Koran Mandalika, Lombok Tengah – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lombok Tengah, memberikan tanggapan terkait berbagai masalah menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Lombok Tengah.
Kepala DPMD Loteng, Baiq Murniati, mengatakan pilkades merupakan proses demokrasi di tingkat desa dan tentu akan bersentuhan dengan masyarkat desa pula. Jadi, kata dia, akan rentan dengan masalah.
“Yang namanya pilkades ini kan karena langsung berhadapan dengan masyarkat di desa. Ya memang konflik horizontal itu sangat rentan untuk terjadi,” katanya, Kamis (8/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, lanjut dia, sejauh ini konflik yang terjadi dapat diselesaikan oleh tim pengawas kecamatan.
“Tapi alhamdulillah sejauh ini bisa diselesaikan di tim pengawas kecamatan,” lanjutnya.
Sejauh ini, kondisi menjelang pilkades terpantau kondusif dan berjalan sesuai tahapan. Untuk tahapan selanjutnya, masing-masing desa tengah melakukan perekrutan untuk KPPS.
“Insyaallah. Berjalan sesuai dengan tahapan. Saat ini sedang perekrutan KPPS di masing-masing desa,” tutur Murniati.
Terkait masalah yang terjadi di Desa Darek, Murniati menyampaikan masih dalam proses pemeriksaan data.
“Ya pemeriksaan. Pemeriksaan datanya,” ucap Murniati.
Murniati menjelaskan rata-rata keberatan yang dilayangkan berasal dari bakal calon (balon) yang tidak lolos sebagai calon kepala desa.
“Keberatan itu diajukan kan setelah ada hasil, pengumuman hasil yang lolos dan tidak lolos. Itu yang diajukan keberatan,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi konflik, pihaknya terus berkoodinasi dengan tim pengawas serta pihak kemanan.
“Tetap kita aktif rapat koordinasi dengan teman-teman tim pengawas dan pihak keamanan. Dari awal juga tetap kita mengimbau untuk menjaga kondisi situasi. Kan ini pesta demokrasi di desa, tentu harus dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya. (dik)






