KAI Lakukan Migrasi Sistem Pemesanan Online, Seluruh Channel Pemesanan Online Tidak Dapat Diakses pada Rabu, 21 Januari 2026 Pukul 00.00–04.00 WIB - Koran Mandalika

KAI Lakukan Migrasi Sistem Pemesanan Online, Seluruh Channel Pemesanan Online Tidak Dapat Diakses pada Rabu, 21 Januari 2026 Pukul 00.00–04.00 WIB

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Langkah ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal (KAI & KAI Commuter), guna memastikan keandalan layanan menjelang masa Angkutan Lebaran.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa peningkatan infrastruktur ini dilakukan untuk memastikan seluruh kanal pemesanan tiket memiliki performa yang stabil dan responsif, terutama saat menghadapi lonjakan transaksi yang sangat tinggi, seperti pada masa pemesanan tiket Lebaran nanti.

“Kami melakukan migrasi ke infrastruktur sistem yang lebih modern agar seluruh kanal pemesanan, baik aplikasi Access by KAI maupun mitra penjualan lainnya memiliki kemampuan menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time. Hal ini sangat penting agar masyarakat dapat memesan tiket mudik dengan lebih lancar tanpa kendala teknis,” ujar Kuswardojo.

Selama proses migrasi yang berlangsung empat jam tersebut, seluruh layanan pemesanan, pembayaran, hingga pembatalan tiket secara online melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, serta kanal eksternal/mitra resmi lainnya tidak dapat diakses sementara.

Kuswardojo menyampaikan bahwa mengingat tetap adanya aktivitas perjalanan kereta api pada jam tersebut, KAI memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan melalui langkah-langkah berikut:

1. Pelayanan Tiket di Stasiun: Bagi calon penumpang yang ingin membeli tiket secara mendadak (go-show) atau melakukan transaksi darurat, pelayanan tetap dialihkan secara manual melalui loket stasiun (offline).

2. Proses Boarding: Operasional keberangkatan dan kepulangan penumpang tetap berjalan sesuai jadwal. Petugas telah menyiapkan manifest penumpang secara manual untuk memastikan proses boarding di stasiun tidak terganggu.

3. Waktu Pemeliharaan: Pemilihan waktu dini hari dilakukan dengan pertimbangan trafik transaksi yang paling rendah, sehingga dampak terhadap calon penumpang dapat diminimalisir.

4. ⁠Penyimpanan Tiket: Penumpang yang berangkat pada periode migrasi diimbau menyimpan screenshot tiket/kode booking dari aplikasi atau mengecek kode booking di email untuk memperlancar proses boarding.

Baca Juga :  Dana Tunai Jelang Akhir Pekan, BRI Finance Solusinya

KAI menegaskan bahwa seluruh data pelanggan dan riwayat transaksi dipastikan tetap aman selama proses transisi berlangsung. Perencanaan matang dan pengujian berlapis telah dilakukan untuk memastikan sistem kembali beroperasi normal tepat pada pukul 04.00 WIB.

“Kami memohon dukungan dan kerja sama pelanggan agar dapat mengatur kembali waktu transaksi tiketnya selama kegiatan ini berlangsung. Peningkatan sistem ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan Lebaran dengan aman dan nyaman,” tutup Kuswardojo.

Tentang Daop 2 Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PT RPN, Entitas PTPN Group bersama BPDP Dukung Pengembangan UMKM melalui Workshop Pangan Sehat Berbasis Minyak Sawit
Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula
Warisan yang Terus Berevolusi: HERITAGE REIMAGINED di ASHTA District 8
Rayakan HUT ke-81 Indonesia: Panduan Long Weekend & Destinasi Pilihan
Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat
Diversifikasi Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut hingga Akhir 2026
Dua Hari Menuju Penutupan GIIAS 2026, Sudah Siap Wujudkan Mobil Impian Bersama BRI Finance Belum?
Tren Home Improvement Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Hunian Lebih Nyaman

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:02

PT RPN, Entitas PTPN Group bersama BPDP Dukung Pengembangan UMKM melalui Workshop Pangan Sehat Berbasis Minyak Sawit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:02

Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:02

Warisan yang Terus Berevolusi: HERITAGE REIMAGINED di ASHTA District 8

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:02

Rayakan HUT ke-81 Indonesia: Panduan Long Weekend & Destinasi Pilihan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:02

Diversifikasi Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut hingga Akhir 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:02

Dua Hari Menuju Penutupan GIIAS 2026, Sudah Siap Wujudkan Mobil Impian Bersama BRI Finance Belum?

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:02

Tren Home Improvement Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Hunian Lebih Nyaman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:02

Smart Salary Perkuat Posisi sebagai Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara melalui DTI-Cx 2026

Berita Terbaru