. Integrasi moda yang semakin kuat juga membuat perjalanan pelanggan lebih mudah dan efisien,” ujar Anne.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layanan yang dikelola KAI Wisata mencatat peningkatan tertinggi dengan 212.912 pelanggan, naik 60,44 persen dibanding tahun sebelumnya. Kereta Panoramic, Kereta Wisata, dan Luxury semakin diminati karena menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan, di mana pelanggan dapat menikmati panorama keindahan alam sepanjang rute.

Baca Juga :  Indonesia’s Skincare Market Continues to Thrive with Surge in Serum and Essence Sales

Layanan LRT Jabodebek tumbuh 38,23 persen dengan 26.113.546 pelanggan. Integrasi langsung dengan Commuter Line di simpul Dukuh Atas dan Cikoko mempermudah perpindahan menuju Stasiun Sudirman serta mempercepat mobilitas dari timur Jakarta ke pusat bisnis.

Pertumbuhan layanan juga tercermin pada KAI Bandara yang melayani 6.362.866 pelanggan (naik 22,72 persen) dan kereta Makassar–Parepare yang mencatat 285.458 pelanggan (naik 11,41 persen). Sementara itu, KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola KAI mencapai 50.152.625 pelanggan, meningkat 7,10 persen dibanding tahun lalu.

Pada layanan harian masyarakat urban, KAI Commuter tetap menjadi moda andalan masyarakat dengan 363.541.196 pelanggan, naik 6,56 persen. LRT Sumsel juga tumbuh 6,90 persen dan melayani 4.182.326 pelanggan. Untuk layanan Whoosh yang dikelola KCIC mencatat 5.588.946 pelanggan, naik 2,90 persen.

Baca Juga :  Strategi Menutup Biaya Pernikahan yang Melebihi Budget Awal

Anne menegaskan bahwa integrasi antarmoda menjadi kunci pertumbuhan tersebut. Selain koneksi LRT–Commuter Line, layanan KAI Group telah terhubung dengan berbagai moda lain seperti MRT Jakarta di kawasan Dukuh Atas. Integrasi Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta di Manggarai dan BNI City, serta konektivitas KA Jarak Jauh dengan Commuter Line di Pasar Senen, Jatinegara, dan Bekasi, memperluas kemudahan mobilitas pelanggan.

“Integrasi ini memperkuat aktivitas ekonomi, mempercepat arus mobilitas pekerja dan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan wisata di berbagai wilayah. KAI Group berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin terhubung dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tutup Anne.

Pertumbuhan pelanggan di seluruh layanan KAI Group mencerminkan peran strategis perusahaan dalam memperkuat konektivitas nasional, mendukung sektor usaha, dan membuka peluang ekonomi baru melalui ekosistem transportasi yang modern dan berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Portfolio Berkelanjutan, BRI Finance Tangkap Potensi Pertumbuhan EV
BRI Finance Perkuat Portofolio dan Pertumbuhan Bisnis Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah
Insider One, platform Agentic AI untuk otomatisasi interaksi pelanggan, resmi mengakuisisi Bluecore
Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

Bank Raya Gelar Lelang Raya Poin, Ajak Masyarakat Semakin Aktif Bertransaksi di Aplikasi Raya

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:00

Modal Usaha Jadi Bertambah, Cek Penawaran Dana Tunai BRI Finance Berikut Ini

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:56

Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

SAJIVA RESIDENCE APRESIASI DUKUNGAN PLN GUNUNG PUTRI DALAM MENDUKUNG KESIAPAN HUNIAN SUBSIDI SIAP HUNI DI CITEUREUP

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00

B2B Tech Asia Expo 2026 Siap Digelar di Jakarta: Satukan Raksasa Teknologi Global untuk Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi

Berita Terbaru