Krakatau Steel dan Universitas Pertahanan Perkuat Sinergi Industri Strategis untuk Kemandirian Pertahanan Nasional - Koran Mandalika

Krakatau Steel dan Universitas Pertahanan Perkuat Sinergi Industri Strategis untuk Kemandirian Pertahanan Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon, 22 Mei 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara industri strategis nasional dengan dunia akademik sebagai langkah nyata membangun kemandirian industri dan memperkuat ketahanan nasional Indonesia.

Komitmen tersebut
menjadi salah satu fokus utama dalam agenda industry
visit
dan kuliah umum bertajuk “Kuliah Kerja Dalam Negeri” bersama civitas akademika Universitas Pertahanan
Republik Indonesia di Cilegon pada hari ini.  Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang
pertukaran wawasan antara industri dan perguruan tinggi, tetapi juga bagian
dari upaya membangun ekosistem kolaborasi nasional yang mampu menjawab
tantangan geopolitik, ketahanan rantai pasok, hingga penguatan industri
pertahanan dalam negeri.

Industri Baja Jadi
Fondasi Kemandirian Pertahanan 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Infrastruktur
dan Operasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Sidik Darusulistyo, menegaskan
bahwa industri baja memiliki posisi fundamental dalam mendukung ketahanan dan
kemandirian bangsa, termasuk dalam menopang industri pertahanan nasional. 

Baca Juga :  SNEAK PEEK: PURANA DAN PURAGRAPH UMUMKAN KOLABORASI "LIVABLE ART" REVOLUSIONER BERSAMA AFGANIAL DI YATS COLONY YOGYAKARTA

“Penguatan industri
baja nasional tidak dapat dilakukan sendiri oleh sektor industri, melainkan
membutuhkan dukungan kolaborasi lintas sektor, termasuk perguruan tinggi
melalui pengembangan riset, inovasi teknologi, transformasi digital, hingga
peningkatan kualitas sumber daya manusia,” jelas Sidik.

Ia menambahkan bahwa Krakatau
Steel Group juga membuka ruang kolaborasi riset dan pengembangan dengan dunia
akademik guna memperkuat daya saing industri baja nasional di tengah tekanan global,
guna memperkuat ekosistem industri strategis nasional yang mandiri, inovatif,
dan berdaya saing global.

Kolaborasi Akademik dan
Industri Dinilai Semakin Krusial 

Sementara itu, Dekan
Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan RI, Prof. Dr.
Henry Setiyanto, S.Si., M.T., menyampaikan bahwa tantangan global saat ini
menuntut adanya orkestrasi seluruh komponen bangsa, termasuk akademisi,
industri strategis, pemerintah, dan unsur pertahanan dalam membangun ketahanan
wilayah dan kemandirian nasional.

“Industri baja nasional
memiliki peran strategis dalam mendukung ekosistem pertahanan dan ketahanan
ekonomi nasional. Karena itu, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai
pusat teori, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi melalui
pengembangan riset terapan dan inovasi berbasis kebutuhan nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Ia menambahkan bahwa kolaborasi
antara dunia akademik dengan industri dinilai semakin penting dalam menciptakan
talenta unggul yang memahami keterkaitan antara teknologi, industri,
geopolitik, dan kepentingan strategis negara.

Sejalan dengan Asta
Cita

Adapun Dr. Akbar
Djohan, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk  yang juga sebagai menjabat sebagai Chairman
Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi
Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menegaskan penguatan
industri baja nasional sebagai bagian penting dari implementasi Asta Cita Presiden
RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong hilirisasi industri, penguatan
ketahanan ekonomi, serta pembangunan industri strategis nasional yang mandiri
dan berdaya saing global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Idol ke First Face: Momen Fashion Dylan Baru Saja Dimulai
Do Long Membuka Babak Baru Fashion Bridal Lewat The Prime di Vietnam Wedding Week 2026
Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026
Tiga Perspektif Melengkapi The Love City: Sensualitas, Menswear Modern, dan Romansa di Hari Kedua
Empat Desainer, Empat Dunia Kreatif: Hari Pertama Vietnam Wedding Week 2026
Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto
Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah
Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Dari Idol ke First Face: Momen Fashion Dylan Baru Saja Dimulai

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Do Long Membuka Babak Baru Fashion Bridal Lewat The Prime di Vietnam Wedding Week 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Tiga Perspektif Melengkapi The Love City: Sensualitas, Menswear Modern, dan Romansa di Hari Kedua

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Empat Desainer, Empat Dunia Kreatif: Hari Pertama Vietnam Wedding Week 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)

Berita Terbaru