Lebih Banyak Pilihan! Daftar Aset Kripto Resmi di Indonesia Tembus 1.444 Token - Koran Mandalika

Lebih Banyak Pilihan! Daftar Aset Kripto Resmi di Indonesia Tembus 1.444 Token

Senin, 21 April 2025 - 11:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 21 April 2025 – Daftar aset kripto yang resmi diperdagangkan di Indonesia kembali bertambah. Dalam pembaruan yang dirilis oleh CFX, total aset yang masuk ke dalam daftar bertambah menjadi 1.444 token. Daftar tersebut bersifat dinamis dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu, baik penambahan maupun pengurangan, sesuai dengan kebutuhan pasar.

CFX menegaskan bahwa penetapan daftar ini bertujuan memberikan kepastian dan perlindungan kepada konsumen dalam bertransaksi di pasar aset keuangan digital, sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan perkembangan global sektor kripto.

Menanggapi langkah tersebut, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyambut baik kebijakan pembaruan aset kripto oleh CFX. Ia menilai penambahan daftar token dapat menjadi stimulus positif di tengah tren transaksi kripto yang sempat melambat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebijakan ini sangat tepat dalam menjawab kebutuhan pasar. Dengan semakin banyaknya pilihan aset yang sah diperdagangkan, kami berharap volume transaksi kripto bisa kembali meningkat,” ujar Calvin.

Ia menambahkan, Tokocrypto akan terus menyesuaikan penawaran produknya dengan merujuk pada daftar resmi tersebut. Selain meningkatkan kepercayaan pengguna, langkah ini juga sejalan dengan upaya platform dalam membangun ekosistem investasi aset digital yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus mematuhi regulasi yang ada. Dengan mengikuti daftar aset yang telah ditetapkan oleh CFX, pengguna bisa lebih tenang dan yakin dalam bertransaksi di platform kami,” tambah Calvin.

Sebagai respons terhadap pembaruan ini, Tokocrypto mengumumkan penambahan sejumlah aset kripto baru yang kini tersedia untuk diperdagangkan di platform mereka. Beberapa token populer yang masuk ke dalam daftar di antaranya Hyperliquid, TRUMP, MELANIA, Pudgy Penguins, ZKSync, Vana, StraitsxUSD, Usual, dan Plume Network.

Baca Juga :  Catat Jadwal Pemesanan Tanggal Favorit Libur Lebaran 2026, Tiket KA Mulai Dijual 25 Januari

Selain itu, Tokocrypto juga melakukan re-listing terhadap beberapa aset kripto yang sebelumnya sempat dihentikan perdagangannya. Setelah melalui evaluasi ulang dan dinyatakan memenuhi kriteria internal, aset-aset tersebut kembali hadir di platform untuk memenuhi permintaan komunitas serta mendukung pengembangan proyek terkait. Kini total token yang diperdagangkan di platform Tokocrypto mencapai lebih dari 420 token.

“Kami terus berkomitmen untuk menyediakan akses luas terhadap aset digital yang aman, sah, dan relevan dengan perkembangan pasar. Langkah ini juga bentuk dukungan kami terhadap ekosistem kripto nasional yang semakin matang,” ujar Calvin.

Stimulus Transaksi Perdagangan Kripto

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, nilai transaksi aset kripto di Indonesia pada Februari 2025 mencapai Rp 32,78 triliun, turun dari Rp 44,07 triliun pada Januari. Meski begitu, jumlah pengguna aset kripto terus mengalami pertumbuhan, dari 22,92 juta pada Januari menjadi 23,31 juta konsumen pada akhir Februari. Kondisi ini menunjukkan adanya potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap, salah satunya karena terbatasnya pilihan aset yang tersedia secara legal.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan penerimaan pajak dari transaksi aset kripto telah mencapai Rp 1,21 triliun hingga Februari 2025. Angka ini merupakan akumulasi penerimaan sejak kebijakan pajak kripto diberlakukan pada 2022.

Baca Juga :  Harga Bitcoin Terjun, Altcoin dan Memecoin Menguat: Sinyal Apa Bagi Pasar Kripto?

Menurut Calvin, penambahan jumlah aset kripto yang legal untuk diperdagangkan menjadi langkah strategis dalam menstimulus kembali aktivitas pasar yang sempat mengalami perlambatan. Semakin banyak pilihan token yang tersedia secara resmi, semakin luas pula peluang bagi investor untuk berpartisipasi, khususnya bagi masyarakat yang selama ini menunggu kepastian hukum atas aset yang ingin mereka beli.

“Ini adalah angin segar bagi industri kripto di Indonesia. Semakin banyak aset yang diakui, semakin besar pula potensi pertumbuhan pasar. Kami berkomitmen untuk terus mendukung regulasi yang positif dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai investasi aset kripto yang aman dan terpercaya,” tutur Calvin.

Calvin juga menambahkan, investor tetap disarankan untuk melakukan riset mendalam (Do Your Own Research/DYOR) sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual aset kripto tertentu. Volatilitas pasar kripto yang tinggi tetap menjadi perhatian utama, sehingga pemahaman terhadap risiko investasi sangat penting untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan.

Dengan penambahan signifikan jumlah aset kripto yang resmi, diharapkan pasar kripto di Indonesia akan semakin bergairah dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian digital nasional. Langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengakomodasi inovasi teknologi blockchain dan aset kripto, sambil tetap mengedepankan perlindungan konsumen. Pembaruan daftar aset kripto ini akan terus dipantau dan dievaluasi oleh CFX seiring dengan perkembangan pasar dan regulasi di tingkat global.

Berita Terkait

Tingkatkan Layanan Operasional, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Pertumbuhan Positif pada Semester I – 2026
transcosmos Indonesia Luncurkan Generative AI Chatbot, Terapkan Standar Baru Customer Experience Berbasis AI
Disiplin Risk-Reward Ratio: Kunci Menjaga Pertumbuhan Modal Jangka Panjang
Di Balik Duka Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Perlindungan Warga Agar Kekerasan Tak Kembali Merenggut Nyawa
Fundamental Bisnis Tetap Solid, BRI Finance Siap Hadapi Tekanan Suku Bunga
Sambut Musim Liburan, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mobil Baru yang Ringan dan Fleksibel
Dorong Sinergi Ekosistem BRI Group, BRI Finance Gelar Mini Expo Kendaraan
Menghitung Deposito Online untuk Tujuan Keuangan Jangka Panjang

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:02

Tingkatkan Layanan Operasional, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Pertumbuhan Positif pada Semester I – 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:02

transcosmos Indonesia Luncurkan Generative AI Chatbot, Terapkan Standar Baru Customer Experience Berbasis AI

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Disiplin Risk-Reward Ratio: Kunci Menjaga Pertumbuhan Modal Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Di Balik Duka Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Perlindungan Warga Agar Kekerasan Tak Kembali Merenggut Nyawa

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:02

Fundamental Bisnis Tetap Solid, BRI Finance Siap Hadapi Tekanan Suku Bunga

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:02

Dorong Sinergi Ekosistem BRI Group, BRI Finance Gelar Mini Expo Kendaraan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:02

Menghitung Deposito Online untuk Tujuan Keuangan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:02

BRI Finance Permudah Kepemilikan Motor Premium Lewat Pembiayaan Bunga Mulai 0,7%

Berita Terbaru