Labamu dan Nobu Bank Bersatu untuk Meningkatkan Inklusi Keuangan bagi UKM Indonesia - Koran Mandalika

Labamu dan Nobu Bank Bersatu untuk Meningkatkan Inklusi Keuangan bagi UKM Indonesia

Rabu, 4 Desember 2024 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggunaan QRIS Labamu membantu kemudahan pembayaran pada usaha kecil menengah

Jakarta, [4 Desember 2024] – Labamu, sebuah platform inovatif yang dirancang khusus untuk usaha kecil, dan menengah (UKM), dengan bangga mengumumkan kemitraan strategisnya dengan Nobu Bank, salah satu lembaga keuangan terkemuka di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan meluncurkan program percontohan yang menghadirkan fitur rekening operasional UKM terintegrasi langsung di dalam aplikasi Labamu. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan bagi komunitas UKM Indonesia, sekaligus menurunkan biaya pembayaran digital yang selama ini menjadi tantangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor UKM di Indonesia merupakan tulang punggung ekonomi nasional, dengan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Namun, banyak UKM yang masih menghadapi kesulitan dalam mengakses layanan keuangan formal. Dengan adanya integrasi rekening operasional UKM dalam Labamu, kemitraan ini menjembatani kesenjangan tersebut, memberikan akses langsung kepada layanan perbankan. Ini memungkinkan UKM melakukan transaksi dengan lebih mudah, mengelola dana secara lebih efisien, serta membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar.

Baca Juga :  Dukung UMKM Naik Kelas, Sribu & SMESCO Sampaikan Strategi Optimalkan Omzet

Menurut CEO Labamu, Emmanuel Van De Geer, tren pembayaran digital di Indonesia terus meningkat, tetapi biaya yang terkait dengan transaksi tersebut sering kali membebani usaha kecil. Melalui kolaborasi ini, Labamu dan Nobu Bank berupaya menurunkan biaya pembayaran digital, menjadikannya lebih terjangkau bagi UKM. Penurunan biaya ini secara langsung berdampak positif pada keberlanjutan keuangan UKM, membantu mereka mengoptimalkan pendapatan dan mendorong pertumbuhan bisnis. Kolaborasi ini berperan penting dalam menghadapi tantangan tersebut dan mendukung segmen ekonomi serta sosial yang sangat penting ini.

Labamu membantu pemilik usaha mengelola dan mengatur pendapatan dengan lebih cerdas dan efisien melalui integrasi antara perangkat lunak dan transaksi keuangan. Saat ini, Labamu telah memiliki 84.000 pengguna aktif dan terus berkembang. Beberapa fitur unggulan Labamu meliputi manajemen stok, QRIS Static & Dynamic, pembuatan invoice dan pembukuan, manajemen pesanan, serta produk digital (PPOB) dengan harga bersaing. Dengan adanya kemitraan dengan Nobu Bank, merchant Labamu akan mendapatkan akses ke pinjaman modal, pembukaan rekening bank otomatis, dan pencairan dana secara instan. Labamu juga dapat diakses melalui berbagai platform omni-channel, seperti desktop, ponsel, dan tablet.

Baca Juga :  Lebih dari 1000 peserta antusias untuk Daftar ke BINUS University!

Kemitraan antara Labamu dan Nobu Bank ini diharapkan akan membawa angin segar bagi perkembangan UKM di Indonesia untuk #tumbuhbersama, dengan memberikan akses yang lebih luas ke layanan perbankan yang lebih terjangkau, serta memperkuat inklusi keuangan di seluruh negeri.

Usaha kecil menengah merupakan tulang punggung perekenomian Indonesia

Berita Terkait

Optimalkan AI, MiiTel Ubah Percakapan Bisnis Jadi Data Strategis
Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio
Dukung Keseimbangan Gaya Hidup, BRI Finance Perkuat Akses Dana Tunai Fleksibel
Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi
FHTB 2026 Soroti Peran F&B sebagai Penggerak Utama Transformasi Hospitality di Bali
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Duka Cita dan Permohonan Maaf atas Insiden Operasional di Bekasi Timur, Beberapa Perjalanan KA Parahyangan Terdampak
Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu
EPS Melonjak 22%, Starbucks Resmi Naikkan Guidance – Saatnya Kembali Lirik $SBUX?

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:00

Optimalkan AI, MiiTel Ubah Percakapan Bisnis Jadi Data Strategis

Rabu, 29 April 2026 - 17:00

Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

Rabu, 29 April 2026 - 16:00

Dukung Keseimbangan Gaya Hidup, BRI Finance Perkuat Akses Dana Tunai Fleksibel

Rabu, 29 April 2026 - 16:00

Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

Rabu, 29 April 2026 - 16:00

FHTB 2026 Soroti Peran F&B sebagai Penggerak Utama Transformasi Hospitality di Bali

Rabu, 29 April 2026 - 16:00

Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

Rabu, 29 April 2026 - 15:00

EPS Melonjak 22%, Starbucks Resmi Naikkan Guidance – Saatnya Kembali Lirik $SBUX?

Rabu, 29 April 2026 - 15:00

Dorong Standar Keamanan Pangan, SUCOFINDO Gelar Pelatihan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Berita Terbaru