LSPR, Poltekpar Lombok, dan STEC Latih Bahasa Inggris Digital Warga Desa Blongas - Koran Mandalika

LSPR, Poltekpar Lombok, dan STEC Latih Bahasa Inggris Digital Warga Desa Blongas

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – LSPR Institute of Communication and Business Berkolaborasi dengan Politeknik Pariwisata Lombok dan Super Top English Centre (STEC), LSPR menyelenggarakan pelatihan bahasa Inggris berbasis aplikasi digital English Village bagi masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Blongas, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Selasa (14/7).

Program ini sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat.

Pelaksanaan program ini juga sebagai respons terhadap berkembangnya potensi pariwisata
Desa Blongas yang kini semakin dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu ikon wisata desa tersebut adalah Orong Bukal, destinasi yang menawarkan panorama laut biru, tebing dan bebatuan alami yang eksotis, serta keindahan pesisir yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu memberikan pelayanan berkualitas juga semakin penting. Salah satu kompetensi yang dibutuhkan adalah kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris agar masyarakat mampu memberikan informasi, pelayanan, dan pengalaman wisata yang lebih baik kepada wisatawan internasional.

Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan desa wisata, LSPR bersama Politeknik Pariwisata Lombok dan STEC menghadirkan pelatihan menggunakan aplikasi
English Village, sebuah aplikasi pembelajaran bahasa Inggris yang dirancang agar mudah
dipelajari oleh masyarakat. Aplikasi ini dapat diakses melalui telepon seluler (mobile phone) sehingga memungkinkan peserta belajar kapan saja dan di mana saja tanpa terbatas ruang dan waktu.

Pendekatan pembelajaran digital ini diharapkan mampu menciptakan proses belajar yang berkelanjutan dan meningkatkan kompetensi masyarakat secara mandiri, mudah dan berkelanjutan. Materi pelatihan difokuskan pada kebutuhan komunikasi dalam industri pariwisata, seperti menyambut wisatawan, memberikan informasi mengenai destinasi wisata, menjelaskan
budaya lokal, menawarkan produk dan layanan wisata, hingga membangun komunikasi
yang ramah, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima.

Baca Juga :  Amrullah: Pemkab Lombok Timur Lalai, Pembahasan KUA-PPAS APBD 2026 Molor

Ketua Program Pengabdian kepada Masyarakat, Ayu Rakhmi Tiara Hamdani, menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.

“Desa Blongas memiliki potensi wisata yang luar biasa melalui destinasi Orong Bukal. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh masyarakat yang memiliki kompetensi komunikasi internasional. Saat ini kemampuan berbahasa Inggris sangat minim, sehingga menjawab dengan kata “yes” untuk banyak pertanyaan wisatawan asing sehingga komunikasi terhambat, melalui pelatihan
berbasis aplikasi English Village, kami berharap masyarakat, khususnya Kelompok Sadar Wisata, semakin percaya diri berkomunikasi dengan
wisatawan asing sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat daya saing Desa Blongas sebagai destinasi wisata kelas dunia,” ujar Ayu.

Kegiatan ini menghadirkan tim pengabdian dari LSPR Institute of Communication and Business, yaitu Ayu Rakhmi Tiara Hamdani, MM.Par selaku Ketua Pelaksana, Dr. Dewi Rachmawati, M.Si, Yesi Pandu Pratama Wibowo DC, M.Par, Siti Adelita Raif Khadijah, M.Par, dan Jati Paras Ayu, MM.Par., CHE.. Sementara itu, Muhammad Husni, MM.Par serta
Lukman Ahmadi, M.Tr.Par., CHA. dari Politeknik Pariwisata Lombok turut menjadi narasumber yang memberikan materi mengenai pelayanan wisata dan penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi wisatawan mancanegara.

Kolaborasi antara LSPR Institute of Communication and Business, Politeknik Pariwisata Lombok, dan Super Top English Centre (STEC) sejalan dengan pelatihan peningkatan nilai tambah pariwisata lainnya yaitu Pengelolaan Media Sosial untuk promosi pariwisata Desa Blongas, dan Pelatihan pembuatan abon ikan sebagai oleh-oleh Desa Blongas menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam
mendukung pembangunan desa wisata yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Target, Poltekpar Lombok Jadi Perguruan Tinggi Akreditas Unggul

Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris masyarakat, tetapi juga memperkuat kesiapan Desa Blongas dalam menghadapi perkembangan industri pariwisata global.

Melalui kegiatan ini, LSPR berharap masyarakat Desa Blongas mampu menjadi tuan rumah yang profesional, memberikan pelayanan yang berkualitas kepada wisatawan, serta menciptakan pengalaman wisata yang berkesan. Peningkatan kompetensi bahasa Inggris diharapkan akan memperkuat citra Orong Bukal sebagai salah satu destinasi unggulan Lombok sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi LSPR Institute of Communication and Business yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG 8), dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17).

Tentang LSPR Institute of Communication and Business LSPR Institute of Communication and Business merupakan institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui berbagai program kolaboratif dengan
pemerintah, industri, dan komunitas, LSPR terus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul serta pembangunan pariwisata dan masyarakat yang berkelanjutan di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Pengamat Nilai Miq Hul Miliki Sejumlah Keunggulan Jika Terpilih Pimpin KONI NTB
Dewan Muazzim Bakal Perjuangkan Iuran BPJS bagi Pekerja Informal
Pedagang Beberkan Harga Bahan Pokok Pasca MBG beroperasi
Kelangkaan BBM Mulai Terasa, Antrian Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU Lombok Tengah
Belum Dipasarkan, Harga Paving Block Plastik Belum Masuk Perda Kota Mataram
Empat Wisatawan Alami Insiden di Pantai Semeti, Satu Meninggal
Serahkan Program PISAW di Lombok Tengah, Sari Yuliati Tegaskan Golkar Tak Pernah Lupakan Masyarakat
Pemkab Loteng Luncurkan Program BESTI, Bangun Budaya Menanam Sejak Dini

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:02

Berapa Budget Nonton Konser yang Harus Disiapkan? Atur Dana dengan Deposito FLEXI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:02

4.758 Lulusan Dikukuhkan, BINUS University Dorong Lahirnya Pemimpin Inovatif yang Berdampak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:02

Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Mangga Dua Semarakkan Kantor dengan Nuansa Merah Putih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:02

Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Krekot Percantik Kantor dengan Dekorasi Bernuansa Merah Putih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:02

Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Kemayoran Percantik Kantor dengan Dekorasi Merah Putih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:02

Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Kelapa Gading Percantik Kantor dengan Nuansa Merah Putih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:02

Bitcoin Rebound dari Tekanan Akhir Juli, US$66.500 Jadi Ujian Berikutnya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:02

Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Jatinegara Hadirkan Nuansa Merah Putih di Lingkungan Kantor

Berita Terbaru

NTB Terkini

Jangan Biarkan Risiko Mengendalikan Pemerintah

Minggu, 9 Agu 2026 - 13:32