Kapolda NTT Resmikan MI Al-Hidayah, Wujudkan Ruang Belajar Layak bagi Anak Pulau Kukusan - Koran Mandalika

Kapolda NTT Resmikan MI Al-Hidayah, Wujudkan Ruang Belajar Layak bagi Anak Pulau Kukusan

Kamis, 3 September 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda NTT Resmikan MI Al-Hidayah, Wujudkan Ruang Belajar Layak bagi Anak Pulau Kukusan

NTT, 3 September
2026 –
Dulu, sebagian anak-anak di Pulau Kukusan harus
belajar di bawah pohon karena keterbatasan ruang kelas. Kini, mereka dapat
kembali belajar di ruang yang lebih layak. Kondisi tersebut berubah setelah
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., meresmikan revitalisasi
MI Al-Hidayah sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat dan
tenaga pendidik terdampak gempa bumi Flores, Selasa (1/9/2026).

Untuk mencapai Pulau Kukusan, perjalanan harus ditempuh
menggunakan kapal dengan akses yang cukup terbatas. Letaknya yang berada jauh
dari pusat aktivitas membuat perjalanan menuju pulau ini membutuhkan waktu dan
upaya lebih. Di tengah kondisi tersebut, Kapolda NTT hadir langsung di tengah
masyarakat Kukusan untuk melihat kondisi warga dan sekolah yang selama ini
menjalani aktivitas dengan berbagai keterbatasan.

Revitalisasi yang dilakukan Direktorat Polairud Polda NTT
pada Juni 2026 mencakup perbaikan dua ruang kelas. Dari sebelumnya hanya
memiliki dua ruang yang dapat digunakan, kini kegiatan belajar mengajar dapat
berlangsung di empat ruang kelas. Bagi 46 siswa MI Al-Hidayah, perubahan
tersebut memberikan ruang belajar yang lebih nyaman untuk mengikuti pelajaran
dan mengejar cita-cita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda NTT, Irjen
Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si,
mengatakan, “Saat melihat langsung kondisi sekolah dan perjuangan para
pendidik di Pulau Kukusan, saya merasa prihatin sekaligus mengapresiasi
semangat mereka yang tetap bertahan memberikan pendidikan di tengah
keterbatasan. Ternyata masih ada sekolah di wilayah NTT yang membutuhkan
perhatian dan dukungan kita bersama. Saya berharap bantuan ini dapat membuat
anak-anak belajar lebih nyaman dan para pendidik terus semangat mendampingi
mereka meraih cita-cita.”

Baca Juga :  Bitcoin Berpeluang Tembus $97.000? Ini Level yang Jadi Penentu BTC Minggu Ini

Apa yang disampaikan Kapolda NTT juga menggambarkan
keseharian yang dijalani pihak sekolah. Kepala MI Al-Hidayah, Husen,
mengatakan, “Perjuangan menyelenggarakan pendidikan di Pulau Kukusan memang
tidak mudah. Dulu sebelum direnovasi pada Juni 2026 oleh Direktorat Polairud
Polda NTT, hanya dua ruangan yang bisa digunakan untuk belajar. Sebagian siswa
harus belajar di bawah pohon dan kegiatan belajar juga sering terganggu oleh
kambing. Meski begitu, kami tetap berusaha memberikan pendidikan terbaik agar
anak-anak di sini bisa terus belajar dan meraih cita-cita.”

MI Al-Hidayah yang
berdiri sejak 2001 merupakan satu-satunya lembaga pendidikan di Pulau Kukusan.
Sekolah tersebut kini didukung empat orang tenaga guru yang mendampingi 46
siswa. Dengan fasilitas yang telah diperbaiki, kegiatan belajar mengajar
diharapkan dapat berlangsung lebih baik sekaligus mendukung para guru dalam
menjalankan proses pendidikan.

Selain revitalisasi
sekolah, kunjungan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan bagi
masyarakat dan tenaga pendidik. Polda NTT membawa sembako, susu, mainan anak,
serta perlengkapan sekolah. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian
kepada warga Pulau Kukusan yang masih menjalani proses pemulihan setelah
terdampak gempa bumi Flores. Pemulihan juga menyasar kondisi psikologis
anak-anak melalui kegiatan trauma healing untuk membantu mengurangi rasa takut
dan kecemasan setelah bencana.

Baca Juga :  Tetap Siaga! Ini yang Perlu Disiapkan agar Rumah Tetap Nyaman

Kehadiran Kapolda NTT
bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko, Wakapolda NTT
Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., sejumlah Pejabat Utama Polda NTT, dan
Kapolres Manggarai Barat menunjukkan bahwa pelayanan Polri tidak berhenti di
pusat kota. Hingga ke pulau dengan akses terbatas, Polri berupaya hadir melalui
pendidikan, bantuan kemanusiaan, dan pemulihan psikologis anak-anak.

Dari Pulau Kukusan, revitalisasi dua ruang kelas menjadi
bukti bahwa harapan bisa tumbuh di mana saja. Anak-anak yang sebelumnya belajar
di bawah pohon kini memiliki ruang yang lebih nyaman untuk belajar dan mengejar
cita-cita. Bagi Polri, melindungi juga berarti hadir dan memastikan masyarakat
di pelosok tetap diperhatikan. Bencana boleh datang, tetapi harapan tidak boleh
ikut hilang. Semangat Polri untuk Masyarakat terus diwujudkan melalui
kepedulian dan pelayanan hingga ke pelosok NTT. Polda NTT Penuh Kasih, Dari
Timur Menguatkan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

India Siapkan Rp5,39 Triliun untuk Perkuat Industri Pengolahan Mineral Kritis
Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India
Siswa Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung Tembus Akmil dan Bintara TNI AD 2026
Tips Tidur Nyenyak Selama Mengalami Gejala PMS (Menstruasi)
Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto
Bank Mandiri Taspen Jalin Kerja Sama dengan KSPPS Sena Putra Mandiri, Perkuat Sinergi Layanan Perbankan
Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan
Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:02

India Siapkan Rp5,39 Triliun untuk Perkuat Industri Pengolahan Mineral Kritis

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Siswa Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung Tembus Akmil dan Bintara TNI AD 2026

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

Tips Tidur Nyenyak Selama Mengalami Gejala PMS (Menstruasi)

Rabu, 4 November 2026 - 19:02

Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto

Rabu, 4 November 2026 - 18:02

Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan

Rabu, 4 November 2026 - 18:02

Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”

Rabu, 4 November 2026 - 17:02

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek

Berita Terbaru