Kemenag NTB Bentuk Satgas Cegah Kekerasan di Ponpes, Zamroni: Tunggu SK Gubernur - Koran Mandalika

Kemenag NTB Bentuk Satgas Cegah Kekerasan di Ponpes, Zamroni: Tunggu SK Gubernur

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag NTB Bentuk Satgas Cegah Kekerasan di Ponpes, Zamroni: Tunggu SK Gubernur

0-4064x3048-0-0#

Koran Mandalika, Mataram – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, telah membentuk satuan tugas (Satgas) menyusul maraknya kasus kekerasan yang menyasar lingkungan pondok pesantren (Ponpes)

Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz, mengatakan progres pembentukan satgas ini tinggal menunggu persetujuan dari gubernur.

“Kita tinggal menunggu SK dari gubernur. Mudah-mudahan minggu ini sudah ditandatangani oleh gubernur,” katan Zamroni, Rabu (17/6).

Pembentukan satgas ini melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, ormas keagamaan, hingga perwakilan pesantren di NTB.

“Yang jelas kami sudah sampaikan, jangan kita matikan lumbungnya tapi matikan oknumnya,” ucap Zamroni.

Sebagai evaluasi, pihaknya juga akan menyiapkan layanan hotline di seluruh lembaga pendidikan dan akan terkoneksi dengan dinas-dinas terkait.

“Di seluruh lembaga pendidikan akan ada hotline pengaduan dan itu akan terkoneksi dinas-dinas terkait yang ada. Sehingga, tidak ada yang luput dari perhatian,” tutur Zamroni.

Baca Juga :  6 Kepala OPD Lingkup Pemprov NTB Dilantik, Nama Kakak Gubernur Tak Masuk

Zamroni meminta, agar seluruh pondok pesantren dan santri untuk selalu terbuka dengan segala masalah yang dihadapi.

“Kita minta kepada pondok pesantren dan anak-anak kita jangan pernah tertutup. Supaya apa yang jadi persoalan dapat kita selesaikan dengan baik,” tegas Zamroni. (dik)

Berita Terkait

Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda
DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 19:02

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Berita Terbaru