Kolaborasi BINUS UNIVERSITY, Ekraf RI, dan AGI Dukung Talenta Game Tanah Air melalui Gameseed 2025 - Koran Mandalika

Kolaborasi BINUS UNIVERSITY, Ekraf RI, dan AGI Dukung Talenta Game Tanah Air melalui Gameseed 2025

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 11 Juni 2025 — EKRAF, bekerja sama dengan jurusan Game Application & Technology (GAT) BINUS University dan Asosiasi Game Indonesia (AGI), menghadirkan acara Roadshow Gameseed 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 11 Juni 2025 pukul 08.00-12.00 WIB di Faculty Lounge, Lantai 8, Kampus Anggrek BINUS @Kemanggisan, Jakarta Barat sebagai bagian dari rangkaian Roadshow Gameseed 2025 di Jakarta serta Denpasar.

Gameseed merupakan wadah yang dirancang untuk menumbuhkan semangat kolaborasi, kreativitas, dan pengembangan diri para developer game lokal, baik dari kalangan mahasiswa maupun profesional muda. Acara ini merupakan wujud komitmen BINUS University dalam mendorong pemberdayaan dan pertumbuhan berkelanjutan di industri game Indonesia. Rangkaian utama dalam Gameseed mencakup Matriculation, GameJam Competition, dan Inkubasi—di mana tim-tim terpilih akan didampingi untuk melanjutkan pengembangan produknya hingga ke tahap pencarian investor potensial.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian acara mencakup talkshow inspiratif yang menghadirkan para pelaku industri ternama. Di antaranya adalah Nanda Gamecom, CEO & Producer dari game indie lokal Troublemaker, Andy Lukito (Alumni Game Application & Technology) selaku Game Director dari Akhir Pekan Studio; serta Wilson Nathaniel, alumni Gameseed 2024, sekaligus alumni jurusan Game Application & Technology. Ketiganya berbagi pengalaman dan perspektif tentang tantangan serta potensi yang ada di dunia pengembangan game saat ini.

Baca Juga :  FURE: Inovasi Mahasiswa Surabaya Ubah Tutup Botol Plastik Jadi Furnitur Estetik dan Ramah Lingkungan

Tak hanya itu, peserta juga mendapat kesempatan berharga untuk mengikuti portfolio review langsung dari para ahli industri. Sesi ini dirancang untuk memberikan masukan konstruktif bagi para game developer muda agar dapat lebih siap menghadapi dunia profesional. Selain itu, Gameseed 2025 juga menjadi ajang showcase karya developer game lokal, membuka ruang apresiasi serta potensi kolaborasi yang lebih luas.

Ir. Andry Chowanda, S.Kom., MM, Ph.D., MBCS, CCP, CME, IPM, SMIEEE selaku Head of Computer Science BINUS University, menekankan bahwa Gameseed adalah bagian dari ekosistem pembelajaran yang mendukung mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap terjun ke industri secara langsung.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Dorong Studio Gim Lokal Bersinergi dan Berinovasi di Forum Devlog

Image

“Kami percaya bahwa industri game lokal memiliki potensi besar untuk berkembang. Melalui Gameseed, khususnya bersama jurusan Game Application & Technology kami ingin membangun jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri, serta memperkuat semangat inovasi dan kemandirian di kalangan mahasiswa,” ujar Andry Chowanda selaku Head of Computer Science BINUS University.

Gameseed 2025 tidak hanya menjadi panggung bagi karya dan ide, tetapi juga ruang dialog lintas generasi dan profesi. Kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam acara ini menunjukkan komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekosistem game nasional yang sehat dan berkelanjutan.

Dengan mengangkat semangat inovasi dan kolaborasi, Gameseed menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat kreatif di bidang pengembangan game digital di Asia Tenggara. Acara ini membuktikan bahwa dengan sinergi yang kuat, talenta lokal dapat berkembang dan bersaing di kancah global.

Berita Terkait

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:59