Kementerian PU Tangani Konektivitas Jalan Provinsi Sicincin-Bukittinggi, Pemasangan Jembatan Darurat Ditargetkan Rampung Awal Januari - Koran Mandalika

Kementerian PU Tangani Konektivitas Jalan Provinsi Sicincin-Bukittinggi, Pemasangan Jembatan Darurat Ditargetkan Rampung Awal Januari

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat telah bekerja menangani kondisi putus pada jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Upaya penanganan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Menteri PU, Dody Hanggodo, saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi bencana.

Fokus utama penanganan saat ini adalah percepatan pembangunan jembatan darurat di KM 74+800 di lokasi Jembatan Malalak yang terputus total akibat terjangan banjir bandang Sungai Batang Aia Malalak.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas pascabencana adalah prioritas utama pemerintah. Hal ini mengingat konektivitas jalan di wilayah Sumatera Barat memiliki peran strategis sebagai penghubung mobilitas antardaerah.

“Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna mempercepat proses pemulihan, Kementerian PU bersama Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dan pemerintah daerah setempat telah menjalin kerja sama dan mobilisasi sejumlah alat berat ke lokasi terdampak. Tercatat sebanyak 8 unit excavator, 1 unit loader, dan 12 unit dump truck telah beroperasi di lapangan. Selain itu, akan ada 7 unit alat berat tambahan yang saat ini sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk memperkuat penanganan darurat.

Terkait teknis penanganan jembatan putus, Kementerian PU akan membangun jembatan darurat tipe Armco (bailey). Material jembatan yang sedang dalam proses pengiriman langsung dari Palembang, Sumatera Selatan, dan dijadwalkan tiba di lokasi pada hari Senin (22/12/2025). Proses pemasangan jembatan darurat ini diperkirakan berlangsung selama dua minggu, dan dapat dilewati pada awal Januari 2026. Jembatan darurat diharapkan dapat segera mengembalikan akses dasar masyarakat sembari menunggu penanganan permanen.

Baca Juga :  Wajib Tau! Ini Tips Aman Mengirim WhatsApp Blast Agar Tidak Terblokir

“Saat ini sedang dilakukan penanganan pascalongsor di KM 74+800 ruas Sicincin–Malalak. Lokasi ini merupakan jembatan yang terputus akibat banjir bandang dan ditargetkan dapat kembali fungsional dalam waktu sekitar maksimal dua minggu dengan pembangunan jembatan darurat Armco,” jelas Rio Andika, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 BPJN Sumatera Barat.

Selain jembatan putus, ruas Sicincin–Malalak juga mengalami kerusakan parah akibat longsor di sedikitnya 8 titik. Material longsor telah menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer pada segmen KM 78 hingga KM 82. Kondisi ini menyebabkan akses dari arah Bukittinggi terputus hingga KM 85, sementara dari arah Malalak hanya dapat dilalui sampai KM 78.

Data sementara menunjukkan bencana banjir dan longsor telah berdampak pada 9 titik jalan provinsi dan 5 titik jalan kabupaten di Kabupaten Agam.

Ruas jalan Sicincin–Bukittinggi melalui Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam memiliki peran vital sebagai jalur alternatif penghubung antara Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, dan Kota Padang, selain melalui Jalan Nasional Padang-Bukittinggi via ruas Lembah Anai. Terputusnya jalur ini sangat memengaruhi mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan kegiatan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Dorong Studio Gim Lokal Bersinergi dan Berinovasi di Forum Devlog

Jalur Malalak dikenal sebagai jalan tembus Bukittinggi yang dibuka sejak 2014 dan menjadi salah satu urat nadi konektivitas di Sumatera Barat. Langkah pemerintah pusat menangani perbaikan jalur ini direspons positif dari masyarakat setempat.

Zulfikar (45), warga Nagari Malalak Selatan, menyambut baik dimulainya penanganan jembatan putus tersebut dengan harapan agar akses segera pulih. “Sejak jalan dan jembatan putus, aktivitas kami sangat terganggu. Sekarang alat berat sudah masuk. Katanya jembatan darurat mulai dipersiapkan, tentu kami sangat terbantu dan berharap jalan ini bisa segera dibuka kembali,” ungkapnya.

Melalui penanganan intensif yang dilakukan BPJN Sumatera Barat, Kementerian PU berkomitmen dapat segera memulihkan akses Sicincin–Simpang Balingka demi keberlangsungan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan
KAI Daop 9 Jember Sediakan Takjil dan Buka Puasa Gratis Bagi Penumpang serta Masyarakat
PTP Nonpetikemas Cabang Banten Tangani Ekspor Perdana Wind Mill Tower Tujuan Kanada
Antisipasi Lonjakan Mobilitas Periode Libur Idulfitri 1447H/2026, JTT Perkuat Kesiapan Layanan di Ruas Semarang Seksi A,B,C
Perkuat Sinergi dengan PT Taman Wisata Candi, KAI Services Bahas Kolaborasi Operasional
Believe Fitness Luncurkan ‘Signature Classes’ dengan Protokol Performa Global
Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Besi UNP untuk Gudang: Salah Ukuran Bisa Berisiko Besar

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:56

‎Pastikan Kasus Tebus Narkoba Tak Terbukti

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:45

Rumah Kader Ludes Terbakar, DPC PDI Perjuangan Lotim Gerak Cepat

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:50

PLN ULP Kopang Imbau Masyarakat Waspadai Instalasi Listrik saat Cuaca Ekstrem

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:33

‎Jalin Sinergi BUMN dan BUMD, PDAM Loteng Teken MoU dengan BIZAM

Senin, 23 Februari 2026 - 16:57

‎Dewan Ki Agus Azhar: PLN Harus Bertanggungjawab jika Terbukti Lalai

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:11

‎Innalillahi! Warga Bujak Meninggal Diduga Akibat Kabel PLN Putus

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:33

‎BIZAM Tanggapi Soal Hilangnya Barang WNA Asal Irlandia di Bagasi Penumpang

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:42

Beda dari Tahun Sebelumnya, Safari Ramadan 2026 Digelar di Masjid, Kadis Kominfo Ungkap Alasan

Berita Terbaru

Bisnis

Prospek Karir Lulusan Software Engineering

Kamis, 5 Mar 2026 - 04:07