Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika - Koran Mandalika

Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika

Koran Mandalika, Mataram – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menanggapi banyaknya Penerangan Jalan Umum (PJU) mati di Bypass Mandalika.

Kepala Dishub NTB, Ervan Anwar, mengatakan lampu jalan tersebut bukan milik pemerintah provinsi.

“Kita belum ada yang rusak (PJU),” kata Ervan, Rabu (13/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dirinya telah bersurat ke sejumlah pihak terkait agar segera diambil tindakan.

Baca Juga :  Menunjang Pertanian, Irigasi Tua di NTB Segera Direvitalisasi Kementerian PU

“Jadi kemarin kita sudah bersurat. Karena di sana kan ada dari BPTD, ada dari BPJN, ada juga Lombok Barat kan. Kita sudah surati untuk memperbaiki yang mati, mengganti yang rusak,” ucapnya.

Dia membenarkan bahwa memang ada PJU yang rusak bahkan hilang.

“Ada yang rusak ada yang hilang. Sekarang kan kawan-kawan ini terbatas anggarannya juga kan dari kementerian,” bebernya.

Selanjutnya, Ervan menjelaskan jumlah PJU baru milik pemerintah provinsi sebanyak 447 dan tersebar di sejumlah titik di kawasan Mandalika termasuk di Sirkuit.

Baca Juga :  Bank NTB Syariah Perkuat Likuiditas Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Rumah melalui ISEF 2026

“447 sama sirkuit jumlah PJU yang baru, yang tahun kemarin kan,” jelasnya.

Ervan menuturkan jika dihitung, kebutuhan anggaran untuk PJU provinsi diperkirakan mencapai Rp 2 Triliun.

“Kalau dilihat jalan provinsi sepanjang seribu empat ratusan ya 1,2 triliun sampai 2 triliunan lah (kebutuhan anggaran),” tuturnya. (dik)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini
DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri
Perluas Ekosistem Transaksi Digital, Bank NTB Syariah Dekatkan Layanan Perbankan kepada Masyarakat Dompu

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 08:02

Bank Mandiri Taspen Ajak Nasabah Pensiunan Hidup Sehat dan Aktif Melalui Program Mantap Bergerak di Ngawi

Minggu, 1 November 2026 - 04:02

DARI PANGGUNG MODEL KE LAYAR LEBAR: TASYA, REMAJA TULI BERPRESTASI YANG MENEMBUS DUNIA PERFILMAN

Minggu, 1 November 2026 - 00:02

Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

Mitra10 Kini Hadir di MERR Surabaya, Perluas Akses Kebutuhan Renovasi Rumah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

Antisipasi Penyebaran Nyamuk, LRT Jabodebek Lakukan Fogging di Sejumlah Area Operasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02

Hobi Baru, Pengeluaran Baru: Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Bisa Menikmati Hidup

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02

ASHTA DISTRICT 8 Perluas Pengalaman Seni bersama Ganara Art Space

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:02

Beda Meterai Tempel dan e-Meterai yang Masih Sering Dikira Sama

Berita Terbaru