Kereta Api, Urat Nadi Pertahanan Bangsa yang Tak Pernah Berhenti Bergerak - Koran Mandalika

Kereta Api, Urat Nadi Pertahanan Bangsa yang Tak Pernah Berhenti Bergerak

Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Januari sampai September 2025, 464.788 Personel TNI dan 156.957 Personel Polri Manfaatkan Fasilitas Reduksi Tarif KAI.

Sejak dentuman pertama perjuangan kemerdekaan hingga deru pembangunan masa kini, rel kereta api menjadi urat nadi yang menyatukan kota, pasukan dan semangat bangsa. PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memegang peran penting sebagai bagian dari infrastruktur strategis yang menopang mobilitas pertahanan dan keamanan nasional.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa jaringan rel bukan sekadar jalur transportasi, tetapi juga jalur perjuangan dan kesiapsiagaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kereta api adalah bagian dari ekosistem pertahanan negara. Kecepatan dan jangkauannya menjadikannya sarana mobilitas pasukan dan logistik yang efisien, sekaligus simbol ketahanan nasional yang terus bergerak menjaga kedaulatan Indonesia,” ujar Anne.

Selama Januari sampai September 2025, sebanyak 464.788 anggota TNI dan 156.957 anggota Polri telah memanfaatkan layanan kereta api dengan fasilitas reduksi tarif. Sebagai bentuk penghargaan, KAI memberikan potongan tarif 25 persen untuk kelas eksekutif serta 50 persen untuk kelas bisnis dan ekonomi bagi anggota aktif dan siswa pendidikan TNI maupun Polri.

Baca Juga :  Hisense Dinobatkan sebagai Pabrik Lighthouse Customer Centricity Pertama di Dunia dalam Industri TV oleh World Economic Forum

“Program reduksi tarif ini adalah bagian dari komitmen KAI untuk melayani seluruh lapisan masyarakat, termasuk aparatur pertahanan dan keamanan yang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keselamatan publik. KAI ingin terus hadir sebagai mitra mobilitas bagi semua penjaga kemajuan bangsa,” jelas Anne.

Sejarah mencatat bahwa pada masa revolusi kemerdekaan, kereta api mengangkut pasukan, senjata dan kendaraan lapis baja ke berbagai medan operasi. Jalur rel bahkan langsung terkoneksi dengan markas strategis seperti Yonkav Kiaracondong Bandung dan Yonkav Demak Ijo Yogyakarta. Pada dekade 1970-an, pengiriman kendaraan Saracen dan Saladin ke Timor-Timur dilakukan melalui Stasiun Tugu Yogyakarta, menjadikan perkeretaapian saksi bisu atas setiap denyut perjuangan bangsa.

Lebih dari sekadar transportasi, perkeretaapian juga menjadi bagian dari sejarah industri pertahanan nasional. Kawasan Karees di Bandung yang dahulu menjadi pusat Artillerie Constructie Winkel (ACW) pada era Hindia Belanda kini menjadi lokasi berdirinya PT Pindad, produsen utama alat pertahanan Indonesia. Hingga kini, jaringan rel di kawasan tersebut tetap aktif mendukung mobilitas logistik strategis negara.

Baca Juga :  Bank Raya Bersama Komunitas Tangan Diatas (TDA) Percepat Transformasi dan Pertumbuhan UMKM Lewat GEN TDA Raya

“Dari masa perjuangan hingga era modern, rel kereta api adalah simbol keteguhan. Ia menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan, dari perjuangan fisik menuju pertahanan teknologi,” tutup Anne.

KAI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran perkeretaapian dalam ekosistem nasional. Tidak hanya sebagai penyedia layanan publik, tetapi juga sebagai penjaga senyap kedaulatan Indonesia yang terus bergerak di setiap jengkal rel.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan dan layanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp 0811-2223-121, email cs@kai.id, atau media sosial resmi @KAI121

Press release ini juga sudah tayang VRITIMES.

Berita Terkait

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global
BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama
Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli
BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus
Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan
Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa
Polda NTT Dampingi Wapres Gibran dari Sekolah hingga Tenda Pengungsian, Pastikan Korban Gempa Terlayani
AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 06:02

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati

Rabu, 30 September 2026 - 00:02

Telkom AI Center Aceh Mengasah Kemampuan dan Skill Data untuk Persiapan Karir di bidang Artificial Intelligence

Rabu, 30 September 2026 - 00:02

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Optimalkan Aset untuk Dukung Pangan dan Energi Nasional

Rabu, 30 September 2026 - 00:02

Telkom AI Connect Dukung CREATHON 2026 Dorong Mahasiswa Kembangkan Solusi Digital Berbasis AI di Makassar

Selasa, 29 September 2026 - 23:02

AI Mulai Jadi Bagian dari Workflow Bisnis, Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas Digital Pelaku Usaha

Selasa, 29 September 2026 - 19:02

Kick-off Upstream Youth Champs 2026 di IPB University Ajak Mahasiswa Gali Potensi dan Kenali Industri Hulu Migas

Selasa, 29 September 2026 - 19:02

Talenta Mulia Resmi Perluas Layanan Konseling Psikolog Online Berstandar E-E-A-T untuk Atasi Krisis Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Korporat di Indonesia

Selasa, 29 September 2026 - 18:02

Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

Berita Terbaru