Luar Biasa! 9 Tahun Komitmen LindungiHutan Bersama Komunitas Penjaga Alam - Koran Mandalika

Luar Biasa! 9 Tahun Komitmen LindungiHutan Bersama Komunitas Penjaga Alam

Jumat, 9 Mei 2025 - 13:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 9 Mei 2025 – Tahun ini menandai sembilan tahun perjalanan LindungiHutan dalam menggandeng masyarakat pesisir Tambakrejo, Kota Semarang, untuk mewujudkan upaya penghijauan berkelanjutan.

Sejak 2016, warga lokal bersama LindungiHutan telah menunjukkan bahwa kolaborasi jangka panjang mampu menghasilkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang signifikan.

Pak Juraimi atau akrab disapa Pak Ju, Ketua KPL Camar yang telah memimpin komunitas sejak 2013, mengisahkan bahwa keterlibatan warga dalam program LindungiHutan bermula dari keresahan akan abrasi dan erosi yang terus menggerus wilayah pesisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai putra daerah, saya merasa amanah untuk menjaga kampung halaman. Alhamdulillah, sejak LindungiHutan hadir, kami bisa bersama-sama menanam mangrove dan mengembalikan wilayah kami dari ancaman abrasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Bittime Crypto by the Coast, Hadirkan Diskusi Eksklusif Guna Pererat Kolaborasi

Program konservasi yang dijalankan tidak hanya sebatas penanaman pohon. Masyarakat juga diberikan pemahaman menyeluruh tentang manfaat mangrove, mulai dari fungsi ekologis hingga potensi ekonomi.

“Mangrove itu bukan hanya menahan abrasi. Daunnya bisa dijadikan keripik, batangnya bisa jadi pewarna batik. Bahkan, akar-akarnya mendukung pemijahan ikan, yang tentu sangat membantu nelayan,” tambah Pak Ju.

Dengan pendekatan strategis seperti konsep “segitiga penanaman”, program ini tidak hanya memulihkan lingkungan tapi juga menggerakkan roda ekonomi.

Para bapak mendapatkan tambahan penghasilan melalui kegiatan penanaman, sementara para ibu memanfaatkan hasil mangrove untuk produk olahan. Pendekatan ini telah menciptakan ekosistem pemberdayaan yang holistik dan berkelanjutan.

Sembilan tahun program berjalan, perubahan sudah mulai dirasakan. Udara yang dulunya panas dan ekstrem kini lebih sejuk, dan intensitas air pasang mulai berkurang. Meski belum sepenuhnya pulih, sekitar 75% perubahan positif telah dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Hublife Taman Anggrek Residences Hadir dengan Tenant Baru yang Bikin Makin Seru

“Sekarang air pasang tidak seagresif dulu. Lingkungan kami lebih hijau, lebih nyaman. Kami merasa lebih terlindungi,” ujar Pak Ju.

Salah satu kekuatan LindungiHutan, menurut Pak Ju, adalah kemampuannya untuk menjalin kolaborasi tanpa membeda-bedakan.

“Semua diperlakukan setara. Dari awal hingga akhir, kontribusi LindungiHutan bisa dibilang 90% dari proses pendampingan. Ini berbeda dengan banyak program lain yang kadang hanya datang sebentar,” ungkapnya.

Pak Ju berharap, pendekatan kolaboratif dan berbasis masyarakat ini bisa ditularkan ke wilayah lain. “Semoga LindungiHutan bisa hadir di tempat-tempat lain yang lebih membutuhkan. Kami sudah merasakan manfaatnya, semoga bisa menjadi contoh untuk kampung-kampung lain agar lebih peduli lingkungan,” tutupnya.

Berita Terkait

Mengelola Aset di Usia Muda: Langkah Awal Membangun Keuangan Jangka Panjang
FLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival
Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo
Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:09

BRI BO Jatinegara Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:56

BRIDS Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa di Nusa Tenggara Timur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Berita Terbaru