Kripto Jadi Alternatif Pilihan Investasi di Tengah Lesunya Pasar Saham - Koran Mandalika

Kripto Jadi Alternatif Pilihan Investasi di Tengah Lesunya Pasar Saham

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 20 Maret 2025 – Pasar saham Indonesia, yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), mengalami fluktuasi signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, sempat terjadi trading halt setelah IHSG anjlok lebih dari 5%ke level 6.076,08 pada 18 Maret 2025.

Meski demikian, IHSG mampu bangkit kembali ke zona hijau setelah adanya penguatan nilai tukar rupiah. Kondisi ini mendorong investor untuk mencari alternatif investasi, salah satunya adalah aset kripto.

Terkait kondisi ini, CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, memberikan pandangannya bahwa dinamika pasar saham dan aset safe haven seperti emas serta Bitcoin memiliki perbedaan signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bitcoin turun 5-10% dalam sehari adalah hal biasa, tetapi IHSG yang merupakan gabungan dari saham-saham perusahaan terbaik di Indonesia mengalami pergerakan 5% saja sudah berdampak besar,” ujar Iqbal.

CMO Tokocrypto, Wan Iqbal. Sumber: Tokocrypto.

Ia juga menambahkan bahwa IHSG merupakan salah satu indikator utama yang mencerminkan kondisi perekonomian nasional. Pergerakan IHSG tidak hanya mencerminkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia, tetapi juga menjadi barometer stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Hal yang serupa juga berlaku bagi pasar kripto, yang semakin berkembang sebagai alternatif investasi dan memiliki korelasi dengan dinamika ekonomi global serta adopsi teknologi keuangan di Indonesia.

Baca Juga :  MIND ID Tegaskan Komitmen Integrasi Grup, Pastikan Kinerja Berkelanjutan

“Kami berharap perekonomian Indonesia terus berkembang secara berkelanjutan, didukung oleh kebijakan yang kondusif, inovasi di sektor keuangan, serta meningkatnya literasi investasi di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Kripto sebagai Alternatif Diversifikasi Investasi

Di tengah ketidakpastian pasar saham, diversifikasi aset investasi menjadi langkah yang bijak untuk menjaga stabilitas keuangan. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah pasar kripto.

Salah satu keunggulan kripto adalah keberadaan stablecoin, yakni aset digital yang nilainya mengikuti Dolar AS atau emas. Ini memberikan kenyamanan bagi investor pemula yang ingin berinvestasi di kripto tanpa mengalami volatilitas tinggi seperti yang terjadi pada aset kripto lainnya.

“Selain stablecoin, aset kripto dengan fundamental kuat seperti Bitcoin juga menjadi pilihan bagi investor yang ingin memulai dengan aset yang lebih stabil sebelum mengeksplorasi aset dengan volatilitas lebih tinggi. Tren ini terlihat dari semakin banyaknya investor baru yang masuk ke pasar kripto Indonesia, dimulai dengan aset-aset yang lebih aman sebelum memperluas portofolio mereka,” jelas Iqbal.

Pertumbuhan Pasar Kripto Indonesia

Ilustrasi website Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

Meskipun pasar global menghadapi berbagai tantangan, industri kripto di Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan yang positif. Data dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak dari transaksi aset kripto mencapai Rp1,21 triliun hingga Februari 2025.

Baca Juga :  SWK REBORN: Transformasi Digital dan Ekonomi Kreatif Era 5.0 Dorong UMKM Surabaya Menuju Inovasi Berkelanjutan

Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan yang pesat dalam transaksi aset digital sejak 2022. Jika dirinci berdasarkan tahun, penerimaan ini berasal dari Rp246,45 miliar pada 2022, Rp220,83 miliar pada 2023, Rp620,4 miliar pada 2024, dan Rp126,39 miliar pada awal 2025.

Dari sisi transaksi, nilai perdagangan aset kripto juga mengalami lonjakan signifikan. Pada Januari 2025, nilai transaksi tercatat mencapai Rp44,07 triliun, meningkat 104,31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp21,57 triliun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pertumbuhan ini sebagai indikasi stabilitas pasar serta kepercayaan investor yang tetap terjaga.

“Meskipun pasar saham mengalami tekanan, bukan berarti investor harus menghindari investasi sepenuhnya. Diversifikasi ke aset lain seperti kripto dapat menjadi strategi untuk mengurangi risiko dan menjaga stabilitas portofolio. Dengan pertumbuhan positif yang terus berlanjut, pasar kripto bisa menjadi alternatif investasi yang menarik bagi mereka yang ingin mencari peluang baru di tengah ketidakpastian ekonomi,” tutup Iqbal.

Berita Terkait

INCHEM TOKYO 2027, Pameran Industri Kimia dan Pabrik Berskala Terbesar di Jepang, Membuka Pendaftaran bagi Perusahaan Internasional
DARI HANNOVER KE BANDUNG: JEJAK AGUS GUMIWANG MELETAKKAN FONDASI DESAIN CHIP NASIONAL
Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah
Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan
HUT ke-70, SUCOFINDO Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Renovasi Pondok Pesantren Al-I’tishom
Tiga Hari Penuh Keseruan dan Kolaborasi, MUKERNAS TDA 9.0 Ajak Pengusaha Bertumbuh Bersama
Tren Streaming Multiplatform Makin Ramai, Ini yang Perlu Diperhatikan Streamer
KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02

INCHEM TOKYO 2027, Pameran Industri Kimia dan Pabrik Berskala Terbesar di Jepang, Membuka Pendaftaran bagi Perusahaan Internasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02

DARI HANNOVER KE BANDUNG: JEJAK AGUS GUMIWANG MELETAKKAN FONDASI DESAIN CHIP NASIONAL

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:02

Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:02

Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:02

HUT ke-70, SUCOFINDO Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Renovasi Pondok Pesantren Al-I’tishom

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:02

Tren Streaming Multiplatform Makin Ramai, Ini yang Perlu Diperhatikan Streamer

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02

KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02

MUNAS XII PERBARINDO: Tedy Alamsyah Kembali Pimpin Industri BPR & BPRS 2026 – 2030

Berita Terbaru