LRT Jabodebek Dorong Mobilitas Rendah Emisi dengan 14,5 Juta Pengguna di Tengah Krisis Iklim - Koran Mandalika

LRT Jabodebek Dorong Mobilitas Rendah Emisi dengan 14,5 Juta Pengguna di Tengah Krisis Iklim

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 18 Juli 2025 – Di tengah anomali curah hujan sejak Mei 2025 yang diperkirakan berlanjut hingga Oktober, kita diingatkan bahwa perubahan iklim sudah nyata memengaruhi kehidupan. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyebut curah hujan di atas normal terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, bahkan saat musim kemarau.

Hujan deras ini adalah salah satu dampak perubahan iklim yang dipicu oleh emisi gas rumah kaca, terutama dari transportasi dan bahan bakar fosil. Mengurangi emisi dengan beralih ke transportasi publik rendah emisi menjadi langkah penting untuk memperlambat perubahan iklim dan mengurangi cuaca ekstrem.

Fenomena ini menggarisbawahi pentingnya upaya bersama menekan emisi, di mana LRT Jabodebek hadir sebagai moda transportasi publik yang menawarkan solusi mobilitas ramah lingkungan untuk mobilitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil kajian PT Ametis Institut tahun 2024, LRT Jabodebek hanya menghasilkan rata-rata 15 gram karbon dioksida ekuivalen (CO₂e) per penumpang per kilometer. Perhitungan ini mengacu pada faktor emisi listrik Sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali) tahun 2024 berdasarkan Statistik PLN 2023. Sebagai perbandingan, moda transportasi pribadi menghasilkan emisi yang jauh lebih tinggi:

– Mobil listrik (50–100 kWh): 33 gram CO₂e/orang/km

– Mobil konvensional 1000–2000 cc: 31 gram CO₂e/orang/km

Baca Juga :  KAI Services Hadirkan Menu Spesial Loko Café di Kuliner Kereta Saat Angleb 2026

– Sepeda motor <250 cc: 37 gram CO₂e/orang/km

Emisi karbon LRT Jabodebek tercatat hanya setengah dari emisi kendaraan pribadi, menjadikannya pilihan transportasi yang tidak hanya efisien dan nyaman, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga kualitas udara dan kelestarian lingkungan.

Sejak Januari hingga 16 Juli 2025, LRT Jabodebek telah melayani lebih dari 14,5 juta pengguna. Setiap perjalanan yang dilakukan bukan sekadar mobilitas, melainkan bagian dari aksi kolektif untuk mendukung upaya penyelamatan lingkungan.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menegaskan, “Dengan memilih transportasi publik, kita bukan hanya mengurangi emisi dan kemacetan, tetapi juga ikut mewujudkan kota yang lebih sehat dan berkelanjutan.”

Komitmen LRT Jabodebek terhadap keberlanjutan juga tercermin dari pencapaian sertifikasi ISO 14001:2015, standar internasional untuk Sistem Manajemen Lingkungan. Operasional dijalankan dengan prinsip ramah lingkungan melalui manajemen energi, pengelolaan limbah, serta pemantauan dampak lingkungan yang berkontribusi pada efisiensi sumber daya, pengurangan limbah, dan perlindungan lingkungan.

Sebagai bagian dari implementasi prinsip tersebut, LRT Jabodebek memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 60 kWp di Gedung Kantor dan 33 kWp di Klinik Mediska, yang mampu menghemat konsumsi listrik masing-masing hingga 15% dan 10%. Di sisi lain, fasilitas pencucian kereta atau Automatic Train Washing Plant (ATWP) juga dilengkapi sistem daur ulang air pencucian yang menyaring dan mengolah kembali air bekas pakai, sehingga mengurangi konsumsi air baru secara signifikan dan mendukung efisiensi operasional secara menyeluruh.

Baca Juga :  Peris.ai Terpilih dalam Program CyberBoost Catalyse di Singapura, Membawa Inovasi Keamanan Siber Regional ke Panggung Global

Di seluruh stasiun LRT Jabodebek, berbagai inisiatif hijau diterapkan untuk mendorong gaya hidup berkelanjutan, antara lain penyediaan water station gratis guna mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, serta fasilitas parkir sepeda yang mendukung mobilitas. Pengguna juga diperbolehkan membawa sepeda lipat di hari kerja dan sepeda non-lipat di akhir pekan, sebagai bagian dari integrasi gaya hidup sehat dengan transportasi publik.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dengan memilih transportasi umum dalam kegiatan sehari-hari. Setiap perjalanan dengan moda publik seperti LRT Jabodebek berarti berkontribusi langsung dalam upaya menjaga lingkungan, mengurangi emisi karbon, serta menciptakan udara yang lebih bersih bagi kita semua. Bersama, kita bisa bergerak menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tambah Purnomosidi.

Dengan dukungan teknologi bersih, standar lingkungan yang ketat, serta kesadaran dan partisipasi aktif pengguna, LRT Jabodebek terus memperkuat perannya sebagai solusi transportasi perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Image

Berita Terkait

Belajar dari Indonesia: Ketika Sebuah Negeri Mengubah Cara Pandang Hidup
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan
Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia
Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental
Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI
Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui
Lebih dari Sekadar Sebuah Ruang: CURATED LIVING Hadir di ASHTA District 8

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:00

Belajar dari Indonesia: Ketika Sebuah Negeri Mengubah Cara Pandang Hidup

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:01

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:01

Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:00

Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:00

Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00

Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00

Lebih dari Sekadar Sebuah Ruang: CURATED LIVING Hadir di ASHTA District 8

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00

Memperkuat Kualitas Layanan, IPCC Lakukan Management Walkthrough Terminal Satelit Banjarmasin

Berita Terbaru

Teknologi

Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan

Sabtu, 4 Jul 2026 - 18:01

Teknologi

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Sabtu, 4 Jul 2026 - 18:01

Teknologi

Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia

Sabtu, 4 Jul 2026 - 17:00