Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Tanah Abang, Jakarta, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik - Koran Mandalika

Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Tanah Abang, Jakarta, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

Kamis, 28 November 2024 - 10:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah kebakaran besar terjadi di kawasan padat penduduk Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis dini hari. Kebakaran ini diduga disebabkan oleh arus pendek listrik (korsleting), yang menghanguskan beberapa rumah dan menimbulkan kerugian besar.

Kronologi Kebakaran di Tanah Abang

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.40 WIB di Jalan Administrasi II, Petamburan, Tanah Abang. Kepala Suku Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal, menyatakan bahwa api pertama kali terlihat di lantai dua rumah milik warga bernama Bapak Ferdi. Salah satu warga yang melihat api langsung melapor ke petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik, yang mengakibatkan api cepat membesar di area rumah yang padat penduduk. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses Pemadaman Kebakaran

Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 02.45 WIB, dan mulai bekerja segera setelahnya. Sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran dan 110 petugas dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah bekerja keras, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.13 WIB. Kebakaran ini menghanguskan area seluas 270 meter persegi.

Kebakaran ini berdampak pada 15 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 80 orang yang tinggal di rumah tersebut. Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp379 juta.

Gangguan pada Perjalanan Kereta Api

Kebakaran yang terjadi dekat dengan jalur kereta api antara Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang sempat mengganggu perjalanan kereta api. Beberapa kereta terhambat karena lokasi kebakaran yang sangat dekat dengan jalur kereta. Namun, setelah pemadaman selesai, perjalanan kereta api dapat dilanjutkan meskipun dengan kecepatan terbatas.

Baca Juga :  Kedutaan Besar India Dukung Penuh Pemuda 19 Tahun yang Mengayuh Sepeda Melintasi 20 Negara Demi Menyuarakan “Selamatkan Tanah”

Pentingnya Pengawasan Listrik di Kawasan Padat Penduduk

Kebakaran ini mengingatkan kita semua akan pentingnya memeriksa instalasi listrik secara rutin, terutama di kawasan yang padat penduduk seperti Tanah Abang. Korsleting listrik adalah penyebab utama kebakaran di banyak rumah, dan risiko ini semakin tinggi jika perawatan instalasi listrik tidak dilakukan dengan baik.

Oleh karena itu, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kelistrikan di rumah masing-masing. Pemerintah juga berencana untuk meningkatkan edukasi keselamatan kebakaran agar warga semakin sadar akan pentingnya langkah pencegahan kebakaran.

Rekomendasi Alat Pemadam Kebakaran untuk Keamanan Rumah

Image

Untuk meningkatkan keamanan di rumah, terutama di daerah padat penduduk seperti Tanah Abang, memiliki alat pemadam api ringan (APAR) adalah langkah preventif yang sangat penting. Salah satu produk yang dapat dipertimbangkan adalah evomab APAR 3KG / 5KG Dry Chemical Powder.

Image

Keunggulan evomab APAR
Tersertifikasi dan Lulus Uji Pemadam Kebakaran: Alat ini sudah teruji untuk memadamkan api.
Waktu Semprot 15 Detik: Memberikan cukup waktu untuk memadamkan api sebelum meluas.
Jarak Semprot 3-12 Meter: Memungkinkan pemadaman api dari jarak yang aman.
Mudah Digunakan: Didesain agar siapa saja bisa menggunakannya dengan mudah.
Indikator Tekanan: Memudahkan pengecekan kondisi alat.
Dapat Diisi Ulang: APAR ini bisa diisi ulang sehingga lebih hemat.

Baca Juga :  Antisipasi Kepadatan Akses ke Gambir, KAI Daop 1 Terapkan Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara

Image

Kategori Kelas Pemadam
Kelas A: Untuk benda padat seperti kayu, kertas, kain, plastik, dll.
Kelas B: Untuk benda cair seperti bensin, solar, cat, dan tinner.
•Kelas C: Untuk perangkat elektronik seperti peralatan rumah tangga, kabel, dan perangkat listrik.

Image

Paket yang Tersedia
1. Tabung APAR + Foam + Nitrogen
2. Pressure Gate
3. Selang Dalam dan Luar
4. Belt dan Leher Tabung
5. Fire Extinguisher Holder
6. Safety Tag
7. Keterangan Refill

Peringatan:
APAR ini hanya dapat dikirim melalui layanan Anteraja Sameday atau GOJEK/Grab Instant. Masa kedaluwarsa produk ini adalah 2 tahun, karena setelah itu bubuk pemadam dapat berubah menjadi padat dan kurang efektif.

Langkah-langkah Pencegahan Kebakaran

Untuk mencegah kebakaran serupa di masa depan, pemerintah akan memperkuat program pencegahan kebakaran dengan meningkatkan pemeliharaan instalasi listrik di kawasan padat penduduk dan memberikan pelatihan keselamatan kepada warga.

Diharapkan dengan adanya perhatian lebih terhadap keselamatan kelistrikan dan upaya preventif, kejadian seperti yang terjadi di Tanah Abang dapat dihindari. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan selalu memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah mereka agar tidak terjadi kecelakaan yang merugikan.

Berita Terkait

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?
Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau
Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026
KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto
Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga
60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru