Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Fungsi Sejumlah Jalan Nasional di Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor - Koran Mandalika

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Fungsi Sejumlah Jalan Nasional di Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 5 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan percepatan dalam memulihkan konektivitas jalan nasional di Provinsi Aceh yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Langkah cepat ini diambil sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh unsur pemerintah responsif, bergerak cepat, dan terpadu dalam menangani bencana di Pulau Sumatera.

Hingga 3 Desember 2025, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melaporkan bahwa sejumlah ruas jalan strategis yang sebelumnya terputus kini telah berhasil terhubung kembali dan fungsional. Upaya ini dilakukan dengan mengerahkan dan mengalihkan alat berat dari berbagai proyek infrastruktur untuk mempercepat pembukaan akses.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya pembukaan akses jalan untuk menjaga kelancaran distribusi logistik dan mencegah risiko sosial di wilayah terdampak.

“Pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pembukaan kembali jalur transportasi menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara lebih jauh mengenai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data lapangan per 3 Desember 2025, sejumlah ruas jalan nasional telah berhasil dipulihkan dan dapat dilalui kendaraan. Ruas Banda Aceh–Meureudu kini telah kembali terhubung. Selain itu, ruas Batas Kota Lhokseumawe–Kota Langsa juga sudah dapat dilalui, diiringi dengan pembersihan sedimen yang terus dilakukan petugas di lapangan.

Baca Juga :  BINUS Film School of Design Merayakan Karya Kreatif Sineas Muda Indonesia melalui Short Film Screening 2024

Selanjutnya, ruas Kota Langsa–Kota Kuala Simpang telah tertangani dari endapan material banjir. Ruas Kota Kuala Simpang–Batas Provinsi Sumatera Utara juga telah dapat dilalui oleh seluruh jenis kendaraan. Di lokasi ini, proses pembersihan terus berlanjut dengan dukungan alat berat berupa 4 unit excavator backhoe, 2 unit wheel loader, dan 2 unit motor grader.

Sementara itu, ruas Kota Kutacane–Batas Provinsi Sumatera Utara kini juga telah kembali dapat dilalui. Untuk wilayah dataran tinggi, ruas Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan Raya saat ini telah terhubung untuk kendaraan roda dua. Demikian pula dengan ruas Simpang Uning–Uwaq–Blangkejeren yang telah terbuka bagi kendaraan roda dua dan tengah dipersiapkan agar segera dapat dilalui kendaraan roda empat.

Selain perbaikan jalan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I turut serta dalam penanganan dampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Akses menuju Aceh Tamiang kini telah kembali tembus, sehingga mendukung kelancaran distribusi bantuan logistik dan mobilitas warga menuju pusat pelayanan kebutuhan dasar.

BWS Sumatera I mengerahkan dua unit alat berat, terdiri atas satu unit excavator dan satu unit wheel loader, yang difokuskan untuk membersihkan lumpur serta sampah di badan jalan dan saluran drainase. BWS Sumatera I juga menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak. Kementerian PU memastikan akan terus memantau situasi dan menyesuaikan langkah operasional hingga kondisi lingkungan benar-benar pulih.

Baca Juga :  Harga Emas Tertekan Usai Pengangkatan Scott Bessent Sebagai Menkeu AS

Di sisi lain, Kementerian PU masih terus menangani sejumlah ruas yang sebelumnya putus total, antara lain ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen, Bireuen–Bener Meriah, Bireuen–Aceh Tengah, Gayo Lues–Kutacane, Aceh Tengah–Nagan Raya, serta Geumpang–Pameue–Simpang Uning.

Penanganan teknis dilakukan melalui pemasangan jembatan bailey, penimbunan oprit, pengalihan arus sungai, serta pembukaan jalur darurat. Pekerjaan konstruksi saat ini telah memasuki tahap akhir dengan target penyelesaian bertahap pada rentang waktu 8 hingga 17 Desember 2025.

Dengan pulihnya konektivitas di Aceh secara bertahap, Kementerian PU berharap distribusi logistik dan bantuan semakin lancar, serta mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di wilayah terdampak dapat segera bangkit kembali.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka
Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA
Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur
Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu
Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa
PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru