Kemampuan Bahasa Inggris Anak Indonesia Masih Menjadi Tantangan, Pendekatan Pembelajaran Dinilai Perlu Berubah - Koran Mandalika

Kemampuan Bahasa Inggris Anak Indonesia Masih Menjadi Tantangan, Pendekatan Pembelajaran Dinilai Perlu Berubah

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan data Talentics.id, sekitar 90% pencari kerja yang mengikuti asesmen bahasa Inggris masih berada pada level B1 atau lebih rendah. Menjawab tantangan tersebut, LEAP English & Digital menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris yang disesuaikan dengan perkembangan peserta didik serta dipadukan dengan pengembangan keterampilan abad ke-21 untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan global.

Kemampuan bahasa Inggris masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja global. Meskipun mata pelajaran bahasa Inggris telah menjadi bagian dari kurikulum pendidikan, kemampuan komunikasi para calon tenaga kerja dinilai masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Berdasarkan artikel yang dipublikasikan Talentics.id, sekitar 90 persen dari lebih dari 12.000 pencari kerja yang mengikuti asesmen kemampuan bahasa Inggris berada pada level B1 atau bahkan lebih rendah berdasarkan standar Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Temuan tersebut menunjukkan bahwa masih banyak lulusan yang belum memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai untuk memenuhi tuntutan dunia kerja global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut mendorong pentingnya pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga menyesuaikan proses belajar dengan perkembangan psikologis anak agar kemampuan berbahasa dapat dibangun sejak dini secara lebih efektif.

Baca Juga :  KAI Daop 6 Yogyakarta dan Kodim 0731/Kulon Progo Wujudkan Kolaborasi Strategis untuk Lingkungan dan Ekonomi Hijau Melalui Program Penanaman Pohon Buah

Menjawab kebutuhan tersebut, LEAP English & Digital menghadirkan pendekatan pembelajaran yang dirancang sesuai tahapan perkembangan peserta didik. Lembaga kursus bahasa Inggris yang berlokasi di Surabaya Timur ini mengembangkan kurikulum yang menyesuaikan metode belajar dengan karakteristik usia siswa sehingga proses belajar berlangsung lebih alami, menyenangkan, dan efektif.

Pada jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah dasar, pembelajaran dikemas melalui pendekatan fun learning berbasis aktivitas dan media visual interaktif. Metode ini dirancang untuk memanfaatkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan dunia bermain anak sehingga mereka dapat mempelajari bahasa Inggris tanpa merasa terbebani.

Sementara itu, bagi siswa tingkat sekolah menengah hingga peserta homeschooling, materi pembelajaran dikembangkan menjadi lebih analitis, kritis, dan terstruktur. Pendekatan ini bertujuan mempersiapkan peserta didik menghadapi kebutuhan akademik sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi yang dibutuhkan di dunia profesional.

Selain materi yang disesuaikan dengan usia, LEAP juga membangun lingkungan belajar yang kolaboratif. Melalui diskusi kelompok dan berbagai aktivitas interaktif, peserta didik didorong untuk berani berkomunikasi, bekerja sama, serta membangun kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris di situasi nyata.

Pendekatan tersebut didukung oleh tiga nilai utama yang menjadi landasan proses pembelajaran di LEAP, yaitu Empower, Evolve, dan Educate. Ketiga nilai tersebut diterapkan untuk membantu siswa mengembangkan rasa percaya diri, terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memperoleh pembelajaran yang terarah sesuai tujuan akademik masing-masing.

Baca Juga :  Liburan Singkat ala Anak Merdeka: 10 Outfit Kece & Praktis ala Bodypack

“Sejak mengikuti kelas di LEAP, kemampuan bahasa Inggris putri saya meningkat cukup pesat. Ia kini lebih percaya diri berbicara dan mulai menggunakan grammar yang lebih baik. Menurut saya, perkembangan tersebut sebanding dengan proses belajar yang dijalani di LEAP,” ujar salah satu orang tua siswa.

Selain program General English, LEAP juga menghadirkan LEAP Xperience, sebuah program yang mengintegrasikan kemampuan bahasa Inggris dengan berbagai keterampilan abad ke-21. Program ini memadukan pelatihan public speaking berbahasa Inggris, pengembangan kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta pembentukan karakter sebagai changemaker, yang dilengkapi dengan sertifikat internasional.

Penguatan keterampilan tersebut sejalan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan. Berdasarkan laporan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum, kemampuan seperti berpikir analitis, kreativitas, kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan memecahkan masalah menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan di berbagai sektor pekerjaan.

Melalui pendekatan pembelajaran yang mengombinasikan penguasaan bahasa Inggris dengan pengembangan keterampilan abad ke-21, LEAP berharap dapat membantu mempersiapkan lebih banyak generasi muda Indonesia agar memiliki bekal yang lebih kuat untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral
Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral
Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun
Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check
Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur
AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM
Bantaran Sungai Gajahwong Jadi Panggung Cita-Cita: LP-190 Gelar WOW-DAY 2 dan Dorong Potensi Impactful Tourism di Ledhok Timoho
Tigo Resmi Meluncurkan Layanan “100 Episode Short Drama dalam 1 Hari”, Produksi AI Short Drama Memasuki Era Skala Besar

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:08

Merajut Narasi, Melupakan Substansi: Catatan Kritis kegiatan PBAK 2026 UIN Mataram

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:05

Ketika Opini Menjadi Hakim, Hukum Bukan Soal Viral di Ruang Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07

Pemilihan Bupati 2030: Politik “Lauq-Daye” Tak Lagi Relevan, Lombok Tengah Butuh Pemimpin Berintegritas dan Berpengalaman

Minggu, 5 April 2026 - 17:55

Oligarki Global di Balik Tragedi Perang Iran Amerika Israel 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:06

Aktivis Demokrasi Songsong Ramadhan

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:33

‎Diskusi Terbatas Hariman Siregar Cs Tekankan Integritas dan Kemanusiaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:20

‎Peringatan Malari 1974 dan HUT INDEMO ke-26

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:08

Mengakhiri Kemiskinan NTB dari Desa

Berita Terbaru